Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

GP Ansor Aceh Dukung Wacana di Lhokseumawe

Posted on January 9, 2013

BANDA ACEH – Instruksi Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya terkait larangan duduk mengangkang sudah menjadi pembicaraan publik dunia. Sayangnya, sejumlah pihak yang ikut mengomentari wacana Suaidi Yahya tidak memberikan tanggapan yang konstruktif. Lebih buruk dari yang diharapkan, justru sejumlah pihak menjadikan isu ini sebagai bahan untuk menjatuhkan Aceh di mata dunia.

“Ada juga yang sekedar mencari sensasi dengan alasan logika yang terlalu dipaksakan. Entah itu kalangan politisi, pengamat sosial, orang-orang yang melebeli diri pejuang HAM dan gender. Padahal inikan baru tahapan sosialisasi. Belum jadi Perda. Harusnya kritik konstruktif yang diberikan,” ujar Ketua GP Ansor Aceh Samsul B Ibrahim kepada wartawan, Selasa (8/1/2013).

Penting diketahui oleh semua pihak sambung Samsul, instruksi larangan duduk mengangkan di Kota Lhokseumawe masih berupa himbauan. Himbauan ini belum bersifat mengikat karena Pemerintah Kota Lhokseumawe masih membutuhkan masukan dari berbagai stakeholder masyarakat. Hal itu bermakna, Pemerintah Kota Lhokseumawe di bawah Pemerintahan Suaidi Yahya dinilai mengedepankan asas partisipatif sehingga dimungkinkan adanya ruang diskusi antara masyarakat dan pemerintah.

“Himbauan ini kan baru diedarkan 2 Januari 2013 kemarin. Dan himbauan ini akan berlaku untuk dua bulan ke depan. Artinya masih ada waktu untuk didiskusikan dan dikritisi secara kontruktif. Lah nyatanya beberapa pihak terlalu latah. Mereka justru menghujat, menjatuhkan, dan tidak menghargai usaha pemerintah,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, hingga saat ini instruksi larangan duduk mengangkang tidak dijadikan masalah yang sangat besar oleh warga Lhokseumawe. Sebagaimana yang diharapkan Suaidi, kalangan PNS di jajaran pemerintah setempat sudah mulai menjadikan instruksi tersebut sebagai gaya hidup baru para perempuan Lhokseumawe.

Di luar itu, perempuan Lhokseumawe secara umum juga mulai memahami mengapa instruksi larangan duduk mengangkan dinilai penting direspon secara positif. “Kontra tidak mungkin tidak ada. Tapi perempuan Lhokseumawe secara umum tidak melihat ini masalah besar. Lagian siapa juga yang mau mengendarai kendaraan cepat-cepat sampai 120 km/jam. Jadi duduk menyamping itu dianggap baik buat mereka,” ujar Samsul.

Apalagi sambungnya, instruksi itu juga merupakan rekomendasi kalangan ulama dan tokoh adat. Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA), dan Majelis Adat Aceh (MAA) tidak mungkin mengeluarkan rekomendasi yang bertentangan baik dari hukum positif yang ada di Aceh, begitu juga dalam pendekatan hukum Islam.

Bagi GP Ansor Aceh sendiri, larangan duduk mengangkang bukanlah kebijakan yang merugikan masyarakat atau perempuan secara khusus. Instruksi ini akan memperkecil potensi kecelakaan lalu-lintas, karena pengendara sepeda motor tidak memungkinkan mempercepat laju kendaraan di atas standar kecepatan berlalu-lintas dalam perkotaan. Instruksi ini juga akan menjadi khazanah budaya masyarakat Aceh yang tidak akan dijumpai di tempat lain.

“Akan menjadi manifesto budaya. Nah kalau mau belajar soal bagaimana pemerintah menjaga perempuan, silahkan belajar di Lhokseumawe,” pungkasnya sembari tersenyum.

via NU Online

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • Inilah Aturan Baru Penugasan Guru Non-ASN 2026, Nasib Kalian Ditentukan Sampai Tanggal Ini!
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Banten 2026 Biar Proses Masuk Sekolah Jadi Makin Lancar
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • How to build a smart voice agent with the AssemblyAI Voice Agent API and Universal-3 Pro for high-accuracy conversations
  • How to create Cinematic AI Kungfu Movie using Flower.ai and SeaDance 2.0
  • How to Build a Professional Headless Shopify Store from Scratch with the New Shopify AI Toolkit and Claude Code
  • How to Use Nvidia Nemotron-3 Nano Omni for Advanced Multimodal AI Reasoning
  • How to use Google Gemini Deep Research to automate professional analysis and save hours of work every week
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme