Pluralisme

Bupati Sumenep: Mari Berkaca Pada Gus Dur Soal Pluralisme

SUMENEP – Bupati Sumenep A Busyro Karim dihadapan satuan kerja perangkat daerah, tenaga pendidik dan siswa sekolah menengah atas untuk meneladani KH Abdurrahman Wahid. Menurutnya, Gus Dur tokoh yang harus dicontoh dalam mewujudkan ketentaraman antar umat manusia. “Selalulah berkaca kepada KH Abdurrahman Wahid yang dikenal sebagai pendekar demokrasi dan tokoh pluralisme Indonesia,” katanya dalam Sarasehan…

PBNU: Pluralisme Indonesia Beda dengan di Barat

JAKARTA – Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali menyatakan pluralisme yang diterapkan di Indonesia berbeda nilai dengan pluralisme yang ada di dunia Barat. Jika diabaikan, perbedaan itu akan membawa bangsa ini ke arah yang bertentangan dengan khazanah budaya sendiri. Hal itu disampaikan Asad saat menjadi pembicara kunci dalam dialog kebangsaan bertajuk “Menelisik Masa…

Kang Said: Toleransi Penting untuk Kemajuan Indonesia

Jakarta, NU Online Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj, kembali menegaskan pentingnya sikap toleran untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik di segala bidang. Toleransi, menurut doktor tasawuf lulusan Universitas Ummul Qura tersebut, bahkan dinilainya sangat dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan pembangunan. Pendapat itu disampaikan Kiai Said saat memberikan sambutan dalam acara…

NU Ajak Eropa dan Amerika Belajar Toleransi dari Indonesia

Jakarta, NU Online Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj meminta Eropa dan Amerika Serikat untuk belajar soal toleransi beragama dari Indonesia. Said menyebut Indonesia dengan mayoritas penduduk Muslim ternyata masih memberikan tempat kepada pejabat negara dari kalangan non Muslim. ”Di Indonesia yang memiliki penduduk Muslim sebesar 86 persen, kita punya…

PKB Ingin Dialog dengan Ahmadiyah Ditingkatkan

Langkah Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat RI mengajak Ahmadiyah untuk rapat dengar pendapat harus dinilai positif sebagai upaya untuk membangun dialog. Rapat DPR dengan Ahmadiyah yang digelar semalam (16/2), sebenarnya terlambat karena korban sudah berjatuhan, tapi masyarakat tidak boleh apriori. Partai Kebangkitan Bangsa melalui Ali Maschan Moesa mengemukakan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat tabayun, klarifikasi. “Pertanyaannya bagus,…