Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Penetapan Hari Santri Tak Perlu Disambut Gaduh

Posted on October 20, 2015

Kendal, Penetapan Hari Santri Nasional 22 Oktober oleh Presiden Joko Widodo tidak perlu disambut gaduh dengan statemen terkesan prematur. Shuniyya Ruhama, Pengajar di PPTQ Al Istiqomah Weleri, Kendal, Jawa Tengah, Senin (19/10), menilai penetapan hari itu adalah hal wajar dan tidak akan mengkotak-kotakkan umat Islam dalam kategori santri dan nonsantri.

Ia lalu mengutip pernyataan tokoh ormas Islam tertentu yang menolak penetapan Hari Santri Nasional: “Santri identik dengan golongan yang kebutuhan agamanya terpenuhi. Sementara itu ada sebagian umat Islam yang nonsantri. Jadi, sebaiknya kita bina saja ukhuwah Islamiyah, jangan mengkotak-kotakkan umat dengan peringatan Hari Santri.”

Membaca statemen tersebut, demikian Shuniyya menambahkan, dirinya merasa mendapat kesan “wow”, terharu bercampur bahagia dengan pendapat luar biasa ini. Dengan logika sama, pernahkah terpikirkan peringatan hari-hari besar lain juga akan lucu jika dipertanyakan oleh yang bukan berasal dari orang atau kelompok yang memperingatinya?

“Contohnya Peringatan Hari Batik Nasional. Kalau dipertanyakan, bukankah kain Nusantara bukan hanya Batik. Ada Tenun, Ulos, Sasirangan, Jumputan, Cinde dan ratusan jenis lainnya. Mengapa hanya Batik saja? Apa perlu kita surati Presiden untuk membatalkan Hari Batik Nasional karena dinilai diskriminatif? Tentu tidak begitu bukan?” ujar Shuniyya.

Ia menambahkan, santri adalah komunitas besar yang jumlahnya puluhan juta orang. “Mengapa hari santri perlu diperingati, tentu saja jika ingin tahu ya harus jadi santri dulu supaya bisa mendalami dan menjawabnya. Di luar itu, sebaiknya ‘Pemirsa Harap Tenang’. Toh jika yang bukan santri, katakanlah kelompok yang merasa dirinya sebagai kaum abangan atau penyebutan lainnya mau bikin hari nasional, kenapa tidak? Silakan saja jika ingin membuat hari itu. Kami, dari pihak Santri tentu tidak bisa memprotes, karena tidak paham rasanya menjadi kelompok kategori tersebut,” tuturnya.

Shuniyya menilai, sang pemrotes kurang piknik. “Beliau sepertinya belum membaca, bahwa di Indonesia, di luar hari besar keagamaan juga ada hari-hari yang berhubungan dengan Islam. Sejauh ini tidak ada yang protes tuh. Yang tidak tahu ya tidak apa-apa. Yang tidak ikut memperingati ya juga tidak apa-apa. Tanggal 3 Januari adalah Hari Departemen Agama Republik Indonesia. Tanggal 22 Februari adalah Hari Istiqlal dan tanggal 31 Juli adalah Hari Korps Pelajar Islam Indonesia (PII). Mengapa harus merasa terganggu dengan dikukuhkannya Hari Santri Nasional. Dan apakah yang bukan santri merasa terkotak dengan hari ini? Tentu tidak bukan?” demikian Shuniyya Ruhama. (Gatot Arifianto/Mahbib)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • Ini Maksud Soal Tugas Guru Non-ASN Berakhir 2027!
  • Apa Itu Siscamling? Inilah Cara Mengaktifkan Paket Anti Spam Telkomsel
  • Sah, Nilai TKA Jadi Salah Satu Komponen Seleksi Siswa SPMB Secara Nasional 2026
  • Inilah 3 Lagi Pinjol Ilegal Menurut OJK Tahun 2026
  • Cara Login Proktor Browser OSN Mode Online, Uji Coba OSN Semua Jenjang Terbaru
  • Inilah Link Web Komunikasi OSN 2026 anbk.kemendikdasmen.go.id/osnk ANBK Kemendikdasmen untuk Simulasi
  • Inilah Jadwal Pembagian Deviden BBRI 2026, Siap-siap!
  • Ini Alasan Kenapa Followers IG Berkurang Sendiri Mei 2026?
  • Panduan Download vhd-osnk-2025_fresh versi 29.25.5.0 untuk Uji Coba OSN-K SMA SMP Sederajat 2026
  • Iniloh Syarat dan Komponen Nilai Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Nilai Rapor 2026/2027
  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Write Super Fast GPU Kernels in Python Using CUTLASS and JAX for Your Deep Learning Projects
  • How to set up OpenClaw and build your own local AI assistant plugins with ease
  • How to Create Stunning Cinematic AI Videos Using the New Higgsfield Canvas Node-Based Architecture
  • How to master Google Pomelli for automated on-brand marketing campaigns in minutes
  • Whats New in OpenClaw 5.6 Release?
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme