Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Tutorial Docker: Mengenal Docker Container

Posted on May 6, 2014

Docker adalah sebuah project open-source yang melakukan otomasi pembuatan aplikasi didalam sebuah kontainer software. Docker pada mulanya dikembangkan oleh Solomon Hykes sebagai project internal di dotCloud, sebuah perusahaan PaaS (platform as a service), dengan beberapa koleganya seperti Andrea Luzzardi dan Francois-Xavier Bourlet. Docker sendiri merupakan evolusi dari teknologi propietary yang kemudian diubah sebagai project open-source seperti Cloudlets. Rilis open-source nya sendiri dilakukan pada Maret 2013. Pada saat tulisan ini dibuat, Docker telah mendapatkan 11.670 bintang, dilihat oleh lebih dari 806 orang, dengan lebih dari 415 orang kontributor dan di-fork lebih dari 1.889 kali di Github.

docker-logo

Seperti kita tahu kernel linux sendiri telah mempunyai cgroups sendiri yang berisi sumber daya yang terisolasi seperti CPU, memori, block I/O, jaringan dll, yang tidak butuh menjalankan virtual machine apapun, kernel ini juga menawarkan namespace yang secara utuh terisolasi dari sisi cara kerja sebuah aplikasi, seperti procress, jaringan, ID pengguna dan file sistem. Nah, konsep LXC lahir dengan mengombinasikan cgroups dan namespace yang ada untuk membuat sebuah lingkungan terisolasi bagi tiap aplikasi, dan Docker adalah salah satu software yang dibangun diatas konsep LXC, melakukan manajemen image, dan pembuatannya.

Menurut hasil analisis 451 Research, Docker adalah salah satu perangkat yang memaketkan sebuah aplikasi secara independen dalam kontainer virtual yang bisa berjalan pada Linux server. Cara ini menawarkan sebuah fleksibilitas dan portabilitas yang membuat sebuah aplikasi bisa dijalankan dimanapun, dalam cloud umum, cloud pribadi, bare metal dll.

Docker melengkapi kemampuan format kontainer yang ada seperti Linux Containers (LXC), dengan API tingkat tinggi yang menawarkan solusi virtualisasi ringan yang menjalankan sebuah proses secara terisolasi. Teknologi kontainer pada Docker bisa digunakan untuk membuat sistem distribusi yang bisa dijalankan secara otomatis pada satu mesin fisik atau satu instans per node. Dengan cara ini, tiap node bisa dibuat sebagai sumber daya yang tersedia sebagai platform as a service (PaaS), sebuah gaya pengembangan yang telah populer sebelumnya oleh Apache Cassandra, Riak dan sebagainya.

Docker mendukung integrasi dengan platform dan infrastruktur serupa, seperti Ansible, Chef, Jenkins, OpenStack Nova dari Red Hat, Puppet, Salt dan Vagrant.

Terbaru

  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme