Ubuntu segera beralih dari X ke Wayland

Berita cukup mengejutkan bagi developer dan user advance dari Ubuntu minggu lalu adalah keputusan Mark Shuttleworth pemimpin Canonical (perusahaan dibalik Ubuntu) untuk beralih menggunakan Unity window manager daripada Gnome. Keputusan tersebut menghebohkan dan membuat kontroversi tersendiri diantara komunitas pengembang dan pengguna Ubuntu.

Belum reda kontroversi seputar peralihan Ubuntu ke Unity, beberapa saat yang lalu Shuttleworth juga mengumumkan rencana untuk beralih dari X.org display server ke display server berbasis Wayland. Baik peralihan ke Unity dan Wayland ini akan mulai diimplementasikan pada Ubuntu 11.04.

Apa yang salah dengan Wayland? tentu tidak ada yang salah. Namun, keputusan Shuttleworth ini tentunya sudah sangat terlampau berani dan riskan. Wayland sendiri sebagai sebuah software display server, masih merupakan project yang sangat muda. Project yang dimulai oleh Kristian Hogsberg ini dinilai belum stabil benar. Celaka! menurut sebagian developer Ubuntu.

The next major transition for Unity will be to deliver it on Wayland, the OpenGL-based display management system. We’d like to embrace Wayland early, as much of the work we’re doing on uTouch and other input systems will be relevant for Wayland and it’s an area we can make a useful contribution to the project.

Alasan yang dikemukakan oleh Shuttleworth sendiri seperti ketidakmampuan X menghadirkan grafis yang super-smooth dan efek grafis yang dicita-citakan Ubuntu sendiri sangat mengada-ada.

But we don’t believe X is setup to deliver the user experience we want, with super-smooth graphics and effects. I understand that it’s *possible* to get amazing results with X, but it’s extremely hard, and isn’t going to get easier. Some of the core goals of X make it harder to achieve these user experiences on X than on native GL, we’re choosing to prioritize the quality of experience over those original values, like network transparency.

Dua transisi ini menurut saya adalah langkah menarik dan sekaligus kritis bagi Ubuntu. Tak hanya mengakselerasi project Unity yang digawangi sendiri oleh Canonical tapi juga penghidupan yang luar biasa bagi project Wayland. Saya juga tak yakin X akan begitu saja dihilangkan dari Ubuntu 11.04 secara default, kemungkinan baru akan diimplementasikan benar-benar di Ubuntu 11.10, bahkan butuh tahunan jika ingin beralih total ke Wayland.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: