Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Unipdu Jombang Kembangkan Pembelajaran Berbasis TIK

Posted on September 3, 2013

JOMBANG – Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang, Jawa Timur menyelenggarakan workshop dua hari tentang konsep peningkatan pembelajaran berbasis TIK atau Teknologi Informasi Komunikasi yang berakhir Ahad (1/9).

Kegiatan yang diikuti sejumlah mahasiswa dan staf pengajar ini diadakan di ruang pertemuan I kampus utama Unipdu di area Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang. Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor bidang Akademik, HM Zaimuddin Wijaya As’ad.
Gus Zu’em, sapaan akrabnya, menandaskan bahwa keberadaan media sosial semestinya mampu dioptimalkan untuk kegiatan yang bermanfaat. “TGF atau Twiter, Google dan Facebook merupakan media berbasis IT yang dapat digunakan untuk berbagai komuniksasi, baik ilmu pengetahuan, percakapan dan kebutuhan lain,” katanya.

Pengasuh Asrama Harun Inn ini juga mengharapkan para peserta dapat lebih interaktif dengan sejumlah perkembangan yang mengiringi perjalanan teknologi tersebut. “Ini adalah momentum yang tepat dalam upaya mengarahkan proses pembelajaran yang difasilitasi dengan menggunakan IT,” terangnya.

H Agus Zainal Arifin  saat memberikan materi mengingatkan peserta dan civitas akademika bahwa pembelajaran berbasis IT atau yang lebih akrab dengan sebutan online, sebagai pembelajaran yang tidak membatasi pertemuan antara dosen dan mahasiswa.

“Malah metode ini bisa memperluas akses para mahasiswa kepada dosennya,” ungkapnya.

Karena seperti diketahui, jam tatap muka antara dosen dengan mahasiswa dibatasi sekitar dua hingga tiga jam saja. “Tetapi dengan pembelajaran berbasis online, maka tidak akan ada lagi pembatasan waktu komunikasi,” kata Agus.

“Bahkan antara mahasiswa dan dosen dapat melakukan komunikasi dan mengakses informasi selama 24 jam sehari dan 7 kali dalam seminggu,” lanjutnya.

Mantan Rais Syuriah PCI NU Jepang ini juga menandaskan bahwa dalam dunia akademis tidak dikenal mahasiswa bodoh atau tertinggal. “Hanya saja para masiswa belum menemukan dosen yang baik,” katanya disambut senyum sejumlah peserta. Dalam pandangannya, para dosen dituntut untuk tampil sebagai pengajar dan juga pembimbing yang mampu memahami keadaan mahasiwa.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme