Cara Membuat Raspberry Pi Kiosk dengan Chromium

Pada tutorial singkat tentang Raspberry Pi kali ini, kita akan membuat Kiosk dengan Chromium. Bagi yang belum tahu Kiosk itu apa, Kiosk adalah anjungan komputer yang biasanya menampilkan informasi untuk umum atau layanan untuk umum dengan komputer. Kenapa dengan Raspberry Pi? karena dengan modelnya yang mungil dan kompak, kita bisa bikin Anjungan Komputer/Kiosk ini dengan mudah dan relatif murah.

Untuk mengikuti tutorial ini, silakan pastikan Raspberry Pi sudah terpasang dengan Raspbian atau distro khusus Raspberry Pi lainnya. Yang penting sudah ada desktop dan sudah di set auto login ke desktop. (Desktop apa saja, tapi sebaiknya yang ringan seperti Openbox)

Pertama, install Chromium Browser. Disini, sebagai contoh menggunakan Raspbian

sudo apt install chromium-browser

Kemudian bikin sebuah file *.desktop dengan isi:

[Desktop Entry]
Type=Application
Name=Kiosk
Exec=/home/pi/kiosk.sh
X-GNOME-Autostart-enabled=true

Continue reading Cara Membuat Raspberry Pi Kiosk dengan Chromium

Cara Mengganti Timezone di Server CentOS 7/Debian 9/10

Pada tutorial singkat kali ini, kita akan mengganti timezone di Linux CentOS 7 atau Debian versi 9/10. Hal ini sangat berguna jika kita keliru memilih timezone saat instalasi, atau terjadi perbedaan sehingga timezone yang aktif di server salah.

Tool yang digunakan adalah timedatectl.

Untuk mengecek timezone saat ini yang berlaku berikut waktu yang terpasang di server, ketik perintah Continue reading Cara Mengganti Timezone di Server CentOS 7/Debian 9/10

Cara Ganti Icon Aplikasi Flutter (Android/iOS)

Tutorial singkat tentang Flutter kali ini adalah tentang bagaimana cara mengganti icon default dari Aplikasi yang kita kembangkan dengan Flutter. Bahan-bahan yang selayaknya disiapkan antara lain icon aplikasi mentah dalam format PNG.

Langkah pertama, silakan buka website appicon.co untuk mengkonversi file PNG yang kita upload menjadi icon aplikasi Android dan iOS.

Klik tombol Generate untuk mengunduh hasil konversi file PNG ke icon-icon Android dan iOS. Continue reading Cara Ganti Icon Aplikasi Flutter (Android/iOS)

Cara Mengganti Nama Package di Flutter

Pada tutorial singkat Flutter kali ini, ada sedikit snippet yang ingin saya bagikan: Bagaimana caranya kita mengganti nama package (seperti com.google.search) menjadi (com.google.search2) misalnya?

Kenapa hal ini sangat perlu? karena kebanyakan dari kita pengguna Flutter baru, membuat project flutter baru tanpa mendefinisikan secara detail nama package-nya, sehingga kita akan mendapati nama package yang tergenerate oleh SDK flutter: com.example.namaaplikasi.

Untuk mengganti Nama Package silakan buka file build.gradle di Folder Android, kemudian ganti applicationId
Continue reading Cara Mengganti Nama Package di Flutter

Cara Daftar Adsterra, Alternatif Google Adsense

Bagi yang tak kunjung diterima atau tidak sukses berkecimpung didunia Google Adsense, silakan coba-coba salah satu platform alternatif dari Google Adsense yaitu Adsterra. Adsterra sendiri merupakan salah satu alternatif yang cara kerja dan alur kerjanya mirip dengan Google Adsense.

Silakan buka websitenya di https://adsterra.com/. Dan berikut adalah cara daftarnya: Continue reading Cara Daftar Adsterra, Alternatif Google Adsense

OpenMandriva 4.0 Resmi Dirilis

Distro penerus kejayaan Mandriva Linux, OpenMandriva resmi merilis OpenMandriva versi 4.0 dengan codename Nitrogen. OpenMandriva adalah distro linux yang pertama kali menggunakan CLANG/LLVM sebagai kompiler softwarenya secara resmi menggantikan GNU GCC. Yang baru dari OpenMandriva 4.0 ini antara lain:

Continue reading OpenMandriva 4.0 Resmi Dirilis

Cara Membuat Kode Iklan/Tag Iklan PropellerAds di WordPress!

Kembali lagi gan bertemu di seri tutorial tentang alternatif Google Adsense, yaitu PropellerAds. Bagi yang belum membaca tutorial sebelumnya, silakan lihat kembali Cara Daftar dan Cara Aktifasi Situs disini.

Pada pembahasan kali ini kita akan membuat tag iklan atau kode iklan yang akan kita aktifkan di website kita. Continue reading Cara Membuat Kode Iklan/Tag Iklan PropellerAds di WordPress!

Cara Menambahkan Situs dan Verifikasi Situs di PropellerAds (Alternatif Google Adsense)

Kembali meneruskan tutorial tentang PropellerAds yang kemarin, pada tutorial kali ini kita akan melakukan penambahan situs dan melakukan verifikasinya. Ingat, sampean sudah harus punya akun PropellerAds ya. Login dulu ke https://publishers.propellerads.com

Pilih menu Sites, lalu klik tombol Add site

lalu tuliskan URL dari domain kita. Klik tombol Add site untuk menyimpan. Nanti kita akan di bawa ke halaman verifikasi seperti berikut:

Nah, untuk melakukan verifikasi silakan copy meta tag yang ada di kotak meta name propeller ke HTML themes sebelum </head>.

Jika sudah, silakan klik Verify untuk melakukan verifikasi. PropellerAds akan memeriksa situs anda. Lalu mengaktifkan jika sesuai syarat mereka.

 

Cara Daftar PropellerAds, Situs Alternatif Google Adsense Paling Menjanjikan

Pusing dan stress tak kunjung menerima PIN Google Adsense, atau tak kunjung disetujui ikut program Adsense di situs kalian? Sambil menunggu review dari Google, tak salah loh kalau kita menerapkan Plan B. Ingat, Google Adsense memang tempat terbaik untuk memonetisasi blog kita, tapi dia bukan satu-satunya. Nah pada kesempatan tutorial kali ini kita akan mendaftarkan blog kita di PropellerAds,sebuah situs alternatif dari Google Adsense. Continue reading Cara Daftar PropellerAds, Situs Alternatif Google Adsense Paling Menjanjikan

Tutorial Python: 3 Cara Cek File/Folder Ada atau Tidak

Selamat datang di tutorial python dari emka.web.id. Pada tutorial kali ini kita akan mempraktikkan 3 cara untuk mengecek apakah sebuah file atau folder sebenarnya ada atau tidak (exist or not exist).

Menggunakan fungsi IOError

Contohnya:

try:
    f = open("/etc/hosts")
    # Do something with the file
except IOError:
    print("File tidak ditemukan!")
finally:
    f.close()

atau jika menggunakan Python3, silakan ganti IOError dengan FileNotFoundError. Continue reading Tutorial Python: 3 Cara Cek File/Folder Ada atau Tidak

Antergos Linux Discontinued Gan! Pindah Arch Saja

Proses pengembangan dari distro linux Antergos resmi dihentikan gan. Dibuat lebih dari tujuh tahun yang lalu oleh om Alexandre Filgueria, om Gustau Castells dan om Dustin Falgout, Antergos langsung menarik perhatian pengguna distro linux dunia, khususnya yang lahir dari circle Arch Linux. Dulu nama awalnya adalah Cinnarch kemudian berganti nama menjadi Antergos.

Mengutip kabar yang ditulis di blog resmi Antergos oleh om Dustin:

“We are announcing the end of this project. As many of you probably noticed over the past several months, we no longer have enough free time to properly maintain Antergos,” said the developers. “We came to this decision because we believe that continuing to neglect the project would be a huge disservice to the community.” Continue reading Antergos Linux Discontinued Gan! Pindah Arch Saja

Cara Mengamankan Koneksi Telnet dengan Stunnel

Koneksi Telnet adalah protokol koneksi client-server yang menggunakan port 23 TCP. Telnet sendiri sedari awal memang tidak didesain dengan proses enkripsi data, jadi wajar kalau ada banyak orang yang masih tidak mau memakai telnet karena ‘tidak aman’. Nah, pada tutorial kali ini kita akan mengamankan koneksi telnet itu dengan enkripsi seadanya, menggunakan software stunnel.

Stunnel adalah sebuah software opensource yang didesain untuk menambahkan enkripsi SSL ke program yang memiliki protokol koneksi yang masih belum aman.

Instalasi di Sisi Server

Untuk instalasi dari Stunnel sendiri silakan gunakan aplikasi installer masing-masing. Misalkan untuk fedora/openmandriva:

dnf -y install stunnel 

atau untuk keluarga Debian/Ubuntu/Linux Mint bisa pakai:

apt install stunnel

Tambah Rule Firewall

bagi yang menggunakan Firewall di Fedora, silakan tambahkan permission telnet ini di firewall: Continue reading Cara Mengamankan Koneksi Telnet dengan Stunnel

Windows 10 Bakal Masukkan Kernel Linux jadi Fitur Built In!

Di pagelaran Microsoft Build 2019, Microsoft mengumumkan langkah besar dengan kembali mengejutkan publik pengguna Opensource dan Linux. Kini, secara resmi Windows 10 akan memasukkan Kernel Linux terbaru sebagai fitur resmi Windows 10.

Heh, jangan keburu pede dulu. Banyak yang mengira Windows akan mengganti kernel NT (kernel yang dipakai Windows sejak Windows NT) itu dengan Kernel Linux. Salah ya (setidaknya sampai berita ini terbit, mungkin aja di masa depan berbeda). Kernel Linux resmi dari repo kernel di Github ini akan dimasukkan secara resmi sebagai bagian dari Windows Subsystem for Linux (WSL) versi 2.

Keuntungan Lebih Besar

Continue reading Windows 10 Bakal Masukkan Kernel Linux jadi Fitur Built In!

Lebih Berat Mana 70 Dosa vs 1 Dosa

Seorang tabiin bernama Sufyan as-Tsaury pernah menghimbau para pengikutnya tentang beratnya satu dosa antara manusia satu dengan manusia yang lain.

Dalam kitab Tanbihul Mughtariin (Peringatan bagi Yang Terlena), Syech Abdul Wahab as-Sya’roni menuliskan himbauan dari Sufyan as-Tsaury tersebut: Continue reading Lebih Berat Mana 70 Dosa vs 1 Dosa

Cara ‘Merubah’ Ubuntu/Linux Mint Biasa jadi Kali Linux!

Kali Linux adalah distro yang berfokus pada computer security yang paling populer saat ini. Distro berbasis Debian ini menghadirkan banyak aplikasi computer security secara khusus dan langsung bisa dipakai. Hampir semua aplikasi com-sec (computer security) tersebut bisa dipasang di distro Linux manapun, tak terkecuali Ubuntu. Meskipun demikian, memasang satu persatu semua aplikasi tersebut ya cukup ribet.

Untuk itulah ada tool bernama Katoolin. Katoolin adalah script kecil yang ditulis dengan bahasa python yang akan memandu dan menginstallkan seluruh aplikasi com-sec yang ada di Kali Linux di distro linux lain (tentunya yang berbasis Debian/Ubuntu).

Simak cara instalasi dan penggunaanya berikut! Continue reading Cara ‘Merubah’ Ubuntu/Linux Mint Biasa jadi Kali Linux!

Membuat Aplikasi CLI/Console dengan PHP

Bagi yang pernah tahu Laravel, Symphony, Yii atau framework besar lain yang memiliki fitur interaksi di console (terminal/command line), mungkin pernah bertanya, bisakah kita memiliki fitur tersebut tanpa memakai framework-framework diatas?

Bisa dong. Salah satu library PHP yang bisa kita gunakan untuk membuat aplikasi CLI (command line interface) yaitu Garden-CLI dari om Vanilla https://github.com/vanilla/garden-cli

Cara Instalasi

Instalasi dengan mudah ke aplikasi existing kita, dengan Composer:

composer require vanilla/garden-cli

Contoh Penggunaan

Contoh penggunaan Garden-CLI antara lain: Continue reading Membuat Aplikasi CLI/Console dengan PHP