Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power

Posted on July 10, 2026

Lagi asyik main gim atau maraton film, tiba-tiba muncul notifikasi low battery? Jujur, itu momen paling nyebelin dalam hidup pengguna smartphone. Kita sering banget nemu HP yang kameranya bagus atau layarnya cakep, tapi baru dipake setengah hari udah harus nyari colokan. Nah, Motorola kayaknya dengerin keluhan itu lewat rilisan terbarunya di India: Moto G77 Power.

HP ini bukan cuma sekadar “punya baterai gede”, tapi Motorola bener-bener naruh fokus di daya tahan. Dengan kapasitas 7.000mAh, ini sih udah bukan level smartphone standar lagi, tapi udah mendekati kapasitas tablet atau power bank portable. Mari kita bedah, apakah speknya cuma menang di angka atau emang beneran worth it buat dipake harian.

Kasing Motorola Moto Edge 60 dan G77 disini cek harganya https://s.shopee.co.id/903UIrxySG

Poin paling mencolok dari Moto G77 Power jelas baterainya yang 7.000mAh. Buat temen-temen yang kerjanya di lapangan, sering traveling, atau kaum rebahan yang males banget bangun cuma buat colok charger, HP ini bakal jadi penyelamat. Aku sih ngerasa, di era sekarang, punya baterai segede ini tuh ngasih ketenangan pikiran (peace of mind) yang luar biasa.

Tapi ada tapinya nih. Motorola cuma nyediain TurboPower 30W buat pengisian dayanya. Kalau kita itung-itungan logis, baterai 7.000mAh itu gede banget, jadi kalau pake 30W, pasti butuh waktu lumayan lama buat penuh dari nol. Agak sedikit nanggung sih, padahal kalau bisa 45W atau 65W, bakal makin mantap. Tapi, ada satu fitur unik: 6W wired reverse charging. Jadi, kalau temen kalian kehabisan baterai, HP ini bisa dipake jadi power bank darurat buat ngecas HP mereka. Lumayan banget buat gaya-gayaan sambil bantu orang.

Di bagian “otak”, Motorola pake chipset MediaTek Dimensity 6400. Kalau kalian nanya ini kenceng banget atau nggak, ya buat penggunaan harian kayak scrolling media sosial, multitasking, atau main gim ringan sampai menengah, ini udah lebih dari cukup. Motorola juga pinter mainin psikologi pasar dengan fitur RAM Boost, yang bisa bikin RAM virtualnya naik sampai 24GB. Meskipun secara teknis RAM virtual nggak secepat RAM fisik, tapi ini ngebantu banget biar HP nggak gampang lag pas buka banyak aplikasi sekaligus.

Buat urusan visual, layarnya udah 6,72 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz. Gerakannya bakal mulus banget, nggak bakal kerasa patah-patah pas kita lagi scrolling TikTok atau Instagram. Terus, ada fitur Water Touch yang bikin layar tetep responsif walaupun tangan kita lagi agak basah. Ini detail kecil yang menurutku kepake banget pas kita lagi di luar ruangan atau pas lagi gerimis.

Sektor kamera biasanya jadi titik lemah HP yang fokus ke baterai. Tapi di sini, Motorola nggak main-main. Mereka pake sensor Sony LYTIA 600 50MP. Sensor seri LYTIA ini emang udah terkenal jago buat urusan low light atau foto di kondisi minim cahaya. Ditambah kamera ultra-wide 8MP dan kamera depan 32MP, Moto G77 Power ini udah siap banget diajak ngonten tipis-tipis.

Aku sih ngerasa, kombinasi sensor Sony dengan optimasi software Motorola biasanya bakal ngasilin warna yang natural, nggak terlalu “lebay” atau terlalu terang buatan. Buat kalian yang suka foto pemandangan atau sekadar foto makanan, ini udah masuk kategori sangat layak di kelas harganya.

Satu hal yang bikin aku tertarik adalah sertifikasi MIL-STD-810H. Artinya, HP ini punya ketahanan standar militer. Jadi kalau nggak sengaja jatuh atau kena guncangan, dia nggak bakal langsung “meninggal”. Ditambah lagi ada Corning Gorilla Glass 7i dan rating IP64 buat debu dan cipratan air. Ini tipe HP yang bisa kalian ajak “tempur” di luar ruangan tanpa rasa was-was berlebih.

Sayangnya, buat kita di Indonesia, kabar baiknya belum ada. Motorola baru ngerilis ini di India dengan harga promosi sekitar Rp4,5 jutaan (23.999 rupee). Kalau nantinya masuk ke pasar kita, harganya mungkin bakal sedikit lebih tinggi karena pajak dan distribusi. Tapi kalau melihat spek yang ditawarkan, ini bakal jadi penantang serius buat brand-brand lain di kelas menengah.

Kalau kalian nyari HP yang baterainya nggak abis-abis, tahan banting, dan kameranya lumayan oke, Moto G77 Power ini adalah kandidat kuat. Tapi, kalau kalian tipe orang yang nggak sabaran nunggu proses ngecas, mungkin harus mikir dua kali karena 30W buat baterai 7.000mAh itu butuh kesabaran ekstra.

Gimana menurut kalian? Worth it nggak sih nunggu HP ini masuk Indonesia? Sampai jumpa di bahasan berikutnya, rekan-rekanita!

“

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame dicari, ini bedanya Jenny Mod Minecraft Java sama Bedrock biar nggak salah download
  • Lagi rame istilah Blunder Lagi di TikTok sama Instagram, sebenernya apa sih artinya?
  • Info Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026: Lokasi, Jam, dan Tuntutan Terkait Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Sering lewat di TikTok, ini arti istilah Oppa Gajima, Hajima, sampai ajakan makan ramyeon yang sebenarnya
  • Bingung jawab soal orientasi PPPK? Iki rangkuman materi Agenda 1 lan Manajemen ASN nggo referensi warga

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme