• Uncategorized

Isra’ Mi’raj Momentum Penguatan Paham Islam dan Kebangsaan



Subang,
Maraknya aksi kekerasan atas nama agama dan munculnya anasir-anasir kontraproduktif akhir-akhir ini membuat sejumlah kalangan masyarakat gerah. Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Subang Asep Alamsyah Heridinata menegaskan, banyaknya paham yang tidak jelas di tengah-tengah masyarakat sudah pada taraf sangat mengkhawatirkan. Pihaknya mendesak kepada Pemerintah untuk turun tangan dan bertindak tegas.

“Apalagi saat ini banyak organisasi yang menolak NKRI dan Pancasila. Pemerintah jangan diam saja, segera turun tangan sebelum datang dampak yang lebih besar dan konflik horizontal,” ujar Asep di sela-sela penyelenggaraan kegiatan Isra’ dan Mi’raj di halaman Masjid Jami’ An-Nur, Kampung Bungur Gede, Desa Sukahaji, Kecamatan Ciasem, Subang, Jawa Barat, Jumat.

Ia menilai, dalam momentum peringatan Isra’ dan Mi’raj ini, perlu adanya penguatan pemahaman kebangsaan keindonesiaan dalam kehidupan masyarakat. “Apabila dengan adanya bom Thamrin beberapa bulan kemarin yang mana pelakunya salah satunya orang Subang, maka kita harus membentengi dari paham-paham tersebut untuk tidak berkembang di Kabupaten Subang,” tegas Asep.

Selain itu, lanjut Asep, kegiatan Isra’ dan Mi’raj ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan pada setiap momentum Peringatan Hari Besar Islam (PHBI, red), baik Isra Mi’raj, Maulid, Halal bi Halal dan lain sebagainya setelah beberapa waktu lalu pihaknya juga pernah mengadakan di Pondok Pesantren Al Musri Cikadu, Kecamatan Tanjungsiang.

 

“Setiap momentum PHBI, kita konsisten menyerukan kepada masyarakat ihwal penguatan paham Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang diinternalisasikan dalam konsep kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena bagi kami NKRI dan Pancasila itu harga mati,” tandasnya.

Selain dihadiri ribuan Nahdliyin, hadir juga dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerain Agama Kabuppaten Subang H Sukandar, Rais Syuriyah PCNU Subang, KH Agus Salim, Ketua Tanfidziyah PCNU Subang KH Musyfiq Amrullah, perwakilan dari kepolisan dan TNI dan seluruh banom NU Kabupaten Subang.

Tampil sebagai penceramah, Pimpinan Buntet Pesantren Cirebon KH Fariz Elhaque Fuad Hasyim yang merupakan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon. Dalam ceramahnya, KH Fariz menegaskan bahwa momentum peringatan Isra dan Mi’raj ini, umat Islam harus bersatu untuk menguatkan dan mempertahankan ajaran Islam Ahlisunah wal Jama’ah.

“Untuk itu, kita sebagai warga Nahdiyin wajib hukumnya untuk membela NKRI karena NU yang punya saham dalam pendirian NKRI, kita harus mewaspadai aliran-aliran yang tidak jelas, yang menginginkan Indonesia porak poranda dan terpecah belah seperti di Timur Tengah,” tegasnya. (Ade Mahmudin/Mahbib)

Sumber: NU Online

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

%d bloggers like this: