PCNU Banyuwangi Peringati Haul Ahli Badar Bersama Ribuan Aktivis NU

Banyuwangi, PCNU Banyuwangi memperingati Haul Ahli Badar di Lapangan Watukebo, Blimbingsari, Kamis (21/4/2022). Mengundang 1.300 peserta terdiri dari jajaran Ansor, Banser, Pagar Nusa, dan Lazisnu. Kegiatan bertajuk Haul Ahli Badar, Apel Banser, dan Pagar Nusa ini berlangsung ramai dan khidmat.

Hadir dalam acara itu jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, M Nabil Haroen (Gus Nabil), Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu, Dandim 0825, Danlanal dan Forkopimka Blimbingsari.

Haul Ahli Badar ini untuk mengenang dan mendoákan 313 Ahli Badar yang bertempur dalam Perang Badar al-Kubra, peristiwa besar bersejarah yang menentukan masa depan Islam dan kaum muslimin.

Perang ini terjadi pada 17 Ramadhan 2 Hijriyah (13 Maret 624 Masehi) dan dikenal sebagai perang ideologi bertemunya dua kekuatan yaitu pasukan Muslim dengan kafir Quraisy. Sebanyak 313 pasukan Muslim yang merupakan orang-orang terbaik mengalahkan pasukan kafir Quraisy yang berjumlah 1.000 orang.

Ketua PCNU Banyuwangi HM Ali Makki Zaini dalam sambutannya bercerita tentang sejarah Perang Ahli Badar secara runtut dan jelas sesuai kitab Anwarul Fajr fi Fadhaili Ahlil Badar.

Gus Makki bercerita bagaimana Pasukan Nabi Muhammad SAW yang hanya berjumlah 313 orang bisa memenangkan perang melawan 1000 orang kaum musyrikin. Salah satunya adalah taktik dan strategi Nabi dalam memprediksi jumlah kaum musyrikin sebelum menuju ke medan perang.

“Nabi bertanya kepada seseorang dari kaum musyrikin tentang jumlah unta yang biasa disembelih untuk konsumsi makan seluruh pasukan mereka. Dari situ, Nabi dengan mudah memperkirakan jumlah mereka. Akhirnya bisa lebih mempersiapkan pasukan untuk berperang sehingga menang,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Pagar Nusa Nabil Haroen (Gus Nabil) menutup rangkaian sambutan dengan berpidato di tengah ribuan pasukan Banser dan Pagar Nusa. Ia menyampaikan rasa bangga dan bahagia bisa menghadiri acara besar dan bersejarah ini.

“Peringatan Haul Ahli Badar ini sangat penting dalam rangka mengingatkan kembali pada generasi muda untuk mengambil hikmah peristiwa besar Perang Badar yang dimenangkan oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Rasulullah,” kata Gus Nabil.

Pria asal Magelang Jawa Tengah ini lalu menutup sambutannya dengan mengijazahkan sebuah amalan dari KH Ali Maksum Yogyakarta kepada seluruh Anggota Ansor Banser dan Pagar Nusa yang hadir.

Di akhir acara, PCNU Banyuwangi membagikan tali asih berupa sarung kepada 1300 pasukan Ansor Banser, Pagar Nusa, dan Lazisnu yang hadir. Pembagian sarung ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun bertujuan untuk menguatkan alaqah bathiniyah (ikatan batin) sesama warga Nahdlatul Ulama.

Kontributor: Anang Lukman Editor: Musthofa Asrori

Artikel ini di kliping dari www.nu.or.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.