Mahasiswa UNY Rilis Software Pewayangan Mobile

Yogyakarta – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta membuat peranti lunak yang berisi macam-macam seri cerita wayang serta penokohannya dalam bentuk komik. Software yang dinamakan “Mobile Comics Puppet” ini dapat dijalankan dalam perangkat mobile, seperti telepon selular atau komputer tablet.

Ketua Kelompok Tim Comics Puppet, Fera Zulkarnain, menuturkan aplikasi ini memberikan fasilitas kepada pengguna untuk mendapatkan informasi mengenai cerita wayang secara detil dengan sajian kartun yang menghibur dan menarik.

“Pengguna juga bisa mengenal tokoh-tokoh wayang yang ada pada cerita tersebut,” kata Fera di kampus UNY, Senin, 9 Juli 2012.

Di dalam aplikasi itu termuat fitur yang berisi karakter detail dari tokoh-tokoh pewayangan yang terkait dengan cerita. Dengan software ini, pengguna dapat bergaya layaknya seorang dalang dan memainkan tiap tokoh sesuai alur cerita yang ada.

Fera menambahkan, software ini menyediakan dua menu bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Menurut dia, aplikasi ini mudah digunakan karena proses instalasinya tidak rumit.

“Setelah pengguna memasukkan file instalasi program ke dalam perangkat telepon seluler, maka program akan terpasang dan sudah siap digunakan,” ujar Fera.

Software ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman java mobile dan berisi data yang telah diuji terlebih dahulu. Pemrograman java merupakan bahasa komputerisasi yang suah banyak diaplikasikan pada perangkat telepon seluler saat ini.

Kendati sudah membuat software pewayangan, tim yang beranggotakan Aqimi Dinana, Nafgan Fitriansah, dan Fadli Rozaq ini mengatakan “Puppet Comics Mobile” dikembangkan bukan untuk mematikan pentas pewayangan yang telah ada.

“Software ini justru menjadi titik promosi dan pengembangan media wayang agar wayang tidak hanya sebatas pementasan untuk mengusung pelestariannya,” kata Fadli.

Tujuan penciptaan software ini sendiri dilatarbelakangi wayang sebagai satu aset budaya yang mencirikan Indonesia kini hanya tinggal cerita. “Anak muda zaman sekarang banyak tak tahu dan hafal jika ditanyai mengenai tokoh-tokoh wayang,” kata dia. Sumber: Tempo

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: