Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PBNU Beri Perhatian Khusus Pengembangan NU Perkotaan

Posted on August 11, 2013

Jakarta, NU Online. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan pendidikan dan pertumbuhan ekonomi telah menimbulkan mobilitas sosial dan migrasi ke perkotaan. Hal ini juga telah menyebabkan terjadinya pergeseran di lingkungan NU yang telah pindah ke kota, termasuk Jakarta.

Dengan melihat perkembangan ini, PBNU akan memberi perhatian khusus pada pengembangan NU perkotaan.

“NU tak boleh hanya berkonsentrasi pada basis petani, tapi juga memperhatikan kaum buruh, para pedagang kaki lima maupun golongan berdasi. Sangat penting bagi NU untuk mengembangkan sayap organisasi ini,” katanya ketika membuka acara Konsolidasi Pengurus NU se-DKI Jakarta, Sabtu (9/4).

Dikatakannya, NU merupakan organisasi ulama yang didirikan di Surabaya, kota metropolitan terbesar saat itu, yang lebih maju daripada Bombay atau Kyoto saat itu. Walaupun NU bersifat metropolis, tetapi tetap populer, tetap menjaga komitmen rakyat kecil, yang saat itu diabaikan dan ditindas kolonial.

NU di DKI Jakarta, katanya diharapkan menjadi sosok ideal NU, karena tak hanya menjadi sorotan kekuatan nasional, tetapi juga sorotan kekuatan masyarakat internasional, sehingga citra positif NU terbangun, terutama dalam aspek kerukunan dan pardamaian.

“Mudah-mudahan NU DKI lebih maju dan lebih nampak berperan karena menjadi simbol NU secara nasional, pintu gerbangnya di DKI. Jangan kalah dari NU Jawa Timur,” katanya.

Sejarah panjang dakwah para ulama di perkotaan telah terjadi sejak dahulu. Kiai Said menjelaskan, kota seperti Banten dan Jakarta yang membangun adalah para ulama. Perjuangan ini harus terus dilanjutkan.

Sebagai NU yang berada di ibukota negara, NU DKI paling deras terkena pengaruh luas sehingga harus mampu menjadi benteng aswaja dan Pancasila, harus siap menyejukkan dan mengamankan ibu kota, karena hal itu sama dengan mengamankan negara.

“Diharapkan NU DKI dapat menjadi contoh, tantangan dan peluang terbesar ada di metropolitan. Bagaimana memajukan NU perkotaan, menggunakan SDM dan mandiri secara keuangan sehingga bisa mandiri dalam politik dan kebudayaan,” paparnya.

Pembagian peran antara syuriyah dan tanfidziyah harus berjalan dengan harmonis, yang mana syuriyah ngurusi ketakwaannya, sementara tanfidziyah mengurusi kesejahteraannya.

Ia juga mengingatkan, sebagai kelompok mayoritas, NU tidak boleh sombong dan siapapun minoritasnya harus dilindungi. Kang Said mengisahkan kekalahan kaum muslimin dalam perang Hunain karena kesombongan sehingga harus lari terbirit-birit sebelum akhirnya mampu menyatukan barisan.

Pada dasarnya warga Jakarta NU dan pernah menjadi basis NU yang kuat. Kini saatnya untuk mengembalikan kejayaan tersebut.

Terbaru

  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • Testing Baidu Ernie 5.1, ultra-efficient thinking mode to solve your most complex coding and reasoning challenges with ease
  • How to Evaluate AI Logic Performance Using DeepSeek V4 Flash Think and Gemini 3.1 Flash Light in Complex Reasoning Tests
  • How to Build Your Own Content Factory Using the New Google NotebookLM Intelligence Updates
  • How to Use DFlash for Blazing Fast AI Text Generation on Gemma 4 26B
  • How to Optimize Your AI Agent Using Compiled Knowledge Layers to Replace Traditional RAG Systems
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme