KH Musthofa Bisri

Gus Mus: Pahamilah Pesan Khusus KH Hasyim Asyarie

SEMARANG – Rais Aam PBNU KH A. Mustofa Bisri mengingatkan seluruh pengurus dan warga NU agar memahami pesan atau risalah yang ditulis pendiri NU Hadratusyaikh Hasyim Asy’ari untuk penguatan semangat berorganisasi. Di depan ratusan peserta halaqoh regional PWNU Jateng, Sabtu (15/11) lalu, Gus Mus menekankan pada beberapa risalah penting Mbah Hasyim yang diberi judul Nasyroh tersebut.…

KH Musthofa Bisri: Tetaplah Menjadi Orang ‘Desa’

JEPARA – Pejabat Rais ‘Am PBNU KH A Mustofa Bisri mengajak masyarakat untuk tetap menjadi orang pedesaan. Menurutnya, orang desa memiliki sikap menjaga nilai-nilai kesetiakawanan dan kesederhanaan. “Ajaran Rasulullah itu kebanyakan yang melaksanakan orang desa. Contoh kecil, memuliakan tamu, itu orang desa. Sementara orang kota tidak sempat,” katanya dalam kuliah umum tahun akademik 2014/2015 Universitas…

Ilustration

Jokowi-JK Akan Jadi Pembicara dalam Seminar Terbatas di PBNU

JAKARTA – Presiden dan wakil presiden terpilih Ir H Joko Widodo dan H M Jusuf Kalla dijadwalkan akan menghadiri acara seminar terbatas yang diselenggarakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Kamis (28/8). Dalam seminar bertajuk “Sumbangsih Nahdlatul Ulama untuk Presiden Baru” ini, Jokowi didaulat sebagai pembicara kunci. Seminar…

Seruan Umum Rais Aam NU, KH Musthofa Bisri, Pasca Pilpres 2014

JAKARTA – Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri mengajak segenap warga Indonesia bersyukur kepada Allah atas penyelenggaraan pilpres 2014 yang berlangsung tertib dengan besarnya partisipasi warga. Pemilihan pemimpin bangsa sebagai tahap awal dari nashbul imamah terlaksana dengan baik. Selanjutnya, tugas warga berdoa dan menanti hasil penghitungan KPU agar berjalan mulus tanpa gangguan. “Dukungan…

Gus Mus: Inilah Dua Golongan Perusak Agama

REMBANG – Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri mengatakan, ada dua golongan yang dapat merusak agama. Pertama, orang yang berpura-pura zuhud. Kedua, berbuat kebatilan demi agama. Poin pertama kata kiai yang akarab disapa Gus Mus, bahwa ada orang yang mengaku meninggalkan dunia, tapi perilakunya malah rakus dengan harta. Ada pula yang selalu santai-santai…

Gus Mus: Wong Lali Amal Ba’dane Mati

REMBANG – Wong saiki seneng ngopeni urusan amal-amal sak durunge mati, lali amal-amal ba’dane mati (Orang sekarang suka mengurusi urusan amal-amal sebelum mati, lupa dengan amal-amal setelah mati). Demikian disampaikan KH A Mustofa Bisri saat mengisi pengajian pasanan kitab Riyadhus Shalihin, di Pondok Pesantren Raoudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, Jumat malam (5/07). Terkait masalah kelalaian…

Ilustration

Inilah 4 Kitab Yang Dikaji Gus Mus Ramadhan Ini

REMBANG – Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Rembang, KH Ahmad Mustofa Bisri yang akrab disapa Gus Mus selalu menyempatkan banyak waktunya untuk mengisi pengajian kitab selama bulan suci. Tahun ini ada empat kitab yang dbaca Gus Mus. Pada bulan Ramadhan tahun 1435 Hijiriyah ini, Gus Mus dijadwalkan mengampu empat judul kitab. Rais ‘Am PBNU ini…

Gus Mus: Ini Cara Terbaik Kampanyekan Capresmu!

JAKARTA – Di tengah riuhnya suara para pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden yang maju pada Pemilihan Umum Presiden tahun ini, Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) mengemukakan pesan bagi masyarakat secara luas. “Apabila kalian mendukung calon pemimpin tentunya kalian tidak sekedar mendukung, tapi menginginkan agar calon kalian itu benar-benar…

Gus Mus: Laksanakan Khittah, Kunci Masalah Politik NU

JAKARTA – Menanggapi potensi perpecahan di kalangan Nahdliyin akibat konflik kepentingan politik segelintir pihak, Wakil Rais Aam PBNU KH Mustofa Bisri mengembalikan solusi penyelesaian pada komitmen memegang teguh Khittah NU 1926. ”Asal orang NU itu tekun membaca, memahami, dan mengamalkan khittahnya, masalah-masalah (perpecahan) itu tidak akan ada. Setidaknya dapat diminimalisir,” ujarnya selepas mengikuti Bahtsul Masail NU…

KH Musthofa Bisri: Jadikan Budaya Sebagai Panglima

JAKARTA – Politik dan ekonomi yang diangkat sebagai panglima bagi masyarakat Indonesia, terbukti gagal memberikan kemaslahatan bagi mereka. Kendati demikian, mereka tidak berani mengangkat budaya sebagai panglima. Demikian dikatakan Wakil Rais Am PBNU KH A Musthofa Bisri yang lazim disapa Gus Mus dalam pidato budaya pada malam Festival Budaya Pesantren di Balai Kartini Kavling 37, Kuningan…