Sekilas Versi-versi Produk Virtualisasi VMWare

Virtualiasi sebagai sebuah produk teknologi telah ada sejak lama. VMWare sendiri sebagai salah satu pioneer dibidang virtualisasi ini pada awalnya didirikan oleh sekumpulan alumnus Stanford University Amerika Serikat yang memulai membangun produk virtualisasi ke platform prosesor x86.

Produk pertama dari VMWare adalah VMWare Workstation. Mulai VMWare Workstation versi 4, semakin banyak praktisi TIK yang menggunakan software ini. Produk Workstation ini kemudian dilanjutkan dengan rilis generasi terbaru, VMWare GSX dan VMWare ESX. Salah satu produk terbarunya, VMWare ESX menjadi banyak pilihan penyedia data center didunia.

VMWare pada periode awal bisnisnya mengembangkan 4 grup produk yang memiliki kemampuan dan fungsionalitas masing-masing. VMware mengembangkan VMware Workstation, VMWare Player, dan VMWare Fusion sebagai produk awalan. Kemudian VMWare ACE yang menambahkan kemampuan VMWare Workstation untuk memberikan kendali lebih pada penggunaan mesin virtual (Assured Computing Environment). Grup Ketiga dari produk VMWare adalah VMWare Server (sebelumnya dirilis dengan nama VMWare GSX Server dan grup keempat sebagai grup puncak yang memenuhi kebutuhan kelas enterprise adalah VMWare ESX dan VMWare ESXi.

VMWare ESX v3 dan ESX v4 mempunyai perbedaan antar versi yang tidak banyak, namun keduanya sangat berbeda dengan VMWare ESX v2. Perbedaan dari versi-versi tersebut terletak pada kecepatan booting dan fungsionalitas pengelolaan infrastruktur virtualisasi yang makin mudah.

Diantara versi ESX v3 dan ESX v4 terdapat perbedaan soal kemampuan dan perbaikan infrastruktur subsistem yang dikelolanya. Versi 4 dari ESX memberikan sejumlah tambahan teknologi mutakhir dibidang virtualisasi seperti penambahan virtual hardware, format file disk dan fungsionalitas lebih.

Secara lebih mendetail, kemampuan ESX versi 4 yang bisa dijadikan titik utama perhatian antara lain:
– penggunaan vmkernel,
– kemampuan tool kendali booting bagi sistem operasi berbasis console atau service console (SC),
– kemampuan virtualisasi jaringan (vNetwork)
– pemakaian VMFS datastore file system,
– modul availability
– modul backup
– modul dan metode lisensi
– bermacam-macam fungsionalitas virtualisasi hardware
– modul VM management
– modul Server and VM security
– perubahan metode instalasi
– perkenalan jenis sertifikasi baru, VMWare Certified Professional

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: