
Laporan baru dari The Information hari ini mengatakan bahwa Apple sedang meneliti cara menggunakan Vision Pro untuk mendiagnosis dan menangani masalah kesehatan mental. Menurut ceritanya, Apple ingin menggunakan rangkaian kamera dan sensor Vision Pro untuk mendeteksi kapan pengguna mungkin mengalami “depresi, kecemasan, stres, atau gangguan stres pascatrauma.”
Mengutip orang-orang yang “memiliki pengetahuan langsung tentang masalah ini”, laporan The Information menguraikan bahwa Vision Pro dapat mendeteksi masalah kesehatan mental ini dan kemudian “menampilkan gambar dan suara yang dapat meningkatkan emosi pemakainya.”
Misalnya, Apple telah membahas penggunaan sistem pelacakan mata dan kamera Vision Pro untuk mengukur bagaimana seseorang “mengekspresikan perasaan atau emosi”, yang disebut sebagai “pengaruh” pengguna.
“Afek datar” atau ekspresi tanpa emosi bisa menjadi tanda seseorang menderita skizofrenia, autisme, depresi, kerusakan otak, atau bahkan PTSD, misalnya. Anggota Grup Produk Vision Apple, termasuk pemimpinnya, Mike Rockwell, telah mencurahkan banyak waktu untuk mendiskusikan kemungkinan headset dalam bidang kesehatan dan telah merekrut pakar kesehatan untuk mengeksplorasi fitur-fitur tersebut pada perangkat tersebut, kata salah satu sumber.
Ide lain yang muncul di dalam Apple adalah menggunakan kamera pelacak mata Vision Pro untuk “mendeteksi pelebaran pupil”, yang dapat “memberikan petunjuk tentang suasana hati seseorang,” kata cerita tersebut. “Kamera inframerah perangkat ini juga dapat mendeteksi pembengkakan di pembuluh darah mata, yang mungkin merupakan tanda awal gagal jantung.”
Karyawan Apple juga membahas bagaimana Vision Pro dapat “merasakan fluktuasi berat badan dalam tubuh seseorang” dan “menyaring penyakit seperti penyakit Parkinson.”
Meskipun laporan tersebut memperingatkan bahwa fitur-fitur ini mungkin tidak akan pernah dirilis, Apple telah “secara ekstensif mendiskusikan atau mengeksplorasi fitur kesehatan, kebugaran, dan kebugaran” untuk Vision Pro pada tahun ini.
Beberapa karyawan di Apple dikatakan skeptis dalam membuat klaim apa pun terkait kesehatan mental dan Vision Pro. Selain potensi hambatan peraturan dan hukum, ada juga kemungkinan bahwa fitur-fitur tersebut tidak akan berfungsi sebaik yang diharapkan Apple.
“Beberapa orang yang terlibat dalam upaya kesehatan Apple merasa skeptis tentang apakah perangkat tersebut bisa seefektif perawatan lain, seperti obat-obatan,” lapor The Information.
Ikuti Peluang : Threads, Twitter, Instagram, dan Mastodon.
Itulah konten tentang Apple ingin menggunakan kamera Vision Pro dan pelacakan mata untuk mendeteksi masalah kesehatan mental, kata laporan tersebut, semoga bermanfaat.