Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

GP Ansor: Pilih Pemimpin Tegas Lawan Korupsi dan Kebodohan

Posted on October 27, 2015

Waykanan,
Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia, sekitar 852 pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota mendaftar ikut Pilkada serentak pada Desember 2015.

Gerakan Pemuda Ansor Waykanan di Lampung menilai, korupsi adalah salah satu permasalahan krusial bangsa harus dirampungkan melalui memilih pemimpin.

“Memilih pemimpin yang memiliki komitmen tinggi melawan korupsi dan kebodohan adalah langkah awal baik pada Pilkada serentak ini,” ujar Ketua PAC GP Ansor Way Tuba Kabupaten Waykanan Agung Rahadi Hidayat di Blambangan Umpu, Selasa (27/10).

Ia menegaskan, fokus jihad bangsa Indonesia saat ini adalah korupsi yang sudah merusak struktur tatanan bangsa hingga kampung. “Artinya lingkungan kita rusak. Dan lingkungan rusak tidak layak untuk kehidupan berkualitas. Sedangkan kebodohan memperparah dampak rusaknya tatanan kehidupan,” urainya.

Jenis korupsi harus dilawan, demikian Agung melanjutkan, adalah yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak. “Bila pembangunan bangsa produknya tidak maksimal, maka masyarakat banyak merugi atau mengalami kerugian massal. Lalu apa yang terjadi jika sudah demikian?” ujarnya.

Ia lalu menambahkan, kebodohan bisa dikarenakan faktor pribadi maupun kurangnya akses informasi. Orang yang tidak tahu ilmu, kata dia melanjutkan, maka akan kesulitan memecahkan persoalan. “Jika kita mau mewujudkan kehidupan berkualitas maka perlu tahu ilmu cara mencapainya. Lalu melakukan sebab untuk berakibat yang dicapainya,” papar Agung.

Menurutnya, cara melawan korupsi adalah mencari akar masalahnya, lalu mencari strategi menyelesaikanya, lalu melaksanakan aksinya. “Korupsi karena niat dan perbuatan pelaku yang didukung adanya celah atau kesempatan melakukannya dan lemahnya penegakan hukum yang dapat memberi efek jera. Ketiganya itu menjadikan korupsi subur di Indonesia saat ini,” ujar dia lagi.

Gusdurian Waykanan itu melanjutkan, penguatan kapasitas sumber daya manusia adalah strategi. Namun diperlukan pula tindakan pencegahan dan penerapan hukum yang adil.

“Kita sebagai pribadi, anggota masyarakat dan kader organisasi mempunyai andil besar untuk mengurangi korupsi di lingkungan kita sendiri kita yang menyebabkan lingkungan kita membaik atau tidak. Seberapa besar andil, bagian dan upaya serta kepedulian kita, maka seberapa baik tingkat kualitas kehidupan kita dan sekitarnya. Kita bisa menguji eksistensi manusia  bermanfaat bagi manusia lainnya dan rahmatan lil’alamin dengan cara seperti itu,” kata Agung.

Jika lingkungan sendiri baik baru akan bicara upaya melawan korupsi secara global. “Jika kita saat ini berada di daerah, maka mulainya dari memilih pemimpin yang komitmen melawan korupsi dan kebodohan,” tegas Agung.

Hal tersebut, menurut Agung, karena pemimpin yang akan mengeluarkan kebijakan. Baik dan buruknya suatu kehidupan berbangsa dan bernegara mulainya dari sini. Kebijakan yang baik dan dilaksanakan dengan baik maka akan berakibat baik.

“Maka kita bisa menilai komitmen para calon kepala daerah kita saat ini. Lihatlah cara mereka menjadi peserta Pemilukada. Apakah menggunakan cara-cara baik sesuai aturan berlaku? Lihatlah fenomena curi start kampanye, politik uang, ‘black campaign’, memberi keterangan palsu, itu kan membodohi masyarakat bukan? Ini korelasi dengan bagaimana melawan korupsi dan kebodohan bukan? Mestinya ini tidak terjadi agar pendidikan politik masyarakat membaik. Berikutnya adalah tugas aparat hukum untuk menindak tegas pelaku korupsi dan kita patut mendukungnya agar hukum berkeadilan,” demikian Agung Rahadi Hidayat menanggapi pesta demokrasi serentak. (Syuhud Tsaqafi/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • Ini Maksud Soal Tugas Guru Non-ASN Berakhir 2027!
  • Apa Itu Siscamling? Inilah Cara Mengaktifkan Paket Anti Spam Telkomsel
  • Sah, Nilai TKA Jadi Salah Satu Komponen Seleksi Siswa SPMB Secara Nasional 2026
  • Inilah 3 Lagi Pinjol Ilegal Menurut OJK Tahun 2026
  • Cara Login Proktor Browser OSN Mode Online, Uji Coba OSN Semua Jenjang Terbaru
  • Inilah Link Web Komunikasi OSN 2026 anbk.kemendikdasmen.go.id/osnk ANBK Kemendikdasmen untuk Simulasi
  • Inilah Jadwal Pembagian Deviden BBRI 2026, Siap-siap!
  • Ini Alasan Kenapa Followers IG Berkurang Sendiri Mei 2026?
  • Panduan Download vhd-osnk-2025_fresh versi 29.25.5.0 untuk Uji Coba OSN-K SMA SMP Sederajat 2026
  • Iniloh Syarat dan Komponen Nilai Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Nilai Rapor 2026/2027
  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Write Super Fast GPU Kernels in Python Using CUTLASS and JAX for Your Deep Learning Projects
  • How to set up OpenClaw and build your own local AI assistant plugins with ease
  • How to Create Stunning Cinematic AI Videos Using the New Higgsfield Canvas Node-Based Architecture
  • How to master Google Pomelli for automated on-brand marketing campaigns in minutes
  • Whats New in OpenClaw 5.6 Release?
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme