Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

IPNU Siap Isi Kekosongan Ormawa NU di Kampus

Posted on November 13, 2014

Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Khaerul Anam HS menyarankan kepada PBNU untuk mempertimbangkan kembali rencana pendirian organisasi kemahasiswaan NU. PBNU perlu mencermati secara utuh organisasi NU di kampus yang sudah berkembang selama ini.

Seperti diketahui, PBNU menargetkan pada kepengurusan periode ini berhasil membentuk organisasi baru di tingkat mahasiswa yang berada langsung di bawah naungannya. Hal ini didasarkan pada amanat Muktamar ke-32 NU di Makassar yang kemudian ditegaskan lagi pada Rapat Pleno PBNU di Yogyakarta, 2011 lalu.

“IPNU sejak tahun 2000 sebenarnya telah mendeklarasikan berdirinya Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT), ya untuk mengisi kekosongan (organisasi kemahasiswaan NU) ini,” kata Anam di Jakarta, Selasa (11/11).

Ia mengatakan, di luar pimpinan komisariat di sekolah, pesantren, dan masjid, saat ini IPNU sudah memiliki pimpinan komisariat di tingkat kampus yang tersebar di berbagai provinsi, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan lainnya. IPNU menyatakan siap mengisi dan mengawal kaderisasi NU di kampus.

Anam juga mengkritik PBNU yang sempat ingin membatasi usia pengurus IPNU maksimal 20 tahun. Menurutnya, selain mengabaikan modul kaderisasi IPNU yang sudah berjalan sejak lama, kebijakan tersebut akan memangkas beberapa generasi di level kepegurusan pusat yang usia maksimalnya 29 tahun, kepengurusan wilayah (27 tahun), dan kepengurusan cabang (25 tahun).

IPNU, lanjut Anam, telah mapan dengan jenjang kaderisasi yang dimiliki, yakni Masa Kesetiaan Anggota atau Makesta yang umumnya diikuti pelajar usia 16-17 tahun, Latihan Kader Muda atau Lakmud (18-20 tahun), lalu Latihan Kader Utama atau Lakut (lebih dari 20 tahun).

“Dan perlu diketahui, komunikasi IPNU tidak hanya lintas organiasasi di internal NU tapi juga organisasi-organisasi kepemudaan (OKP) lain. Bahkan di beberapa daerah sampai audiensi dengan bupati dan para pejabat daerah. Ini tidak mungkin bisa diserahkan pada psikologi pelajar usia di bawah 20 tahun,” paparnya.

Hubungan dengan PMII

Anam mengakui, di kampus IPNU selama ini tetap menjalin hubungan baik dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi anak kandung NU tingkat mahasiswa yang memutuskan independen pada tahun 1972.

“Lagian tidak sedikit kok teman-teman PMII yang dulunya adalah kader IPNU. Cuma klaimnya kan memang selalu pada yang terakhir (PMII),” tutur pria yang pernah menjadi pengurus PMII di Sulsel ini.

Anam menjelaskan, di kampus IPNU memiliki cara lain dalam hal mengenalkan NU. Diakui, IPNU tidak banyak terlibat dalam perpolitikan kampus sebagaimana yang banyak dilakukan PMII. Namun, komunikasi tetap berlangsung baik, termasuk dengan KMNU (Keluarga Mahasiswa NU) dan Keluarga Besar NU (KBNU).

Anam juga memberi catatan tentang pengertian pelajar yang lebih luas. Ia menilai keliru jika pelajar hanya dimaknai sebagai siswa sekolah menengah, lalu dibedakan dari mahasiswa yang berada di jenjang lebih tinggi, yakni perguruan tinggi. Dalam pandangan IPNU, mahasiswa juga termasuk pelajar.

“Kita ini terlalu terkoptasi dengan definisi operasional pelajar dan mahsaiswa ala Kemendikbud,” terangnya.

Terbaru

  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • Testing Baidu Ernie 5.1, ultra-efficient thinking mode to solve your most complex coding and reasoning challenges with ease
  • How to Evaluate AI Logic Performance Using DeepSeek V4 Flash Think and Gemini 3.1 Flash Light in Complex Reasoning Tests
  • How to Build Your Own Content Factory Using the New Google NotebookLM Intelligence Updates
  • How to Use DFlash for Blazing Fast AI Text Generation on Gemma 4 26B
  • How to Optimize Your AI Agent Using Compiled Knowledge Layers to Replace Traditional RAG Systems
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme