Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ketika Anak-anak SD Kumandangkan Nasionalisme lewat Puisi

Posted on November 2, 2015

Tegal, Halaman SMP Ma’arif NU Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (31/10) siang itu ramai dipadati anak-anak berseragam Pramuka. Sebagian berpakaian dengan motif berbeda, warna-warni. Mereka duduk lesehan di serambi halaman sekolah, tapi kebanyakan menempati kursi yang tersedia dengan peneduh atap terpal biru.

Di hadapan mereka panggung berukuran 4 x 6 meter dengan latar belakang merah-putih bertuliskan “Gebyar Puisi Kebangsaan” dengan barisan kalimat tema berbunyi “Pemahaman dan Kesadaran Tentang  Budaya Litersi”. Anak-anak SD/MI itu datang dari beberapa sekolah di Kecamatan Dukuhwaru dengan didampingi guru pembimbing mereka guna mengikuti ajang Lomba Cipta dan Baca Puisi yang diselenggarakan Komite Sekolah setempat. Momen ini dikaitkan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2015.

Untuk penjurian, pihak SMP Ma’arif NU Dukuhwaru selaku penyelenggara mendatangkan praktisi sastra, Dramawan Kondang Apito Lahire dan penyair Julis Nur Hussein. Proses penilaiannya dilakukan sehari sebelumnya. Terdapat 28 puisi karya pelajar SD/MI, termasuk 6 puisi karya siswa-siswi SMP Ma’arif NU Dukuhwaru.

Suci Nur Khasanah, siswa kelas V SDN Blubuk 06, lewat puisinya ingin kemerdekaan lebih dari sekadar seremoni. //Wahai… kawan pemuda-pemudi bangsa/lantangkan suaramu dan teriakkan kemerdekaan/bukan saat upacara bendera saja/tetapi resapi di hati tentang arti kemerdekaan//

Atau bagaimana Naya Nur Aulia Azzahra, siswa kelas V MI Miftakhul Ulum Gumayun melihat fenomena pembakaran hutan belakangan ini. //Kabut asap membumbung tinggi di angkasa/langit biru berubah menjadi kelabu/lihatlah saudara-saudara kita di sana/sesak napas, menangis meratap pilu//

Dan coba simak ketegasan seorang Rizqi Fajar Prasetio, siswa kelas IV SDN Blubuk 05. //Kawan, bangkitlah demi Indonesia/bergeraklah untuk maju/berikan kebanggaan untuk para pahlawan/jadilah rakyat Indonesia yang rukun dan bersatu//

Terhadap puisi-puisi itu ketua tim Juri Apito Lahire berpendapat, “Konsep yang mereka munculkan rata-rata menarik, bagaimana cara mengungkapkan kecintaan mereka terhadap negeri ini menjadi sesuatu yang sublim. Ada kejujuran sekaligus tanggung jawab dipadukan dengan tema serta gaya bahasa,” terangnya di sela-sela penjurian.

Sementara Julis Nur Hussein penyair yang juga pengurus Dewan Kesenian Kabupaten Tegal menambahkan bahwa kegiatan semacam ini perlu terus dibudayakan terutama di tataran jenjang pendidikan sekolah dasar dan menengah pertama. Sebab, menurutnya, dari sanalah dasar kemandirian berkreasi seseorang dimulai.

“Ini langkah yang cerdas yang dilakukan SMP Ma’arif NU Dukuhwaru. Kami sangat butuh figur seperti Bu Aifi yang berani berinisiasi dengan kegiatan cipta dan baca puisi ini,” imbuh Julis sembari mengacungkan jempolnya.

Kepala SMP Ma’arif NU Dukuhwaru Aifi Zulfiyah mengungkapkan, kegiatan ini terselenggara atas keprihatinan dirinya terhadap budaya menulis dan membaca yang belakangan ini semakin dilupakan masyarakat. “Saya prihatin dengan kecanggihan teknologi sekarang ini yang dimanfaatkan secara kurang berimbang antara sisi manfaat dan mudaratnya,” tuturnya.
 
Hasil rekapitulasi nilai dewan juri menyebutkan, sebagai juara 1 puisi “Kabut Asap” (Naya Nur Aulia Azzahra, MI Miftakhul Ulum Gumayun), juara 2 “Semangat Pemuda-Pemudi Bangsa” (Suci Nur Khasanah, SDN Blubuk 06), Juara 3 “Perjuangan Untuk Maju” (Rizqi Fajar Prasetio, SDN Blubuk 05), Harapan 1 “Teruntuk Pemuda-Pemudi Indonesia” (Revi Mariska SDN Gumayun 2), Harapan 2 “Tanah Airku” (Fajar Novian KH, MI Miftakhul Ulum Gumayun), dan Harapan 3 “Ikrar Pemuda Indonesia” (Jasmine Lintang Aurelia, SDN Pedagangan 03). Para pemenang selain mendapatkan tropi juga uang pembinaan yang besarannya bervariasi. (Red: Mahbib)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • Inilah Daftar Saham Farmasi di BEI Per Mei 2026, Pilih Mana?
  • Kesehatan Mental Itu Penting: Inilah Isi Chat Terakhir Karyawan Minimarket Sukabumi Bundir
  • Inilah Kampus Swasta Terbaik Jurusan Farmasi di Area Malang Raya
  • Cara Login EMIS 4.0 Kemenag Terbaru 2026 Pakai Akun Lembaga dan PTK Guru Madrasah Aktivasi
  • Survei Parpol Terbaru: Gerindra Unggul, PDIP Ketiga, PKB 5%
  • PKB Resmi Jalin Kerjasama dengan Institut Teknologi & Sains NU Kalimantan
  • Inilah Urutan Terbaru Pangkat TNI Angkatan Darat! (Update 2026)
  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Optimize Your AI Agent Using Compiled Knowledge Layers to Replace Traditional RAG Systems
  • How to Build Your Own AI SEO Tool for Free and Audit Websites Like a Professional Marketing Agency
  • How to Use Tinyfish.ai to Give Your AI Agents Real-Time Web Access for Free
  • How to Use Anthropic’s New AI Agents to Automate Your Financial Workflows Like a Pro
  • How to Secure Brand Deals Easily Using AI-Powered Professional Pitch Estimates in Just a Few Clicks
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme