Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Perjalanan “Kitab Putih” Syekh Wahbah Hingga Muktamar NU

Posted on August 14, 2015

Kabar wafatnya Ulama asal Suriah Syekh Wahbah Az-Zuhaili, belum lama ini (8/8), menjadi kehilangan tersendiri bagi dunia keilmuan Islam, khususnya di bidang fiqih. Seperti yang telah banyak diketahui, Syekh Wahbah merupakan salah satu ulama terkemuka asal Suriah di abad ini, anggota Dewan Fiqh di Makkah, Jeddah, India, Amerika dan Sudan.

Ia juga dikenal sebagai seorang cerdik cendikia (alim allamah) yang menguasai berbagai disiplin ilmu (mutafannin). Seorang ulama fiqih kontemporer peringkat dunia, pemikiran fiqihnya menyebar ke seluruh dunia Islam melalui kitab-kitab fikihnya.

Terdapat sebuah kisah tersendiri berkaitan dengan salah satu kitab karyanya, Al Fiqhul Islamy Wa Adillatuh. Seperti yang diceritakan salah satu pengajar di Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Surakarta, Kiai Abdul Aziz Ahmad.

Kitab tersebut termasuk “kitab putih” (al Kutubul Ashriyah) atau kitab-kitab karya ulama sekarang yang metode penulisannya mengikuti kaidah modern, yang memuat perbandingan madzhab dan pada beberapa permasalahan juga dipaparkan beberapa pendapat madzhab selain madzhab empat.

Kiai Aziz mengisahkan, persentuhan dengan kitab Al Fiqhul Islamy Wa Adillatuh berawal dari alm. KH Baidlowi (pengasuh Pesantren Sirojut Tholibin Brabo) yang kala itu masih tinggal di Pesantren Al-Muayyad.

“Pak Baidlowi dengan semangat menunjukkan kitab yang terdiri dari delapan jilid besar itu dan menjelaskan keistimewaannya. Misalnya, kitab tersebut menggunakan redaksi yang mudah difahami, rangkaian kalimatnya sederhana dan sistematikanya sesuai dengan kaidah kontemporer. Isinya adalah tentang fiqih dari semua madzhab (Hanafi, Maliki, Syafii, Hanbali) yang disertai proses penyimpulan hukum (istinbathul ahkam) dari sumber-sumber Hukum Islam baik yang naqli maupun yang aqli,” ungkap Kiai Aziz.

Karena bagusnya kitab Al Fiqhul Islamy Wa Adillatuh, Pak Baidlowi sangat menganjurkan para calon ulama atau para kiai mau membaca, mempelajari dan memilikinya. Atas anjuran tersebut, Kiai Aziz menjadi tertarik untuk membaca, mempelajari dan memilikinya. Akhirnya ia berhasil memiliki kitab tersebut seharga Rp 330.000.

Rujukan Bahtsul Masail

Setelah memiliki kitab karya Syekh Wahbah itu, ia menjadikannya untuk rujukan setiap ada kegiatan bahtsul masail di kalangan NU atau MUI. Termasuk, ketika PCNU Surakarta sedang giat-giatnya mengadakan bahtsul masail antara tahun  1997 hingga 2004.

“Mbah Kiai Abdurrochim, Mbah Kiai Daimul Ihsan, Mbah Kiai Abdul Wahab Shiddiq, Mbah Kiai Dasuki, Mbah Kiai Abdullah Asy’ari, dan para kiai sepuh lainnya, pada awalnya masih mempertanyakan apakah kitab ini mu’tabar dan bisa dijadikan rujukan atau tidak,” kata Kiai Aziz.

Namun setelah beberapa kali ia menunjukkan kepada beberapa kiai tersebut, khususnya Mbah Kiai Abdurrochim dan Mbah Kiai Daimul Ihsan, ternyata mereka sangat menyukai kitab ini. Bahkan beberapa kali mereka meminjam kitab tersebut untuk dipelajari (muthola’ah).

Pada waktu yang sama, ketika sering mengikuti forum bahtsul masail di tingkat PWNU Jawa Tengah, ia melihat belum ada kiai yang menggunakan kitab ini sebagai rujukan. Para kiai PWNU masih belum menunjukkan apresiasinya terhadap kitab fiqih dengan penulisan model baru ini, dan juga masih mempertanyakan mu’tabar atau tidak.

Dan ketika dirinya berkesempatan mengikuti bahtsul masail tingkat nasional – Pra Muktamar di Sukabumi 1990 – dalam komisi yang penulis menjadi anggota  tidak ada satupun kiai yang menggunakan kitab ini sebagai rujukan.

Ketika memberikan jawaban tentang hukum jual beli jangkrik dengan menggunakan kitab ini sebagai rujukan, dan kebetulan berbeda dengan jawaban Kiai Mas Subadar dari Pasuruan dan para kiai lainnya yang menggunakan ma’khodz kitab-kitab kuning, maka jawabannya dikesampingkan.

Waktu itu, Kiai Aziz mencoba menyampaikan jawaban: “wa yashihhu baiul hasyarot wal hawam kal hayyat wal aqorib idza kana yuntafa’u bih” (dalam Al Fiqhul Islamy Wa Adillatuh). Sedangkan para kiai menggunakan jawaban: “fala yashihhu bai’ul hasyarot” (dalam Fathul Wahab) dan “wa ammas shororotu faharomun ala ashohhil wajhaini kal khunfusa’i” (dalam Al Majmu’ Syarhul Muhadzdzab).

Namun demikian, pada sidang pleno akhirnya jawaban dengan rujukan Al Fiqhul Islamy Wa Adillatuh juga dipakai.

Ketika Muktamar NU ke-31 berlangsung di Donohudan Boyolali pada tahun 2004, PBNU meminjam kitab Al Fiqhul Islamy Wa Adillatuh miliknya. Kitab tersebut meskipun tergolong “kitab putih” telah diakui sebagai kitab yang mu’tabar oleh para ulama dan dapat dipakai sebagai rujukan dalam bahtsul masail tingkat nasional.

Karya-karya Syekh Wahbah juga kerap menjadi rujukan bagi berbagai komisi bahtsul masail, baik waqi’iyah (tentang peristiwa kasuistik), maudluiyah (tentang tema-tema tertentu), maupun qanuniyah (tentang perundang-undangan), termasuk pada Munas NU 2012 dan Muktamar Ke-33 NU belakangan ini. Karya master fiqih ini dirujuk lantaran dinilai menyediakan jawaban bagi persoalan kekinian yang jarang ditemukan di kitab-kitab klasik. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

 

 

Sumber terkait : Pak Baidlowi, Pemrakarsa Pengenalan Kitab Putih di Kalangan Kiai NU (Majalah Serambi Al-Muayyad)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Rekomendasi HP Oppo Murah Spek Mewah Tahun 2026 yang Nggak Bakal Bikin Kantong Kalian Jebol!
  • Inilah 15 Situs Nonton Film Gratis Legal 2026, Bye-Bye Iklan Ganggu dan Drama Situs Ilegal!
  • Inilah Beasiswa Bekraf Digital Talent 2026: Solusi Buat Kalian yang Mau Jago AI dan Makin Produktif
  • Inilah Cara Memilih Power Bank yang Aman Dibawa ke Pesawat Agar Tidak Disita Petugas
  • Inilah Bocoran Harga dan Spesifikasi Redmi K90 Max, HP Gaming Dimensity 9500 Termurah yang Segera Dirilis!
  • Inilah RedMagic Gaming Tablet 5 Pro, Monster Gaming dengan Layar 185Hz dan Chipset Snapdragon 8 Elite yang Bikin Melongo!
  • Inilah Kenapa IGRS Trending di X, Bocorkan Spoiler Penting Game 007 First Light Hingga Ending!
  • Inilah 5 HP Murah Terbaru dengan Baterai Jumbo yang Siap Masuk Indonesia 2026, Ada yang Sampai 7.800 mAh!
  • Inilah Alasan Kenapa Samsung Galaxy S27 Bakal Pakai 50 Persen Chipset Exynos, Qualcomm Mulai Ditinggalkan?
  • Inilah Vivo Y31d Pro, Smartphone “Badak” dengan Baterai 7000mAh dan Ketahanan Standar Militer
  • Inilah 11 Game Penghasil Saldo DANA Tercepat 2026, Cara Asyik Cari Cuan Sambil Rebahan!
  • Inilah Motorola Edge 70 Pro, HP Midrange Gahar dengan Baterai 6500 mAh yang Siap Meluncur!
  • Inilah Kode Redeem FF Max 15 April 2026, Buru Skin Undersea Splatter dan Item Eksklusif Bawah Laut Sekarang!
  • Inilah Bocoran Vivo X500 Series dan Kamera Vlogging Saku yang Bakal Bikin DJI Ketar-ketir!
  • Inilah 6 Rekomendasi HP Gaming Paling Murah April 2026, Main Game Berat Nggak Pake Lag!
  • Inilah Caranya Manfaatin SPayLater di Aplikasi ShopeePay Biar Keuangan Tetap Aman Saat Tanggal Tua
  • Inilah Perbedaan Durasi Reels IG dan FB Terbaru 2026, Ternyata Bisa Sampai 20 Menit Lho!
  • Inilah Cara Mengurus Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN), Syarat Lengkap, Biaya, dan Lokasi Pembuatannya
  • Inilah Cara Pakai Panel Zurra v2 FF Aim Lock Headshot, Simak Fitur dan Risikonya Sebelum Pakai!
  • Inilah Alasan Kenapa Sesi Akhir UTBK 2026 Nggak Lebih Sulit dan Penjelasan Lengkap Sistem Penilaiannya
  • Inilah Kenapa Tidak Bisa Login WA Web dan Solusi Paling Ampuh Biar Langsung Connect Lagi
  • Inilah Cara Mengatasi MyTelkomsel Oops Terjadi Kesalahan, Jangan Panik Dulu!
  • Inilah Cara Mengisi SKP Satpol PP dan Pranata Trantibum 2026 di e-Kinerja My ASN, Dijamin Anti Ribet!
  • Inilah Cara Akses IPTV Playlist M3U Indonesia Terbaru 2026, Nonton Ribuan Channel Tanpa Biaya!
  • Tutorial SEO Anchor Link: Cara Dapat Ranking di Google Lewat Strategi Link Building yang Aman
  • Inilah Huawei Pura 90 Pro, HP Flagship dengan Desain Kamera Segitiga Unik dan Performa Kirin yang Makin Gahar
  • Inilah 5 Rekomendasi Kipas Tangan Portable Cas Tahan Lama Biar Kalian Tetap Adem Saat Cuaca Panas Ekstrem
  • Inilah MacBook Neo, Laptop Termurah Apple yang Ternyata Punya Performa Gaming Gila!
  • Inilah Daftar Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Terbaik 2026 untuk Kerja Remote
  • Inilah Daftar Game Penghasil Pulsa 2026, Cara Cerdas Dapat Kuota Gratis Tanpa Keluar Duit Sepeserpun!
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Run Minimax M2-7 Locally: A Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Build Self-Driving Codebases with Async Agents and NVIDIA Hardware
  • How to create a professional AI influencer using Apob AI
  • How to Use AI-Powered Tools to Level Up Your Stock Market Research Game with Claude Code
  • How to Create Professional AI Content Without Showing Your Face
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme