Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

KH Bukhori Masruri: Pesantren, Filter Modernitas Paling Pas

Posted on June 3, 2013

YOGYAKARTA – Kemajuan teknologi zaman modern saat ini yang begitu cepat, sehingga membuat orang tidak memikirkan bahayanya. Dunia modern tanpa filter itu akan merusak dan tidak ada filter yang paling pas selain ajaran agama yang diajarkan di dalam pesantren.

Demikian disampaikan KH Bukhori Masruri dalam pengajian akbar dalam rangka memperingati haul ke-9 Almaghfurlah KH Asyhari Marzuqi, Pesantren Nurul Ummah, Sabtu (1/6) di Pesantren Nurul Ummah Kota Gede, Yogyakarta.

KH Bukhori Masruri, yang merupakan teman mondok Almaghfurlah KH Asyhari Marzuqi, sang pendiri PP Nurul Ummah tersebut menyampaikan tingginya rasa ikhlas dalam diri Kiai Marzuqi.

“Selama 15 tahun beliau mondok di Irak. Jarang-jarang orang mau jadi Kiai pondok setelah itu, kalau tidak karena rasa ikhlasnya yang tinggi,” ungkapnya.

KH Bukhori pun menceritakan tentang dawuh Kiai Ali Maksum dahulu kala kepada santrinya. Saat itu Mbah Kiai Ali Maksum mempersilahkan para santrinya untuk mencuri kelapa di depan rumahnya, asalkan tidak ketahuan, berarti halal. Hal itu sebagai gambaran betapa tingginya rasa ikhlas Kiai Ali Maksum.

“Karena kalau Kiainya tidak ikhlas, berarti kan santrinya maksiat. Nah, kalo sudah maksiat kan nanti ilmunya tidak bermanfaat. Seperti kata-katanya Imam Syafi’i, wa nurullahi la yuhda lil’ashi (dan cahaya Allah itu tidak ditunjukkan pada orang yang melakukan maksiat). Itulah yang dikhawatirkan Yai Ali Maksum,” papar Kiai dari Semarang malam itu.

Menurut dia, da’i-da’i sekarang banyak yang ketika memahami surat Al-‘Alaq yang merupakan wahyu pertama Nabi Muhammad SAW, hanya sebatas pada iqra` saja, yang artinya adalah membaca. Padahal masih ada lanjutannya, yakni iqra` bismi rabbika alladzi khalaq. Maknanya adalah, tidak hanya sekedar perintah membaca belaka, namun juga membaca dengan menyebut nama Allah (baca: mempelajari agama).

“Intinya adalah, orang berilmu tanpa iman itu ya nggak bisa. Begitu pula sebaliknya, orang beriman juga harus berilmu. Karena iman tanpa ilmu itu nggeladrah (percuma), dan ilmu tanpa iman itu nggeragas (rakus),” tandas Kiai.Kiai Bukhori juga sempat menyitir fenomena korupsi yang sedang melanda negeri ini.

Menurutnya, orang yang korupsi itu terlalu menganggap remeh soal dosa, dan menganggap bahwa semua dosa yang telah dilakukannya bisa dihapus dengan, misalnya, melaksanakan ibadah haji berkali-kali. Padahal tidaklah semudah itu.

Pencipta lagu qasidah Perdamaian itu pun kemudian menjelaskan tentang cara mengajarkan Islam pada orang awam, dimana selama ini, orang yang baru mau belajar Islam sudah dicekoki dalil yang beraneka ragam, yang terkadang justru menimbulkan kebingungan di benak orang yang akan belajar tersebut.

“Seperti itu kan kurang tepat. Ibaratnya orang yang mau makan, maka nggak usah dikasih tahu terlebih dahulu tentang tata cara membuatnya, bahan-bahannya apa saja. Ya malah nggak jadi makan ntar,” ungkap Kiai Bukhori yang segera dikikuti gelak tawa hadirin.

“Kalau untuk konsumen, cukup diajari prakteknya aja dahulu, tidak perlu dalil. Nah, ketika nanti dia sudah suka, senang dan tertarik, barulah diberi tahu dalilnya,” tandasnya.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Game James Bond 007 First Light Siap Diluncurkan
  • Ini Cara Cek WhatsApp Di Hack atau Tidak + Tips Biar Lebih Aman
  • Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah
  • Inilah Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster, Kapan Rilis?
  • Rekomendasi Lima HP Murah 2 Jutaan dengan RAM 12 GB
  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme