Ternyata Saudi Arabia Punya 1 Menteri Dari Golongan Syiah

  • Post author:
  • Post category:Ke-NU-an

Sesuatu yang tidak disangka mungkin oleh para pengamal wahabisme tanah air yang sedang gencar mengumandangkan hastag #SyiahBukanIslam dan #SyiahKafir di media sosial. Para pembisik kebencian yang terlalu ujub akan manhajnya itu tidak menyangka negara yang selama ini menjadi sandaran penting fatwa-fatwa kaku mereka malah mengangkat satu menteri yang berasal dari sekte Syiah.

Adalah Syech Muhammad bin Faishal bin Jabir Abu Saq nama menteri itu. Abu Syaq diangkat menjadi Menteri Majelis Syuro, semacam ketua MPR disini. Sebelumnya, beliau menduduki jabatan sebagai Ketua Komite Keamanan di Majelis Syuro Saudi Arabia. (more…)

Continue ReadingTernyata Saudi Arabia Punya 1 Menteri Dari Golongan Syiah

MUI Sesalkan Penyerangan Terhadap Yapi

  • Post author:
  • Post category:Ke-NU-an

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menyesalkan tindak kekerasan berupa penyerangan terhadap Yayasan Pondok Pesantren Islam (Yapi) di Pasuruan, Jawa Timur.

“Jangan ada kekerasan, perbedaan harus dipecahkan melalui dialog, bukan dengan saling serang, apalagi perbedaan di antara sesama Muslim,” katanya di Jakarta, Selasa (15/2/2011).

Ia menegaskan Islam tidak menolerir segala bentuk kekerasan yang mengatasnamakan perbedaan dalam Islam karena perbedaan dalam Islam sesungguhnya merupakan rahmat. “Segala pelanggaran ini harus diproses secara hukum,” katanya. (more…)

Continue ReadingMUI Sesalkan Penyerangan Terhadap Yapi

Penyerangan Yapi Tak Terkait NU

  • Post author:
  • Post category:Ke-NU-an

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) KH Shonhaji Abdusshomad menyatakan, penyerangan yang dilakukan massa tak dikenal ke kompleks Yayasan Pondok Pesantren Islam (Yapi) tidak ada kaitannya dengan NU.

“Insiden itu sama sekali tidak ada sangkut-pautnya dengan NU,” katanya di sela sela pertemuan di kompleks Yapi, Desa Kenep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (15/2/2011) sore.

Ia mengungkapkan keprihatinannya atas insiden yang mengakibatkan empat santri Yapi dan dua penjaga pondok mengalami luka serius pada bagian kepala itu.

“Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelakunya,” katanya. (more…)

Continue ReadingPenyerangan Yapi Tak Terkait NU

KH Hasyim Muzadi: Syiah Bagian dari Islam

  • Post author:
  • Post category:Ke-NU-an

JAKARTA – Rais Syuriyah PBNU KH Hasyim Muzdi menyatakan paham Sunni maupun Syiah yang dianut oleh masyarakat di Madura itu masih menjadi bagian dari Islam.

Kiai Hasyim menyatakan hal itu di Malang, Sabtu, 1 September. Untuk meredam sekaligus mengupayakan penyelesaian konflik antara Sunni dengan Syiah di Sampang, katanya, akhir pekan depan (8/9) dirinya bersama PWNU Jatim akan ke Sampang.

“Sebaiknya para ulama ini melakukan dakwah yang isinya bimbingan dan penyuluhan serta argumen-argumen yang benar, jangan pakai kekerasan. Kelompok minoritas itu kalau dikerasi justru akan tambah militan,” tandasnya. (more…)

Continue ReadingKH Hasyim Muzadi: Syiah Bagian dari Islam

PCNU Jember Usul Perda Soal Syiah

  • Post author:
  • Post category:Ke-NU-an

Jember, NU Online
Ketua PCNU Jember, KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab) mengatakan, pihaknya mendorong terbentuknya Perarturan Gubernur (Pergub) untuk pelarangan Syiah di Jawa Timur. Demikian disampaikan dalam Dialog Ulama dan Umara’ yang digelar Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Jember, Senin (11/6) kemarin.

Hal ini menyusul peristiwa penyerangan yang dilakukan para pengikut Syiah terhadap Tokoh NU Jember, Ustadz Fauzi di Kecamatan Puger Jember (30/5) lalu.

Bupati Jember, Ir.H. MZA Djalal dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih terus melakukan evaluasi dan memberikan pemahaman kepada masing-masing pihak agar tidak menyusul kejadian yang sama. (more…)

Continue ReadingPCNU Jember Usul Perda Soal Syiah

Said Aqil: Syiah Tidak Sesat

  • Post author:
  • Post category:Ke-NU-an

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengatakan ajaran syiah tidak sesat dan termasuk Islam seperti halnya Sunni. “Di universitas Islam mana pun tidak ada yang menggap syiah sesat,” katanya saat dihubungi Tempo Kamis malam 26 Januari 2012. Said merujuk pada kurikulum pendidikan pada almamaternya Universitas Umm Al Quro di Arab Saudi yang dikenal sebagai pusat Wahabi yang keras. “Wahabi yang keras saja menggolongkan Syiah bukan sesat,” ujarnya.

Oleh karena itu Said heran dengan pernyataan Menteri Agama yang menilai syiah adalah ajaran sesat. Dalam kurikulum Al Firqoh Al Islamiyah ajaran Khawarij, Jabbariyah, Muktazilah, dan Syiah masih dinilai sebagai Islam. “Ulama Sunni seberi Ibnu Khazm menilai Syaih itu Islam,” katanya. (more…)

Continue ReadingSaid Aqil: Syiah Tidak Sesat

PBNU: Tidak Ada Konflik Sunni-Syiah di Sampang

  • Post author:
  • Post category:Ke-NU-an

Surabaya, NU Online
Percaya atau tidak, konflik bernuansa agama di Indonesia itu hakekatnya tidak ada, kecuali konflik dalam bentuk lain bernuansa politik, masalah keluarga, dan persaingan antartetangga yang dikemas dengan agama.

Misalnya, konflik di Poso yang justru banyak warga Kristiani yang selamat karena dilindungi warga Muslim di basis Kristiani, atau banyak warga Muslim yang selamat karena dilindungi warga Kristiani di basis Muslim.

Itulah fakta yang ditemukan peserta pelatihan Jurnalisme Damai di beberapa wilayah di Poso (2001), kendati ada juga antartetangga yang tidak akur, namun hal itu bersifat pribadi dan terjadi pasca-konflik. (more…)

Continue ReadingPBNU: Tidak Ada Konflik Sunni-Syiah di Sampang

Gerakan Syiah di Indonesia

  • Post author:
  • Post category:Ke-NU-an

Oleh H. As’ad Said Ali (Wakil Ketua PBNU)

Syi’ah yang berkembang di Indonesia dapat dibedakan kedalam dua corak, yakni Syi’ah politik, dan Syi’ah non-politik. Syi’ah politik adalah mereka yang memiliki cita-cita politik untuk membentuk negara Islam, sedangkan Syi’ah non-politik mencita-citakan membentuk masyarakat Syi’ah. Syi’ah politik aktivitasnya menekankan pada penyebaran ide-ide politik dan pembentukan lapisan intelektual Syi’ah, sedangkah Syiah non-politik menekankan pada pengembangan ide-ide fikih Syi’ah.

Syi’ah non-politik atau Syi’ah fikih masuk ke Indonesia sejak awal abad 19, yang dibawa oleh pedagang-pedagang dari Gujarat, India, dan ulama-ulama dari Hadramaut. Salah satu tokohnya yang membawa masuk ke Indonesia adalah Habib Saleh Al-Jufri, mantan panglima perang Syarif Husen, kakek dari Raja Husen Yordania, yang dikalahkan oleh Abdul Aziz, bapak dari Raja Abdullah Arab Saudi. Syi’ah yang mereka bawa ke Indonesia pada gelombang ini adalah Syi’ah Zaidiyah. Pada awalnya cara dakwahnya dilakukan secara individu-individu, kemudian, sejak kemerdekaan beberapa tokoh dari mereka membentuk pesantren, salah satunya adalah Husen Al-Habsyi, mendirikan Pesantren YAPI di Bangil, Jawa Timur. (more…)

Continue ReadingGerakan Syiah di Indonesia