Microsoft: Jangan Main-main dengan File System Bash on Windows!

Dengungan #MicrosoftLoveLinux memang benar, tapi cinta juga ada batasannya. Kita sangat dilarang Microsoft bermain-main dengan file-file Linux menggunakan tools Windows.

Minggu ini, beberapa pengguna Windows dan pengguna beta dari Bash On Windows diketahui mencoba-coba memodifikasi file-file Linux dengan tool di Windows, termasuk mengutak-atik file hidden di linux folder %localappdata%\lxss\. Sangat menghawatirkan sampai Microsoft menyampaikan larangan khusus di blog resmi mereka.

“DO NOT, under ANY circumstances, create and/or modify Linux files using Windows apps, tools, scripts, consoles, etc.,” “Creating/changing Linux files from Windows will likely result in data corruption and/or damage your Linux environment requiring you to uninstall & reinstall your distro!,”

Dalam artikel blognya, Microsoft mengungkapkan bahwa ada maksud tertentu dibalik pemberian atribut system dan hidden untuk folder Bash on Windows. Setiap file yang ada didalam folder tersebut mendapat flag khusus yang bisa dibaca oleh lxss, sehingga hanya file yang dibuat dalam lingkungan bash/lxss saja yang dikenali oleh Linux disana.

File atau folder yang sengaja ditaruh atau dibuat dengan tool Windows pada umumnya (Notepad, Explorer dll) tidak akan terbaca oleh Linux dalam Bash. Lebih jelasnya kalian bisa baca diagram bagaimana Windows Subsystem for Linux ini dalam tulisan om Sven Groot dari Microsoft disini.

Meskipun dilarang, komunitas yang tertarik dengan Winodws Subsystem for Linux ini sudah mampu mengganti distro Ubuntu dengan Fedora, dan bahkan dengan distro lainnya! Cek disini.

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: