Google Glass Ternyata Gunakan Teknologi Vibrasi Tulang Rawan

California – Google Glass, kacamata canggih yang rencananya akan dirilis tahun ini, ternyata sistem kerjanya cukup rumit. Ingin tahu?

Seperti dikutip dari Telegraph,kacamata Google Glass ternyata menciptakan suara dengan cara mengirimkan getaran langsung ke tengkorak pengguna.

Berdasarkan dari sejumlah dokumen di pihak regulator AS, ditunjukkan bahwa hardware Google Glass menggunakan ‘konduksi otak’ untuk menciptakan suara, ketimbang menggunakan speaker biasa.

Teknologi yang mengirimkan vibrasi ke dalam telinga dalam melalui tengkorak tersebut, bukanlah sesuatu yang baru, namun sudah banyak digunakan, seperti Panasonic yang telah pamerkan di acara Consumer Electronic Show (CES) 2013 lalu.

Salah satu keuntungan dari teknologi audio konduksi tulang adalah juga memungkinkan para pengguna mendengar desis suara di sekelilingnya. Apabila diterapkan di Google Glass, mungkin dapat sangat membantu.

Pihak Federal Communication Commission pekan ini mulai mempublikasikan penyetujuan untuk produk Google Glass nanti.

Sumber: Inilah.com

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: