Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Kenapa Hampir Semua Pesawat Hindari Jalur Selatan Samudera Atlantik?

Posted on May 21, 2025

Setiap hari, sekitar 100.000 penerbangan melintasi dunia, menghubungkan hampir setiap wilayah di Bumi. Namun, ada satu pengecualian mencolok: penerbangan lintas Atlantik Selatan antara Afrika dan Amerika Selatan sangat terbatas. Padahal, kedua benua ini memiliki populasi gabungan hampir 2 miliar orang, sekitar 25% dari populasi dunia, sehingga seharusnya ada permintaan yang signifikan untuk perjalanan udara di antara keduanya.

Secara geografis, Afrika dan Amerika Selatan sebenarnya cukup dekat. Jarak garis lurus antara Natal, Brasil, dan Freetown, Sierra Leone, hanya sekitar 2.900 km. Sebagai perbandingan, rute udara New York City ke London, salah satu yang tersibuk di dunia, memiliki jarak hampir dua kali lipatnya, yaitu lebih dari 5.500 km. Jadi, jarak bukanlah faktor utama di sini.

Salah satu argumen yang mungkin diajukan adalah kurangnya lokasi pendaratan darurat. Pesawat jet komersial bermesin dua harus tetap berada dalam jarak 60 menit terbang dari bandara, sebagai antisipasi jika terjadi masalah mesin. Atlantik Selatan memiliki sangat sedikit daratan yang layak huni dengan infrastruktur untuk pesawat penumpang. Hanya ada tiga landasan pacu potensial: Pulau St. Helena, Pulau Ascension, dan Fernando de Noronha. Meskipun demikian, pesawat jet yang lebih besar dapat memiliki empat mesin, sehingga menghilangkan kebutuhan ini.

Faktanya, penerbangan transatlantik Selatan telah terjadi sejak lama. Penerbangan transkontinental pertama melintasi Atlantik Selatan terjadi pada tahun 1922, dari Lisbon ke Rio de Janeiro. Pada 1930-an, penerbangan rutin antara Afrika dan Amerika Selatan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Prancis, Italia, dan Jerman. Bahkan, kapal udara bertenaga hidrogen, Graf Zeppelin, secara rutin melakukan perjalanan dari Frankfurt ke Rio de Janeiro antara tahun 1931 dan 1937.

Penurunan penerbangan di selatan disebabkan oleh sejarah kolonialisme. Pada masa awal penerbangan komersial, sebagian besar Afrika masih dijajah oleh Eropa. Sebagian besar penerbangan dari dan menuju Afrika menuju Eropa, tempat para administrator kolonial dan sumber daya alam diangkut. Permintaan untuk menghubungkan wilayah jajahan di Afrika dengan negara-negara Amerika Selatan yang baru merdeka hampir tidak ada.

Saat ini, Afrika dan Amerika Selatan telah merdeka dengan ekonomi yang berkembang. Kurangnya penerbangan historis tidak disebabkan oleh masalah geografis atau teknologi, melainkan oleh faktor populasi dan ekonomi. Populasi total memang penting, tetapi yang lebih relevan adalah kepadatan populasi dan ekonomi yang mendukung perjalanan udara yang mahal.

Afrika memiliki wilayah yang luas dengan sebagian besar wilayahnya tidak dapat dihuni. Populasi terkonsentrasi di beberapa wilayah, seperti Afrika Selatan. Negara ini memiliki penerbangan langsung ke Brasil, menghubungkan Cape Town dan Johannesburg ke São Paulo. Penerbangan transkontinental lainnya menghubungkan Brasil dengan Angola dan Cabo Verde, yang merupakan bekas koloni Portugal dengan ikatan sosial, budaya, dan linguistik yang kuat. Sebagian besar penerbangan di sisi Amerika Selatan menuju dan dari Brasil, yang merupakan rumah bagi hampir setengah dari seluruh populasi Amerika Selatan.

Faktor utama yang membatasi penerbangan antara Afrika dan Amerika Selatan adalah ekonomi. Tidak ada cukup permintaan ekonomi untuk membenarkan tingginya tingkat perjalanan udara. Bandingkan dengan Eropa dan Amerika Utara, di mana 2.000 penerbangan melintasi Atlantik Utara setiap hari. Kedua benua ini memiliki ekonomi yang jauh lebih besar dan lebih terspesialisasi, dengan pekerjaan-pekerjaan terkemuka di bidang bisnis, teknik, farmasi, dan hiburan.

Pola imigrasi juga berperan. Orang-orang sering berimigrasi ke negara-negara yang lebih kaya untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Orang Afrika cenderung pindah ke Eropa, sementara orang Amerika Selatan sering pindah ke Amerika Utara. Perpindahan dari Afrika ke Amerika Selatan dan sebaliknya tidak memberikan manfaat yang sama.

Namun, kemungkinan akan ada lebih banyak penerbangan antara Afrika dan Amerika Selatan di masa depan. Ada korelasi langsung antara ekonomi dan frekuensi penerbangan suatu wilayah. Afrika sedang berkembang pesat secara ekonomi, dengan banyak negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Peningkatan penerbangan lintas Atlantik Selatan hanyalah masalah waktu.

Singkatnya, kurangnya penerbangan antara Afrika dan Amerika Selatan disebabkan oleh faktor ekonomi dan sejarah. Meskipun kedua benua memiliki populasi yang besar, ekonomi mereka tidak cukup kuat untuk mendukung tingkat perjalanan udara yang tinggi. Namun, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Afrika, kemungkinan akan ada peningkatan jumlah penerbangan antara kedua benua tersebut.

Terbaru

  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Inilah Aturan PIN SPMB Jatim 2026, Bisa Dipakai Berapa Kali Sih?
  • Apa itu Common Techniques in Data Classification?
  • Inilah Cara Mengatasi Error Loading File Default.rdp Saat Menggunakan Remote Desktop
  • Anak Anies, Mutiara Baswedan Sukses Lulus S2 di Harvard University Sambil Momong Anak, Inspiratif Pol!
  • Inilah Kenapa Nama Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Bikin Netizen Penasaran Banget!
  • Inilah Panduan Lengkap Fakultas Vokasi UNY Kampus Wates 2026: Jurusan, Biaya Kuliah, dan Bedanya dengan Gunungkidul
  • Inilah Arti FOMO yang Sebenarnya dan Cara Biar Jenengan Nggak Gampang Ikut-ikutan Tren Viral
  • Inilah Perbedaan Red Flag dan Green Flag Serta Cara Mengenalinya dalam Hubungan
  • Inilah Cara Menghitung Nilai Gabungan Rapor dan TKA SPMB 2026 Supaya Peluang Lolos Makin Besar
  • Inilah Sisi Gelap Dunia Kotak-Kotak, Mengenal Creepypasta Minecraft yang Bikin Pemain Merinding Seharian
  • Inilah Caranya Plotting Bidang Tanah Mandiri Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku Supaya Data Jenengan Makin Akurat
  • Inilah Debut Yua Mikami di Drama Netflix Sins of Kujo, Perannya Bikin Banyak Orang Kaget!
  • Inilah Alasan Kenapa Video Viral Rok Hijau di Dapur Jadi Trending Topik dan Bikin Geger Netizen
  • Inilah Arti Rizz yang Viral di Media Sosial dan Rahasia Punya Karisma Alami Tanpa Perlu Banyak Gaya
  • Inilah Cara Menghapus Game Steam Sampai Bersih Biar Penyimpanan Lega dan Library Tetap Rapi
  • Inilah Cara Melacak iPhone Hilang Biar Bisa Motret Muka Pencurinya Secara Otomatis
  • Iki Loh Mitos Jam Posting Instagram yang Sering Bikin Bingung
  • Inilah Arti Withdrawn dalam Saham dan Cara Melakukannya Biar Nggak Bingung Pas Trading
  • Inilah Cara Melihat Nilai UTBK SNBT 2026 dan Tutorial Download Sertifikat Resminya
  • Inilah Kenapa Kalian Harus Pilih View TikTok Gratis Tanpa Login Biar Akun Tetap Aman dan Cepat FYP
  • Inilah Bedanya SSD NVMe vs SATA di Laptop Bisnis, Kitorang Kasih Tau Biar Kalian Tra Salah Pilih!
  • Inilah Cara Cek Tier Akun FF Pakai AI yang Lagi Viral, Ternyata Gampang Sekali!
  • Is it Legal? How to Use Fake Website to Generate Leads?
  • Get 4000 Watch Hours with Only One Video Easy Way
  • How to Connect Podman Containers with Network Volume and Pod Unit Files
  • Read SELinux AVC Denial Log Simple Guide for Noob
  • How Check and Fix SELinux Block Things in Fedora Linux
  • How Actually SELinux is Work?
  • How to Install Elementary OS 8 Easy and Make It Good
  • How to Install UniFi OS Server on Ubuntu Linux Without Cloud Key
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme