Mulai Tradisi Baru, Ubuntu 13.04 Akan Hilangkan Rilis Alpha

Canonical tampaknya serius melakukan pemikiran Mark Shuttleworth tentang pentingnya mengembangkan software dan fitur Ubuntu secara tertutup dulu sebelum dilepas ke publik untuk meminimalisir kritik. Kini, dalam salah satu blog post (lihat: http://www.theorangenotebook.com/2012/10/uds-r-rise-of-the-quality-machines.html), om Nicholas Skaggs yang merupakan Koordinator Quality Assurance dari Komunitas Canonical mengungkapkan skema rilis baru yang akan mulai diadopsi untuk pengembangan Ubuntu 13.04 mendatang.

Skaggs menyebutkan bahwa, daripada mengikuti tradisi milestone lawas dari Ubuntu sebelumnya, Canonical lebih memilih untuk melakukan proses testing 2 mingguan dari semua proses development. Sumbernya adalah dari Daily ISO yang digenerate tiap hari. Kemudian tradisi pembekuan fitur dari utak-atik penambahan/pengurangan kemampuan (Feature Freeze) akan dimajukan beberapa minggu dari biasanya. Lewat tradisi baru ini, alhasil jadwal rilis Ubuntu 13.04 pun diubah menjadi:

– beta release: tanggal 28 Maret 2013
– final release: tanggal 25 April 2013

Hey, tapi jangan khawatir nak. Tradisi rilis baru ini hanya diterapkan pada Ubuntu yang dikembangkan oleh Canonical (Ubuntu dengan desktop Unity), bukan (atau belum) diterapkan untuk Xubuntu, Kubuntu, dan Ubuntu Gnome Remix.

Saya sendiri melihat tradisi baru ini malah akan membuat Canonical semakin dijauhi komunitasnya. Hem, pengalaman serupa sudah ada dan terjadi pada Lycoris, Connectiva (yang kini tergabung di Mandriva), SUSE, Red Hat yang gagal mengembangkan pasar desktop karena menerapkan strategi in-housenya tanpa melibatkan komunitas secara penuh. Semuanya bubar dan semuanya pada akhirnya diserahkan ke komunitas (OpenMandriva, OpenSUSE dan Fedora).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: