Cara Membuat Data DMARC Untuk Domain Anda

Apa itu DMARC?

Domain-based Message Authentication, Reporting, and Conformance (DMARC) adalah spesifikasi teknis untuk otentikasi email yang dikembangkan bersama oleh Internet Engineering Task Force (IETF) dan DMARC.org. DMARC memungkinkan pengirim email membuat data DMARC di DNS yang memberi tahu penerima apa yang harus dilakukan jika email yang dikirim tidak lulus pemeriksaan autentikasi SPF atau DKIM.

Dalam posting blog ini, kami akan menunjukkan cara membuat data DMARC untuk domain Anda menggunakan Alat pelaporan DMARC gratis dari DMARC.org.

Cara Membuat Data DMARC untuk Domain Anda

A Data DMARC adalah jenis data TXT yang membantu mencegah spoofing email.

Untuk menghasilkan data DMARC untuk domain, Anda harus membuat data TXT di DNS dengan nilai berikut:

 _dmarc.example.com TXT "v=DMARC1; p=none; rua=mailto:[email protected]; fo=1;"

Detail tentang record di atas:
_dmarc.example.com – Apakah nama record DNS, di mana example.com adalah nama domain Anda.

  • TXT – Apakah jenis catatan DNS v=DMARC1 menunjukkan bahwa ini adalah catatan DMARC.
  • p=none – menentukan bahwa tidak ada tindakan yang harus diambil jika validasi DMARC gagal.
  • p=none: Memantau lalu lintas email Anda. Tidak ada tindakan lebih lanjut yang diambil.
  • p=karantina: Mengirim email tidak sah ke folder spam.
  • p=reject: Kebijakan akhir dan tujuan akhir penerapan DMARC. Kebijakan ini memastikan bahwa email yang tidak sah tidak terkirim sama sekali.
  • rua=mailto:[email protected] adalah alamat email untuk mengirim laporan harian.
  • fo=1, mengatakan bahwa semua kegagalan harus dilaporkan.

Anda juga dapat menggunakan beberapa opsi lagi dengan data DMARC seperti yang dijelaskan di bawah ini:

  • ruf=mailto:[email protected] menentukan ke mana laporan forensik DMARC harus dikirim.
  • pct=50 mengatakan bahwa 50% email akan diverifikasi DMARC.

Secara default, semua email diverifikasiMengapa Anda memerlukan DMARC untuk Email

DMARC adalah protokol keamanan penting yang membantu melindungi pengguna email dari serangan spam dan phishing. Dengan mengautentikasi pengirim email, DMARC membantu memastikan bahwa hanya pesan dari sumber yang sah yang dikirim ke kotak masuk.

Selain itu, DMARC menyediakan mekanisme untuk melaporkan aktivitas mencurigakan, yang memungkinkan organisasi mengidentifikasi dan merespons potensi ancaman dengan cepat. Karena email terus menjadi sarana komunikasi utama bagi bisnis dan konsumen, DMARC memberikan lapisan perlindungan penting terhadap serangan cyber yang jumlahnya terus bertambah.

Bagaimana Cara Kerja DMARC?

DMARC adalah singkatan dari Domain-based Message Authentication , Pelaporan, dan Kesesuaian. Ini adalah protokol autentikasi email yang dibuat berdasarkan protokol SPF dan DKIM yang ada untuk membantu memastikan bahwa hanya email yang sah yang dikirim ke kotak masuk Anda.

DMARC berfungsi dengan memverifikasi bahwa domain di bidang “Dari” email cocok dengan domain email server yang mengirim pesan. Jika domain tidak cocok, maka email tersebut dianggap penipuan dan tidak terkirim.

DMARC juga menyediakan mekanisme pelaporan email yang gagal autentikasi, sehingga pengirim dapat diberi tahu dan mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut. Pada akhirnya, DMARC membantu melindungi pengguna email dan penyedia email dari spam, phishing, dan bentuk penipuan lainnya.

Referensi tecadmin.com