Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Waspada, Ada Penipuan Rekening Bank lewat Gmail

Posted on April 26, 2025

Google baru-baru ini mengeluarkan peringatan darurat kepada lebih dari dua miliar pengguna Gmail di seluruh dunia terkait terungkapnya skema phishing (penipuan online) baru yang berpotensi menembus sistem keamanan Gmail. Serangan ini bisa berakibat fatal, menyebabkan pengguna kehilangan akses ke akun-akun penting, bahkan berujung pada terkurasnya saldo rekening bank.

Gmail, bagi banyak orang, telah menjadi pintu gerbang utama menuju berbagai layanan finansial seperti mobile banking, dompet digital, hingga akun e-commerce. Jika akun Gmail berhasil dibajak, peretas memiliki kemampuan untuk mereset kata sandi berbagai aplikasi keuangan tersebut, memungkinkan mereka menguras saldo rekening dalam waktu singkat.

Modus operandi serangan ini terbilang cerdik, yaitu dengan memanfaatkan layanan Google Sites untuk menyamarkan tautan palsu, sehingga tampilannya sangat meyakinkan dan seolah-olah berasal dari domain resmi Google.

Pengembang dan influencer kripto, Nick Johnson, menjadi salah satu orang yang pertama kali mengungkap modus ini melalui sebuah utas di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter). Ia nyaris menjadi korban setelah menerima e-mail yang tampak resmi, dikirim dari alamat no-reply@google.com. Alamat ini memang lazim digunakan oleh Google untuk mengirimkan notifikasi penting, seperti verifikasi login atau perubahan kata sandi.

Isi e-mail tersebut mengklaim bahwa ada permasalahan hukum terkait akun Google miliknya dan meminta Johnson untuk segera membuka tautan yang disediakan untuk melihat detailnya. Kecurigaan Johnson muncul karena tautan tersebut, jika diklik, mengarahkannya ke halaman login Google yang tampak normal. Namun, setelah diperiksa lebih teliti, laman tersebut ternyata palsu dan di-hosting di Google Sites (sites.google.com), bukan di accounts.google.com—alamat login resmi Google. Perbedaan yang sangat halus ini seringkali luput dari perhatian pengguna.

Ketika pengguna tanpa sadar memasukkan alamat e-mail dan kata sandi mereka pada halaman palsu tersebut, informasi sensitif itu langsung jatuh ke tangan penipu. Inilah esensi dari phishing—tindakan penipuan yang dilakukan dengan menyamar sebagai pihak terpercaya untuk mencuri informasi penting.

Salah satu aspek yang membuat serangan ini sangat berbahaya adalah kemampuannya untuk melewati sistem keamanan Gmail yang biasanya andal, seperti DKIM (DomainKeys Identified Mail). DKIM berfungsi untuk memverifikasi keaslian e-mail dan menyaring pesan-pesan yang mencurigakan ke folder spam. Namun, karena e-mail palsu ini benar-benar dikirim dari infrastruktur Google dan lolos dari tanda tangan digital, sistem menganggapnya sah dan menampilkannya di kotak masuk pengguna, bahkan disatukan dengan notifikasi keamanan asli dari Google.

Google, dalam pernyataan resminya kepada Newsweek, menyatakan bahwa mereka telah mengetahui serangan ini dan sedang mengambil langkah-langkah penanganan yang diperlukan. Serangan tersebut diyakini berasal dari kelompok peretas yang dikenal dengan nama Rockfoils.

“Kami telah mengetahui jenis serangan yang ditargetkan ini dari pelaku ancaman Rockfoils dan telah meluncurkan perlindungan selama seminggu terakhir,” ujar seorang juru bicara Google.

Perlindungan ini diharapkan dapat segera diterapkan sepenuhnya untuk menutup celah penyalahgunaan yang ada. Google juga kembali mengingatkan para pengguna untuk selalu waspada terhadap pesan e-mail yang meminta data pribadi.

“Google tidak akan pernah meminta kata sandi, kode OTP (One-Time Password), atau verifikasi akun melalui email atau telepon,” tegas Google, seperti dikutip dari The New York Post.

Google mengimbau semua pengguna Gmail untuk mengaktifkan autentikasi dua langkah (2FA) atau passkey sebagai lapisan keamanan tambahan. Kedua metode ini akan membuat akun tetap terlindungi meskipun kata sandi diketahui oleh pihak lain.

Mengingat betapa pentingnya akun Gmail sebagai pusat akses ke berbagai layanan digital, termasuk layanan finansial, pengguna sangat disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan. Satu celah keamanan yang berhasil ditembus dapat menjalar ke akun-akun lain dan berujung pada kerugian materi yang signifikan.

Berikut adalah beberapa tips praktis yang dapat Kamu lakukan untuk mengenali dan menghindari jebakan phishing:

  1. Waspadai e-mail yang Memberi Tekanan Waktu atau Menciptakan Rasa Panik: Contohnya, e-mail dengan kalimat seperti: “Akun Kamu akan dibekukan jika tidak segera dikonfirmasi.” Pesan-pesan semacam ini seringkali dirancang untuk membuat Kamu bertindak tanpa berpikir panjang.
  2. Periksa dengan Teliti Alamat Situs pada Tautan: Situs login resmi Google hanya menggunakan domain accounts.google.com. Jika Kamu melihat domain lain, berhati-hatilah.
  3. Hindari Mengklik Tautan dari E-mail yang Mencurigakan: Lebih aman untuk mengetik alamat situs secara manual di browser. Ini akan memastikan Kamu sampai ke situs yang benar.
  4. Aktifkan 2FA atau Passkey sebagai Perlindungan Ekstra: Ini akan memberikan lapisan keamanan tambahan pada akun Kamu.

Dengan semakin banyaknya akun keuangan digital yang terhubung ke Gmail, menjaga keamanan e-mail bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk melindungi data pribadi dan isi rekening kita.

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Asics Gel Nimbus 27 vs Novablast 5: Mana yang Lebih Pas buat Gaya Lari Kamu?
  • 4 Rekomendasi Pompa Air Lokal Terbaik: Tangguh, Hemat Listrik, dan Gampang Cari Suku Cadangnya
  • Mengenal Weton Tulang Wangi: Antara Kepekaan Spiritual, Karakter Kuat, dan Keberuntungan Hidup
  • Jadwal Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Waktu Kick-off, dan Bocoran Closing Ceremony Spektakuler
  • Prediksi Keberuntungan Zodiak 19 Juli 2026: 5 Tanda Bintang yang Bakal Panen Rezeki dan Kebahagiaan

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme