Lesbumi NU

El Zastrow Ngatawi: Sejak 2010 Singkatan Lesbumi Berubah

JAKARTA – Sejak tahun 2010, singkatan Lesbumi berubah. Lembaga kebudayaan NU ini semula bernama Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia. Sekarang menjadi Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia. Menurut Ketua PP Lesbumi, Sastro Ngatawi, perubahan tersebut dilakukan dalam Rapat Kerja tahun 2010, “Kata ‘seniman’, ‘budayawan’, dan ‘muslimin’ telah diubah menjadi ‘seni’, ‘budaya’, dan ‘muslim’,” katanya kepada NU…

Pidato Kebudayaan KH Zamawi Imron dan Harlah 50 Lesbumi NU

Jakarta, NU Online Sastrawan D Zawawi Imron seharusnya sudah lima belas tahun lalu menerima anugerah sastra tertingi di kawasan Asia Tenggara, The S.E.A. Write Award dari Kerajaan Tahiland. Demikian disampaikan Pemimpin Redaksi majalah sastra Horison Jamal D. Rahman saat menyampaikan kesaksiannya tentang kiprah kepenyairan Zawawi. Hal itu ditegaskan Jamal sebelum Zawawi menyampaikan pidato kebudayaan di…

Lesbumi NU: Kekayaan Seni Daerah Perlu Perhatian

Tegal, NU Online Potensi seni yang melimpah di daerah Kabupaten Tegal tak bisa lepas dari sorotan dan ketajaman indera untuk menyuarakan keindahan dan martabat suatu daerah. Seniman dan liukanya menjadikan nuansa keindahan yang mahal harganya karena tak setiap orang bisa melakukan apa yang dilakukan oleh seniman. Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Kabupaten…

Lesbumi Siap Bangun Jaringan Bioskop Alternatif

Jakarta, NU Online Wakil Ketua Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslimin Indinesia NU (PP Lesbumi) Alex Komang menyatakan bahwa Lesbumi akan membangun jaringan bioskop alternatif di kantong-kantong NU. “Kami sudah siap. Kalau tidak aral melintang, akhir tahun ini satu persatu bioskop akan dibuka. Dan semoga Februari tahun depan sudah operasi semua. Sebelum itu, kami akan melakukan…

Pagelaran Musik Jazz oleh Lesbumi NU

Pimpinan Cabang Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU kabupaten Jepara, Rabu malam (20/4) kemarin menggelar pentas musik Jazz di beranda gedung NU, Jalan Pemuda No.51. Pentas musik beraliran jazz tersebut dipersembahkan oleh Sangkakala, grup musik gereja GITJ Sukodono. Selain Sangkakala yang turut memeriahkan pementasan malam tersebut adalah monolog “Panggil Aku Kartini”, pembacaan puisi santri…