Apresiasi NU Terhadap Budaya Berdasarkan Fiqh Pula

JAKARTA – Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Ishomuddin menyatakan, sejak dulu NU menghargai budaya setempat. Selama tak melanggar syari’at, segenap praktik yang sudah mengakar di masyarakat tak boleh diganggu. “Kenapa NU sangat apresiatif terhadap soal-soal kebudayaan? Karena memang ada kaidah fiqihnya di dalam agama,” tuturnya saat ditemui NU Online di Jakarta, Rabu (20/12) malam.…