Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Security Bite: Kerugian tahunan akibat kejahatan cyber mencapai $9,2 triliun pada tahun 2024

Posted on April 14, 2024

Security Bite by 9to5mac

Dunia maya saat ini mengalami lonjakan kejahatan siber yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut survei terbaru dari Statista Market Insights, kerugian tahunan akibat serangan siber diprediksi mencapai $9,2 triliun pada tahun ini saja. Angka tersebut bahkan melampaui pendapatan beberapa perusahaan terbesar di dunia. Hal ini menjadikan kejahatan siber sebagai salah satu ekonomi ilegal terbesar di dunia.

Tantangan Keamanan di Era Digital

Dalam sebuah kolom mingguan yang berfokus pada keamanan di 9to5Mac, Arin Waichulis membahas wawasan tentang privasi data, mengungkap kerentanan, dan menyoroti ancaman yang muncul dalam ekosistem Apple yang luas dengan lebih dari 2 miliar perangkat aktif. Tetap aman, tetap waspada.

Menurut survei yang sama, biaya kejahatan siber telah meningkat secara drastis dalam beberapa tahun terakhir, melonjak 245% dari $860 miliar menjadi $2,95 triliun antara 2018 dan 2020. Pandemi COVID-19 membuat biaya tersebut naik dua kali lipat menjadi $5,49 triliun pada 2021, dan diperkirakan akan mencapai $8,15 triliun pada 2023, dengan peningkatan tahunan sebesar $1 triliun.

Proyeksi dan Tren Masa Depan

Perkiraan kerugian akibat kejahatan siber secara global diperkirakan mencapai $13,82 triliun pada 2028. Angka-angka ini memperhitungkan pembayaran uang tebusan, hilangnya produktivitas, waktu henti sistem, dan pencurian data yang mungkin terjadi akibat serangan siber. Saat ini, kejahatan siber telah menjadi salah satu ekonomi ilegal terbesar di dunia, mengancam tidak hanya bisnis dan pemerintah, tetapi juga masyarakat umum.

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Kejahatan Siber

Beberapa faktor telah berkontribusi pada meningkatnya kejahatan siber:

  1. Permukaan Serangan yang Berkembang: Proliferasi perangkat IoT telah memberikan permukaan serangan yang semakin besar bagi penjahat dunia maya. Pengguna Mac juga menjadi target potensial, dengan peningkatan kelompok malware baru yang dilaporkan oleh Jamf.
  2. Geopolitik: Negara-negara sering melakukan serangan siber untuk mendapatkan keuntungan strategis atau mengganggu infrastruktur penting.
  3. Kekurangan Keterampilan Keamanan Siber: Ada kekurangan keterampilan dalam industri keamanan siber, yang menyebabkan banyak posisi keamanan yang belum terisi. Kurangnya tenaga profesional yang terampil meningkatkan risiko serangan.
  4. Hambatan Masuk yang Rendah: Model bisnis ransomware-as-a-service (RaaS) telah membuat serangan siber lebih mudah dilakukan oleh individu yang tidak memiliki keterampilan teknis.
  5. Kurangnya Kesadaran: Banyak individu dan organisasi masih kurang sadar akan risiko kejahatan siber dan konsekuensinya. Kurangnya kesadaran ini meninggalkan banyak perangkat rentan terhadap serangan.

Langkah-Langkah untuk Melindungi Diri

Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk melindungi diri dari serangan siber:

  1. Perbarui Perangkat: Selalu perbarui perangkat Anda dengan patch keamanan terbaru untuk mengatasi kerentanan yang diketahui.
  2. Gunakan Antivirus: Gunakan perangkat lunak antivirus untuk mendeteksi dan menghapus ancaman malware.
  3. Berhati-hati Saat Mengklik: Hindari mengklik tautan atau lampiran yang mencurigakan dalam email, karena seringkali menjadi sumber serangan phishing.

Kesimpulan

Kejahatan siber terus berkembang dengan cepat, dan memerlukan kesadaran dan tindakan proaktif dari individu dan organisasi untuk melindungi diri dari ancaman tersebut. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kejahatan siber dan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan, kita dapat meminimalkan risiko dan melindungi diri secara lebih efektif dalam era digital yang semakin kompleks ini.

Itulah konten tentang Security Bite: Kerugian tahunan akibat kejahatan cyber mencapai $9,2 triliun pada tahun 2024, semoga bermanfaat.

Terbaru

  • Apa itu Game Sakura School Simulator Solwa?
  • Hasil Benchmark Xiaomi Pad 8 Global Bocor! Siap-siap Masuk Indonesia Nih
  • KAGET! Ressa Rizky Rossano Akui Sudah Nikah & Punya Anak
  • Inilah Kronologi Ledakan Bom Rakitan SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya Kalbar
  • Cara Mengatasi Error 208 BCA Mobile
  • Hapus Sekarang! Inilah Hornet, App LGBTQ Tembus Indonesia, Hati-hati
  • Berapa Lama Sih Ngecas HP 33 Watt? Ini Dia Penjelasannya!
  • Cara Cek Saldo Hana Bank Lewat SMS
  • Update Sistem Google Februari 2026: Apa yang Baru dan Perlu Kalian Tahu?
  • Membership FF Bulanan & Mingguan: Berapa DM yang Harus Kalian Siapkan?
  • Maksimal Ngecas HP Berapa Kali Sehari? Boleh 2 Kali Nggak, Sih?
  • Cara Mengatasi Error “Try Again, Open in Another App”
  • Sideload Android: Cara Pasang APK Tanpa Google Play Store (Panduan Lengkap 2026)
  • iPhone Jadi Kamera Vintage Modular? Proyek Kickstarter Ini Bikin Kagum!
  • Cara Mengatasi Video Nest Cam Bermasalah dan Video Hilang
  • iTunes Masih Jadi Rajanya Music? Ini Faktanya!
  • Google Home Smart Button Makin Canggih: Kini Otomatisasi Lebih Fleksibel!
  • F1: The Movie Raih Grammy! Tak Terduga, Kalahkan Bintang Country Ternama
  • Blokir Situs Judi Online: Lindungi Diri & Keluarga dari Dampak Negatif
  • Belanda Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial: Ini Detailnya!
  • Gemini Live Mendapat Desain Ulang ‘Floating UI’ yang Super Keren!
  • Galaxy S26 Kehilangan Magnet Qi2? Kebocoran Terbaru Bikin Penasaran!
  • DCT Coin: Crypto Legitim atau Penipuan? Bedah Tuntas, Harga & Fakta Penting!
  • Apple Rilis Update Terbaru untuk iOS, macOS, watchOS & Lainnya!
  • Paket Super Seru Telkomsel: Aplikasi Apa Saja yang Bisa Digunakan?
  • Deus Ex: Human Revolution GRATIS di Android! Buruan Download Sebelum Hilang!
  • Apa Bedanya Thigh, Wing, dan Drumstick di McDonald’s? Yuk, Kupas Tuntas!
  • OpenAI Luncurkan Codex App untuk macOS: Kode Jadi Lebih Mudah!
  • Dana Kaget Wealth Plan: Untung atau Mitos? Review Jujur & Cara Daftarnya!
  • Desain Sony WF-1000XM6 Bocor: Desain Baru, Performa Lebih Gahar!
  • How to Run Qwen (14B) on AMD MI200 with vLLM
  • How to Enable New Run Dialog in Windows 11
  • How to Disable AI Features in Firefox 148
  • Git 2.53: What’s New?
  • Linux From Scratch Ditches Old System V init
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme