Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Pancasila Sakti Jika Diamalkan

Posted on October 1, 2015

Waykanan,
Ketua PC GP Ansor Waykanan Lampung Gatot Arifianto mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober harus bisa membuat Indonesia menjadi republik yang bertindak, bukan wacana, teks, atau seremonial.

Gatot menjelaskan, 1 Oktober biasa diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, tetapi hal itu belum menjadi ideologi yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Pancasila seolah lupa diimplementasikan dengan baik.

“Kamus Besar Bahasa Indonesia yang menjelaskan jika kesaktian itu berarti kepandaian atau kemampuan hingga hari ini belum menunjukkan hal tersebut dengan optimal,” tuturnya di Blambangan Umpu, 220 km sebelah utara Kota Bandarlampung, Kamis (1/10).

Menurut dia, pemahaman kata ‘kesaktian’ harus lebih luas, lebih ‘full shot’. “Bahwa PKI adalah sejarah yang tidak boleh dilupakan itu benar. Komunis harus diwaspadai juga silakan. Tapi fakta tidak terbantahkan, selain radikalisme atas nama agama yang mengancam kebhinekaan, musuh lain di depan mata ialah kapitalis dengan paham dan sistemnya yang membuat sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia hingga hari ini masih jauh panggang dari api,” jelasnya.

Pancasila dilahirkan untuk menjadi pandangan hidup bangsa, ideologi negara serta dasar negara. Pada 17 Agustus 1964, Bung Karno dalam pidatonya mengambil judul “Tahun Vivere Pericoloso” (vivere pericolosamente) atau disingkat TAVIP yang antara lain mengungkapkan tiga paradigma besar yang bisa membangkitkan Indonesia menjadi bangsa yang besar baik secara politik maupun ekonomi.

“Konsep tersebut biasa disebut dengan sebutan Tri Sakti yang merupakan penjabaran dari Pancasila, yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara sosial budaya,” ujarnya.

Dalam pidatonya saat itu, demikian Gatot melanjutkan, Bung Karno mengatakan: Pelajaran dari pengalaman yang sudah, dan jurusan untuk yang di muka, dua hal itu adalah penting-maha-penting dalam revolusi yang sedang berjalan, revolusi yang pada hakekatnya adalah satu perjalanan, satu proses, satu gerak.

“Sejauhmana proses kita dan sampai di mana gerak kita sekarang dibanding Jepang yang pada 6 dan 9 Agustus 1945 menerima nuklir ‘Little Boy’ dan ‘Fat Man’ dari Amerika Serikat?” ucapnya.

Dengan ideologi, ‘philosophische grondsag’ bernama Pancasila yang memiliki kesaktian, Indonesia patut menjadi republik pelaku sejarah yang berkarakter dan bermartabat di kancah Internasional.

“Ayo bersama kita buktikan jika Pancasila memang sakti dengan mengamalkan sila-silanya, dengan perbuatan-perbuatan positif untuk bangsa. Para pahlawan bangsa, pahlawan revolusi dan rakyat yang berkorban untuk berdirinya Indonesia tentu tidak menghendaki bangsa ini stagnan dan sakti dalam fantasi,” demikian Gatot Arifianto menanggapi peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada tahun ini yang mengambil tema “Kerja Keras dan Gotong Royong Melaksanakan Pancasila.”

Sementara Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bondowoso Muzammil mengkritik maraknya kegiatan atau wacana yang memperkuat ideologi Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia mengimbau kepada Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Bondowoso dan satuan koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Serbaguna (Banser) untuk menolak tegas ideologi tersebut.

“Karena ideologi itu bertentangan dengan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945,” tegasnya.

Muzammil juga menyapaikan imbuan kepada seluruh masyarakat Bondowoso dan elemen bangsa untuk ikut berperan aktif membentengi generasi muda dari ideologi komunis atau PKI.

Ia meminta Satkoryon Banser untuk berperan aktif mendeteksi dini gerakan komunis di daerah masing-masing. Kemudian melaporkan kepada Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bondowoso. (Syuhud Tsaqafi/Ade Nurwahyudi/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • ComfyUI SaaS Analysis: How to Optimize Workflow and Save Money on API Credits
  • How to access Kimi k2.6 for free to build professional software applications using Nvidia’s powerful AI infrastructure
  • Codex CLI New Feature: /Goal and It’s awesome
  • How to Build a Passive Income Machine with Faceless YouTube Channels
  • How to Use DeepSeek V4 Pro for Insane Coding Performance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme