10 Hal Yang Perlu Webdeveloper Lakukan Sebelum Mudik!

Lebaran tahun ini sudah tinggal beberapa hari lagi gan. Dan proses mudik sudah didepan mata. Bagi kita-kita yang bekerja jadi sysadmin, webdeveloper maupun programer, mudik dan lebaran bisa jadi gak kerasa karena tetap harus bekerja walaupun di kala makan ketupat :).

backup

Nah, inilah 5 tips yang bisa kamu lakukan sebelum mudik nanti!

1. Update, update, update!

Update semuanya gan. Masuk ke server satu-satu, update OS-nya. Siapa tahu ada update penting untuk Debian, Ubuntu, CentOS, SUSE atau RHEL yang harus kamu lakukan sebelum mudik. Jika dibutuhkan, buat list-nya.

Selain Update OS, lakukan juga update CMS gan. Misal kamu punya website dengan CMS dan pluginnya yang populer, seperti WordPress, Joomla, Prestashop, Magento dll. Update CMS ini lebih kritis lagi dibanding update OS gan, karena tidak semua orang punya akses VPS ke server.

2. Backup File Konten

Tips kedua, wajib dilakukan jika kamu punya cukup banyak file yang jadi konten penting. Kita tidak tahu, jika sewaktu-waktu pas liburan mudik website kita sedang dijahili dan file-file kontennya dihapus.

Proses backup bisa kamu lakukan via Cpanel, atau kamu download satu-satu dengan FTP. Seyogyanya, file backup sih dikompres (ZIP/tar.gz) biar hemat space. Jika perlu, burn ke CD/DVD atau upload ke server backup.

3. Backup Database

Iya, selain file konten, backup database adalah langkah penting selanjutnya. Kamu bisa backup dengan CPanel atau dump manual dengan mysqldump. Jika size database sudah cukup besar (> 500MB), jangan paksakan backup dalam single file gan. Pisah-pisah. Tips yang bisa kamu tiru: backup tiap tabel.

Dan, jangan hanya backup dalam format SQL! backup juga dalam format lain, misalnya XML.

4. Backup Source Code

Iya, jika kamu tidak menggunakan CMS untuk website atau apps yang kamu kerjakan, silakan backup source code mu. Paling sip, kalau kamu sudah bekerja menggunakan Git. Cukup commit dan push semua perubahan terakhir yang kamu develop ke server Git. Download latest commit dalam format tarball dan zip sebagai cadangan.

5. Backup Konfigurasi File

Setelah backup source-code, kamu juga perlu backup semua file konfigurasi server atau aplikasi yang kamu kerjakan. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, semua bisa didapat dengan cepat. Proses restore setelah insiden bisa sangat mulus.

File konfigurasi ini tidak hanya file koneksi database, tapi juga pengaturan-pengaturan lainnya yang biasanya dilakukan secara manual.

6. Siapkan Satu Server Cadangan

Iya, siapkan satu atau lebih server cadangan yang dalam kondisi siap pakai. Jika salah satu server terkompromi, kita tinggal hidupkan server cadangan ini dan restore aplikasi + database terakhir ke sana. Jangan berjibaku dengan proses restore ke server yang telah dihack, kecuali memang sangat penting dan kamu punya waktu lebih, atau hanya punya akses ke sana aja.

7. Siapkan Halaman Dummy “Selamat Hari Raya Idul Fitri”

Ini trik lama, dan sangat disarankan bagi kita yang tidak mau ambil resiko. Cukup route semua domain website atau aplikasi yang kita punya ke halaman dummy “Selamat Hari Raya Idul Fitri”. Liburan bisa tenang karena semua trafik tidak masuk ke server asli.

Server asli bisa jadi masih hidup dan dapat diakses jika diperlukan.

8. Bawa Laptop dan Peralatan Tempurnya

Iya, kalau mudik jangan lupa bawa laptop dan peralatan tempurnya. Modem 3G, Charger, Mouse jangan sampai tertinggal. Jangan campur peralatan tempur ini dengan pakaian-pakaian dan oleh-oleh gan. Nanti bonyok 🙂

9. Siapkan Smartphone, Paket Data dan Aplikasi Sysadmin

Kamu tidak mungkin terus-terusan bawa laptop dan peralatan tempurnya kemana-mana saat kamu bersilaturahim kan? Maka bawalah smartphone dengan paket data yang berlebih. Install aplikasi-aplikasi sysadmin disana.

Aplikasi favorit yang bisa kamu pasang seperti: Juice SSHTerminal EmulatorRDP Client dan Browser untuk akses web.

10. Korbanin 1 Orang

Haha, ini tips terakhir yang banyak orang tidak mau. Korbanin 1 orang untuk jaga kantor, server dan aplikasi. Satu orang pahlawan ini tidak mudik, mungkin karena rumahnya deket kantor atau memang putera daerah.

Tentunya karena mengandalkan satu orang pahlawan ini, dokumentasi aplikasi dan SOP dikala darurat sudah dipahaminya.

Gimana, ada tips lagi yang mau ditambahkan? Kalau ada tulis di komentar dibawah ini.

Segenap kru emka.web.id mengucapkan selamat berhari raya, bermudik ria dan bersilaturahmi bersama keluarga… Hati-hati dijalan bagi yang mudik!

1 thought on “10 Hal Yang Perlu Webdeveloper Lakukan Sebelum Mudik!”

  1. Untuk tips yang pertama saya sarankan untuk hati-hati. Karena jika kita update software sembarangan tanpa melihat change log dari software tersebut. Ada kemungkinan konfig kita ada yang gak jalan. Dan menimbulkan masalah tersendiri.

    Lebih baik ditesting terlebih dahulu, baru diimplementasi di server produksi.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: