Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Santri Berpolitik, Mengapa Tidak?

Posted on September 11, 2013

Menurut para ulama, politik adalah wasilah (jalan; cara; alat). Bukan ghoyah (tujuan). Sebagai alat, Imam Al-Mawardi, ulama besar pengarang kitab fikih politik termasyhur mengatakan, politik jika dilandasi agama akan baik, dan politik agama jika disokong politik akan kuat.

Karena itu, kaum santri yang dedefinisikan sebagai muslim yang taat, tak boleh ikut-ikutan menganggap politik itu kotor. Justru santri harus mengontrol politik agar tetap berada pada jalur kebaikan. Negara justru harus dipegang oleh orang berkualitas santri. Agar politik bisa membawa rahmat bagi seluruh manusia.

Demikian disampaikan Ketua PWNU Jawa Tengah Muhammad  Adnan dalam acara Talkshow Pendidikan Politik Santri bertema “Moral Politik Santri dan Demokrasi Kerakyatan” yang diselenggarakan Komunitas Peduli Pendidikan (Koppen) Jawa Tengah bekerjasama dengan Dirjen Kesbangpol Kemendagri di halaman Ponpes Roudlotut Tholibin, Tugurejo, Semarang, Sabtu (16/4) malam lalu. Acara dihadiri ratusan santri berbagai Pondok Pesantren Kota Semarang dan Kendal, serta warga masyarakat sekitar tempat acara.

“Santri berpolitik, mengapa tidak?,” tegas Adnan yang juga Dosen FISIP Undip ini.

Dikatakan mantan calon wakil gubernur Jateng ini, politik itu netral. Bisa baik bisa buruk tergantung siapa yang memegangnya. Karena itu ia mengajak para santri untuk tidak alergi kepada politik. Minimal tidak golput saat pemilu, maksimal bisa menjadi pemimpin negara seperti Gus Dur dan lain-lainnya.

Lebih lanjut alumnus Hiroshima University ini menambahkan, kaum santri yang diantaranya terwujud pada sosok kiai, relatif punya kendali moral yang baik. Sehingga tidak mudah melakukan dosa atau perbuatan tercela.

“Tidak bermaksud memastikan, saya husnudhon, santri itu punya kendali iman. Teladannya adalah Nabi Muhammad,” ujarnya.

Sifat-sifat Nabi yang mesti menjadi moralitas politik santri, terang Adnan, adalah siddiq (jujur), fathonah (cerdas), amanah (bisa dipercaya), dan tabligh (menyampaikan; memenuhi hak rakyatnya)

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Jateng Ali Mahfud mengatakan, rakyat Jateng yang mayoritas Islam, masih banyak yang miskin dan menderita. Mereka, kata Ali mayoritas warga NU yang notabene sebagai komunitas santri yang ada.

”Siapa lagi yang mau memikirkan dan memperjuangkan kalau kaum santri tidak mau terjun politik? Tentu politik yang tetap bermoral agama. Sedangkan orang non santri tidak bisa Anda harapkan?,” ucap anggota dewan asal PKNU ini.

Ali yang juga Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser GP Ansor Jawa Tengah ini melanjutkan, peta politik di Jawa Tengah masih belum berpihak kepada kepentingan rakyat, termasuk kaum santri. Para guru madrasah masih banyak yang hanya dibayar rokok di akhir bulan, serta fasilitas madrasah yang memprihatinkan

Ia mengajak hadirin untuk berpartisipasi pada pemilu mendatang dan memilih kaum santri untuk duduk menjadi anggota dewan. Agar perjuangan itu bisa berhasil.

“Saya harap para kiai dan para santri ikut berpartisipasi dalam pemilu mendatang. Jangan mau dibeli dengan uang. Pilih calon dari kalangan santri, agar madrasah dan para ustadnya kopen,” ajaknya.

Pembicara berikutnya, Kasi Pekapontren Kanwil Kemenag Prov Jateng Mu’izuddin menceritakan sejarah persinggungan santri dan politik.

Dikisahkannya, perjuangan rakyat melawan penjajah yang paling heroik, yang kemudian melahirkan hari Pahlawan 10 Nopember, tergerak oleh dikeluarkannya maklumat “Resolusi Jihad” oleh Hadlrotus Syeikh KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama.

Berikutnya, kata dia, perjuangan non kooperatif dan kooperatif terhadap penjajah Belanda, dimainkan perannya oleh kaum santri. Diantaranya KH Abdul Wahid Hasyim yang menjadi anggota BPU PKI dan ikut mendirikan RI bersama Bung Karno dan kawan-kawan.

“Santri selalu turun dalam kancah perpolitikan negeri ini. Perannya selalu besar dalam menjaga keutuhan republik. Hal monumental lain adalah dikeluarkannya keputusan Muktamar NU yang menyatakan Pancasila dan Demokrasi tidak bertentangan dengan Islam. Itu yang membuat negeri kita ini masih tegak sampai sekarang,” ungkap Muiz panjang lebar.

Terbaru

  • Inilah Lima HP Xiaomi Rp1 Jutaan Sudah Punya NFC
  • Apa itu Jabatan Panitera Muda Mahkamah Agung, Berapa Gaji & Tunjangannya 2026?
  • Inilah Kenapa Bisa Ada Sensasi Mencekam di Bangunan Tua
  • Apa itu Pengertian Frontier Market di Dunia Saham?
  • Apa itu Krnl Executor Roblox Mei 2026?
  • Inilah Cara Entry Nilai Rapor SPMBJ Jatim 2026 dan Berkas yang Dipersiapkan
  • Inilah 15 SMA Swasta Terbaik di Semarang Menurut Hasil SNBP 2026
  • Inilah Rekomendasi Motor Matic Paling Nyaman Buat Jarak Jauh 2026
  • Ini Jadwal dan Itinerary Liburan Long Weekend Tebing Breksi Yogyakarta
  • Game James Bond 007 First Light Siap Diluncurkan
  • Ini Cara Cek WhatsApp Di Hack atau Tidak + Tips Biar Lebih Aman
  • Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah
  • Inilah Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster, Kapan Rilis?
  • Rekomendasi Lima HP Murah 2 Jutaan dengan RAM 12 GB
  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme