Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Samsung

Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang

Posted on July 10, 2026

Dulu, kalau kita ngomongin fitur AI yang canggih kayak Circle to Search atau asisten pintar, pikiran kita pasti langsung lari ke HP flagship yang harganya selangit. Harus nabung belasan juta dulu baru bisa ngerasain teknologi “masa depan”. Tapi, tren itu kayaknya mulai geser di tahun 2026 ini. Samsung baru aja bawa teknologi yang tadinya eksklusif itu ke jajaran kelas menengah mereka, yaitu Galaxy A37 dan Galaxy A57.

Jujur aja, aku sih ngerasa langkah ini cerdas banget. Kenapa? Karena kebanyakan dari kita sebenernya nggak butuh spek dewa buat main game berat setiap saat, tapi kita butuh HP yang bisa ngebantu kerjaan sehari-hari jadi lebih sat-set. Nah, lewat seri A terbaru ini, Samsung mencoba ngebuktiin kalau fitur pintar itu bukan cuma buat gaya-gayaan, tapi emang buat produktivitas.

Ada beberapa fitur yang menurutku bakal sering banget kepake pas kita lagi di luar atau lagi sibuk kerja. Pertama, ada Circle to Search. Ini fitur favoritku sih. Bayangin kalian lagi asyik scrolling Instagram, terus liat sepatu atau tas yang keren banget tapi nggak tau mereknya apa. Nggak perlu lagi repot buka Google terus ngetik deskripsi barangnya. Tinggal lingkari aja objeknya di layar, langsung muncul infonya. Simpel banget, kan?

Cek harga dari Samsung Galaxy A37 disini https://s.shopee.co.id/1gGta5YiJy

Terus buat temen-temen yang sering ikut rapat atau kuliah, ada Voice Transcription. Aku sering banget ngerasa males kalau harus nyatet hasil diskusi yang panjang lebar. Dengan fitur ini, rekaman suara bisa langsung diubah jadi teks secara otomatis. Jadi, kita bisa lebih fokus dengerin orang ngomong daripada sibuk nunduk ngetik di HP atau buku catatan.

Buat kalian yang suka foto-foto tapi sering keganggu sama objek “nyasar” di belakang, tenang aja. Ada Object Eraser. Fitur ini pake AI buat ngehapus orang lewat atau benda yang ngerusak pemandangan di foto kalian. Hasilnya juga lumayan rapi karena AI bakal ngisi bagian yang kosong itu biar kelihatan natural. Nggak perlu lagi belajar Photoshop yang ribet itu.

Selain itu, ada integrasi Gemini AI yang fungsinya kayak asisten pribadi. Mulai dari bantuin bikin ide konten, ngerangkum teks yang panjang, sampe nyari info lewat perintah bahasa sehari-hari. Dan buat yang hobi foto grup, di Galaxy A57 ada fitur Best Face AI. Ini ngebantu banget biar nggak ada lagi drama temen yang merem atau nggak siap pas difoto. AI bakal nyari ekspresi terbaik dari tiap orang buat digabungin jadi satu foto yang sempurna.

Mungkin kalian mikir, “Oke, fiturnya oke, tapi awet nggak ya?”. Nah, ini poin yang penting. Samsung nggak cuma jualan fitur, tapi juga jualan ketenangan pikiran. Mereka kasih jaminan 6 generasi update OS dan 6 tahun pembaruan keamanan. Ini gila sih, karena biasanya HP kelas menengah itu setelah 2 tahun udah mulai ditinggalin update-nya.

Keamanan data juga nggak main-main karena ada Samsung Knox Vault. Jadi, data sensitif kayak PIN atau password kalian dijaga ketat di level hardware. Ditambah lagi, kalau ada apa-apa, service center mereka udah tersebar luas di ratusan kota di Indonesia. Jadi nggak perlu pusing nyari tempat servis kalau ada kendala.

Buat yang nanya soal budget, Samsung Galaxy A37 dibanderol mulai dari Rp6,5 jutaan, sedangkan Galaxy A57 ada di kisaran Rp7,5–9 jutaan. Kalau dibandingin sama fitur AI yang didapet dan umur pemakaian yang bisa sampe bertahun-tahun berkat update software yang panjang, menurutku ini worth it banget buat dibeli daripada maksain beli HP mahal tapi fiturnya nggak kepake semua.

Jadi, kesimpulannya, kalau kalian nyari HP yang nggak cuma kenceng tapi juga “pinter” buat bantu urusan harian tanpa harus ngerobek kantong terlalu dalam, seri Galaxy A terbaru ini bisa jadi pilihan yang sangat masuk akal. Mending nabung dikit lagi buat seri ini daripada beli yang murah tapi fitur AI-nya minim.

Gimana menurut kalian? Apakah fitur AI di kelas menengah kayak gini bakal bikin standar HP baru? Sampai ketemu di artikel berikutnya, rekan-rekanita!

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame dicari, ini bedanya Jenny Mod Minecraft Java sama Bedrock biar nggak salah download
  • Lagi rame istilah Blunder Lagi di TikTok sama Instagram, sebenernya apa sih artinya?
  • Info Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026: Lokasi, Jam, dan Tuntutan Terkait Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Sering lewat di TikTok, ini arti istilah Oppa Gajima, Hajima, sampai ajakan makan ramyeon yang sebenarnya
  • Bingung jawab soal orientasi PPPK? Iki rangkuman materi Agenda 1 lan Manajemen ASN nggo referensi warga

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme