Belajar Desain Database: Cara Merekam/Menyimpan Waktu Submit di MySQL

Salah satu bagian penting dan praktik baik (best practice) kualitas data yang bisa digunakan oleh sistem itu, ditentukan antara lain dengan lengkapnya informasi penyimpanan dan perubahan data yang dilakukan. Maka, kolom waktu (timestamp) adalah kolom yang wajib ada disetiap data yang baik.

Apa saja kolom waktu yang harus ada?

Setidaknya menurut banyak programmer, setidaknya ada beberapa kolom waktu yang harus di cantumkan pada tiap table database:

  • Kolom waktu insert (input) data

adalah kolom yang mencatat waktu saat data pertama kali di input. Dengan adanya kolom ini kita bisa tahu data secara kronologis.

  • Kolom waktu update data terakhir (last update)

adalah kolom yang mencatat waktu saat data diupdate terakhir kali. Pada saat pertama kali di input (insert), data waktu harus ditulis di dua kolom sekaligus, yaitu kolom insert dan kolom last update.

Selain dua kolom diatas, saat mendesain sistem, pastikan kita juga membuat modul untuk mencatat aktivitas user, dari klik pertama sampai klik terakhir. Sehingga, jika ada kerusakan data (misal input data/update data) karena kesalahan sistem maupun ulah hacker/user sendiri, kita bisa tahu sejarahnya karena ada data aktivitas user, dari mulai login sampai klik per klik yang dilakukan.

Format Timestamp atau Unix time?

Secara umum format penyimpanan waktu entri/update data itu ada dua, yaitu berupa format tanggal dan format unix time.

Format tanggal adalah format yang menampilkan informasi tahun, bulan, hari, jam, menit dan detik saat dibuat. Contohnya: 2022-09-22 01:05:45, berarti data dibuat tanggal 22 September 2022 pukul 01 lebih 5 menit 45 detik.

Format unix time adalah format yang menampilkan waktu dengan algoritma OS Unix, sebuah OS yang menjadi nenek moyang hampir semua sistem operasi komputer saat ini. Pertama kali waktu yang dicatat pada format ini adalah 1 Januari 1970 Pukul 00:00:00, yang ditulis dalam angka 0. Kemudian data ini ditambah dalam satuan mikro detik (per seribu detik) sampai sekarang.

Mana yang lebih tepat dipakai? Menurut kebanyakan programmer, tentu data berupa format Unix timestamp lebih baik dipakai. Alasannya karena ketelitian yang dibutuhkan dalam mencatatkan waktu, bisa diambil sampai per-seribu detik. Untuk data-data yang tidak terlalu sering diinput, tidak banyak (jutaan data) ataupun tidak membutuhkan kronologi pencatatan, boleh menggunakan format tanggal biasa.

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.