Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Ilustration

PBNU Matangkan Konsep Ahlul Halli wal Aqdi Jelang Munas

Posted on May 19, 2014

BANDUNG – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membahas konsep ahlul halli wal aqdi di Pondok Pesantren Al-Falah II, Nagrek, Bandung, Jawa Barat, Ahad (18/5). Diskusi tentang sistem rekrutmen pemimpin di NU ini digelar sebagai persiapan menjelang Munas dan Konbes NU 2014.

Forum yang dikemas dalam bentuk seminar tersebut diikuti sekitar 70 peserta dari unsur pengurus NU dan para kiai pondok pesantren di wilayah Jawa Barat. Turut berpartisipasi Katib Aam PBNU KH Malik Madani, Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin, Mustasyar PBNU KH Hafid Utsman, dan Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU KH Arwani Faisal.

Kiai Malik Madani menjelaskan, konsep ahlul halli wal aqdi diwacanakan kembali sebagai alternatif konsep cara pemilihan pemimpin di lingkungan NU setelah mencermati perjalanan muktamar dan konferensi di tingkat cabang dan wilayah selama ini.

“Pihak syuriyah mencatat adanya keprihatinan-keprihatinan. Ada seseuatu yang salah dalam sistem permusyawaratan kita ini, yang jika tidak kita tanggulangi akan merugikan jam’iyah NU dan Nahdliyin secara umum,” ujarnya saat membuka seminar.

Tidak Seperti Parpol

Menurut kiai kelahiran Madura ini, praktik pemilihan rais aam dan ketua umum NU yang diterapkan hingga kini tidak berbeda dari sistem rekrutmen ketua yang terjadi di partai politik. Melalui aturan satu orang satu suara (one man one vote), kemungkinan memilih calon terbaik (ashlah) yang tanpa kecurangan menjadi minim.

“Kita ini organisasi sosial keagamaan, bukan hizbun siyasiyun (partai politik), maka seharusnya kita menggunakan sistem rekrutmen pemimpin yang berbeda dengan hizbun siyasiyun,” tutur Kiai Malik.

Kiai Malik menggambarkan, ahlul halli wal aqdi dapat direalisasikan, misalnya, dengan cara meminta masing-masing dari 33 pengurus wilayah NU tiga usulan nama yang dipercaya memilih pemimpin, sehingga akan terkumpul 99 suara. Ke-99 usulan nama ini akan disaring kembali atas dasar suara terbanyak, hingga mengerucut kepada hanya sembilan nama saja.

“Nah, sembilan nama inilah, sesuai dengan jumlah bintang NU, yang akan menjadi ahlul ikhtiyar atau ahlul halli wal aqdi,” terangnya.

Sistem pemilihan yang mirip dengan ahlul halli wal aqdi, tambah Kiai Malik, pernah diterapkan pada Muktamar di Situbondo pada 1984. “Waktu itu ar-rijalul mukhtarun (sekelompok ulama yang terpilih) memilih KH Ahmad Shiddiq sebagai rais aam, dan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) sebagai ketua tanfidhiyah,” katanya.

Ahlul halli wal aqdi akan menjadi salah satu materi pembahasan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2014 di Pesantren al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, 13-15 Juni mendatang. Kesepakatan dalam Munas-Konbes tersebut akan dibawa pada forum Muktamar Ke-33 NU, 2015 nanti. Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme