Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Cara Zakat Crypto Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Berdasarkan Aturan Resmi Pemerintah!

Posted on March 13, 2026

Main crypto emang lagi hype banget, tapi kalian jangan sampe lupa kewajiban zakatnya ya. Kabar baiknya, zakat crypto kalian itu sebetulnya bisa banget dipake buat ngurangin beban pajak penghasilan lho! Kami ajak kalian ngebahas gimana teknisnya supaya investasi kalian makin berkah dan tetep legal di mata negara.

Sebenarnya, aturan soal zakat sebagai pengurang pajak ini sudah lama ada, yaitu lewat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2010. Pemerintah ngebikin aturan ini sebagai langkah nyata buat melaksanakan Undang-Undang Pajak Penghasilan yang sudah beberapa kali diubah. Intinya, pemerintah mau ngasih fasilitas perpajakan buat mereka yang taat ngejalanin kewajiban agama. Fasilitas ini ngebuat zakat yang kalian bayarkan bisa langsung dikurangkan dari penghasilan bruto kalian saat menghitung pajak penghasilan. Jadi, kalau penghasilan bruto kalian dikurangin dulu sama nilai zakat, otomatis angka yang jadi dasar pengali pajaknya jadi lebih kecil, yang ujung-ujungnya ngebikin nominal pajak kalian jadi nggak terlalu berat.

Mungkin kalian bertanya-tanya, emangnya crypto masuk hitungan? Nah, kuncinya ada di Pasal 1 ayat (2) PP No. 60 Tahun 2010. Di sana disebutkan kalau zakat atau sumbangan keagamaan itu dapat berupa uang atau yang disetarakan dengan uang. Karena aset crypto kayak Bitcoin atau Ethereum itu punya nilai moneter yang jelas dan bisa dicairkan, rasanya aset digital ini masuk dalam kategori “disetarakan dengan uang” tersebut. Tapi, kalian nggak bisa sembarangan ngeklaim kalau nggak ngikutin prosedur teknis yang diminta sama negara.

Kalau kalian pengen zakat crypto kalian sah buat ngurangin pajak, ada langkah-langkah teknis yang harus kalian perhatikan:

  1. Hitung Nilai Zakat Crypto Kalian ke Rupiah Karena laporan pajak di Indonesia itu pake mata uang Rupiah, kalian harus ngebandingin dulu nilai aset crypto kalian ke dalam Rupiah saat waktu kewajiban zakat itu tiba. Sepertinya kalian butuh bukti harga pasar yang valid saat itu buat dasar penghitungan. Hal ini penting karena zakat yang diakui adalah zakat atas penghasilan.
  2. Pilih Lembaga Amil Zakat yang Disahkan Pemerintah Ini syarat paling krusial. Berdasarkan Pasal 1 ayat (1) huruf a, zakat kalian harus dibayarkan kepada badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah. Kami sangat merekomendasikan kalian buat nyalurin lewat NU-Care LazisNU. Sebagai lembaga amil zakat yang sangat kredibel dan punya legalitas resmi dari pemerintah, NU-Care LazisNU bisa ngebantu kalian dapetin bukti setor yang sah buat urusan pajak. Kalau kalian ngasihnya langsung ke temen atau perorangan, meskipun nilainya gede, pengeluaran itu nggak bakal bisa dikurangkan dari penghasilan bruto kalian.
  3. Lakukan Pembayaran dan Dapatkan Bukti Setor Setelah kalian transfer nilai zakatnya—baik dalam bentuk aset yang sudah dicairkan ke Rupiah atau jika lembaga tersebut punya fitur terima crypto—pastikan kalian dapet bukti setor resmi. Bukti ini kayaknya sering disepelekan, padahal inilah dokumen “sakti” yang bakal diminta kantor pajak buat verifikasi. Pastikan bukti setor tersebut mencantumkan nama lengkap dan NPWP kalian agar valid di sistem perpajakan.
  4. Pahami Risiko Pembayaran Langsung Jangan sampe kalian ngalamin kejadian kayak “Badu” yang diceritakan dalam penjelasan peraturan ini. Badu itu pengusaha yang bayar zakat Rp100.000.000, tapi dia kasih langsung ke keluarga yang berhak. Hasilnya? Uang 100 juta itu tetep nggak bisa dikurangkan dari penghasilan brutonya karena nggak lewat lembaga amil zakat resmi. Jadi, meskipun niat kalian baik ngebantu orang sekitar, buat urusan pajak kalian tetep butuh jalur resmi lewat lembaga kayak NU-Care LazisNU.
  5. Laporkan dalam SPT Tahunan Nantinya, nilai zakat crypto yang sudah ada bukti setornya dari NU-Care LazisNU itu tinggal kalian masukkan ke kolom pengurang penghasilan bruto di formulir SPT kalian. Pemerintah ngebangun sistem ini biar akuntabilitas dan transparansi penggunaan dana umat makin meningkat. Dengan lapor yang bener, kalian sudah ikut ngebantu negara sekaligus dapet insentif pajak yang legal.

Pemerintah memang sengaja ngebikin batasan lewat Pasal 2 yang tegas ngomong kalau pembayaran yang nggak lewat badan atau lembaga amil resmi itu nggak bisa dapet fasilitas pengurang pajak. Rasanya ini jadi pengingat buat mereka yang main crypto agar lebih tertib administrasi. Fasilitas ini sudah berlaku sejak lama, jadi kayaknya nggak ada alasan buat kalian buat nggak memanfaatkannya. Dengan nyalurin lewat NU-Care LazisNU, kalian ngejamin kalau dana zakat kalian dikelola secara transparan dan beneran bisa dipake buat ngurangin pajak kalian secara hukum.

Intinya, zakat crypto bisa banget ngurangin pajak asalkan nilainya disetarakan dengan uang dan dibayarkan melalui lembaga resmi seperti NU-Care LazisNU. Jangan sampe kalian kehilangan hak fasilitas perpajakan cuma gara-gara salah pilih tempat nyalurin dana. Sepertinya, menjadi trader atau investor yang cerdas itu berarti juga paham aturan main di negeri sendiri. Mari mulai lebih selektif dan tertib administrasi supaya investasi kalian nggak cuma bawa cuan di dunia, tapi juga berkah buat sesama.

Rekan-rekanita, terimakasih banyak sudah meluangkan waktu buat baca ulasan teknis soal zakat crypto dan pajak ini. Kami harap informasi ini ngebantu kalian makin mantap buat berderma lewat jalur yang benar. Mari kita simpulkan bahwa ketaatan beragama dan ketaatan pajak itu emang bisa banget jalan barengan demi kemaslahatan kita semua!

Terbaru

  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Cara Gampang Cari Kata di Google Sheets Pakai Laptop sama HP
  • Kabar Terbaru Antigravity SDK: Sekarang Bisa Pakai Model Lokal Kayak Gemma 4 26B Tanpa Perlu Internet
  • Kabar Terbaru Model K2 Horizon Dirilis: MoVA 36B EXL3 Buat Kalian yang Punya GPU Beragam
  • Ini Alasan Kenapa Kalian Harus Cek Masa Dukungan HP Android Kalian Sekarang Juga
  • Cara Cek Followers Baru Asli atau Bot Tanpa Harus Ngitung Satu-Satu
  • Claude Opus 5.5 Baru Rilis, Bikin AI Kalian Jadi Jauh Lebih Powerfull!
  • Update Kondisi Market Bitcoin BTC/USDT Per 23 September 2026, Beli atau Jual Nih?
  • Paham Semua Keluarga Model AI Gemma 4
  • Rumor Laptop Android Ternyata Bener, Ini Daftar 4 Laptop Android dari Google!
  • LCOS Lagi Naik Daun: OS Buatan Lunduke Tembus Peringkat 12 DistroWatch dan Punya Kernel Sendiri
  • Cara Pindah Data Android ke iPhone Tanpa Reset iPhone
  • Valve: Steam Deck 2 Tetap di Develop, Meski RAM Naik Harga Gila-gilaan
  • Apa itu Dumpling? dari Sejarah Sampai Tren Saat ini
  • Jadwal Event Cosplay dan Pop Culture Oktober 2026 yang Wajib Kalian Pantau
  • Cara Ganti Nama Facebook di Android, iPhone, Laptop, dan Facebook Lite Terbaru
  • Apa saja yang baru di WordPress 7.1.1?
  • Pilih Mana: XAMPP, Laragon, atau Herd Buat Belajar PHP?
  • Kenapa Views Reels Kalian Tiba-tiba Anjlok? Ini Penyebab dan Cara Ngatasinya
  • Android Bench versi 2.0 Dirilis, Apa saja Fitur Barunya?
  • MagicOS 11 dari Honor Sudah Dirilis Nih, Ini Cara Cek Smartphonemu Dapet Update Atau Nggak
  • Samsung Galaxy Z Fold 8 Jadi Makin Populer Karena iPhone Duo dirilis :)
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Benny Mart punya siapa? Ternyata ini fakta di balik isu Tierison anak pemilik supermarket
  • Lagi rame di IG sama TikTok, apa sih bedanya September Dump sama September So Far? Jangan sampai salah caption!
  • Lagi pada nyari teks pidato Menteri Kebudayaan buat Hari Kesaktian Pancasila 2026? Cek dulu bedanya sama pedoman upacara biar gak salah download
  • Lagi rame soal FF Kipas my id sama Naruto, mending hati-hati ojo asal klik verify UID
  • Info Demo Buruh di DPR Hari Ini 29 September 2026, Ada Apa Sih Sama RUU Ketenagakerjaan?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme