Ngaji Pasanan, Gus Yahya Ungkap Pengganti Semua Hal Kecuali Allah

Jakarta, KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, semua yang ada di dunia pasti ada gantinya kecuali Allah Ta’ala. Gus Yahya menyampaikan hal itu dalam video berjudul Jimat Ramadan #10: Semua yang Hilang Bisa Kembali, Kecuali..

“Semua hal yang hilang darimu pasti ada pengganti. Namun tidak ada pengganti saat engkau kehilangan Allah swt,” kata Gus Yahya dalam video yang diunggah oleh YouTube GusMus Channel, Rabu (13/4/2022).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2022-2027 ini kembali menegaskan bahwa segala sesuatu yang berpisah atau hilang dari seseorang pasti akan ada gantinya.

“Kalau yang lain-lain itu, segala sesuatu itu kalau kamu terpisah darinya, kamu kehilangan, kamu akan mendapatkan ganti,” tegas Gus Yahya dalam video yang ditonton , Senin (18/4/2022).

“Kalau kita kehilangan sandal, kita masih bisa mendapatkan ganti sandal yang baru. Kehilangan uang, bisa mendapatkan duit pengganti. Kehilangan suami atau istri pun masih bisa menikah lagi,” jelasnya disertai tawa para santri.

Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Rembang ini melanjutkan penjelasan makna dari orang yang benar-benar kehilangan. Jadi, semua hal itu pasti ada gantinya.

“Tapi, kalau kehilangan atau terpisah dari Allah swt itu tidak bakal ada gantinya. Kenapa begitu? Jika tidak ada Tuhan, memangnya mau mencari Tuhan selain Allah swt di mana lagi? Karena memang tidak ada Tuhan selain Dia,” ungkap Gus Yahya.

“Kalau kehilangan sandal, masih ada banyak sandal lainnya. Begitu pula pasangan ya juga begitu, masih banyak yang bisa menjadi penggantinya,” imbuh putra KH M Cholil Bisri ini.

Di akhir, keponakan dari KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) ini mempertegas jika seseorang yang kehilangan Tuhan atau Allah itu pasti tidak akan sanggup mencari penggantinya.

“Kalau Tuhan? Memangnya mau mencari ganti Tuhan di mana? Tidak ada. Karena satu-satunya memang itu (Allah swt) dan Dia tidak ada gantinya,” pungkas Gus Yahya.

Kontributor: Ahmad Hanan Editor: Musthofa Asrori

Artikel ini di kliping dari www.nu.or.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.