Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Selamat Jalan Mas Slamet, Sang Aktor Perubahan

Posted on December 6, 2015

Pada Kamis, 03 Desember 2015 sekitar pukul 01:45 dini hari WIB, pesan singkat yang masuk membuat jantung berdetak kencang. Ucapan bendera PMII dikibarkan setengah tiang membuat jantung semakin berdebar: kabar Slamet Effendy Yusuf telah berpulang. Sempat tidak percaya dengan kabar duka yang ada. Sampai akhirnya kabar itu nyata, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu benar-benar menghembuskan napas terakhirnya. Tepatnya, Rabu, 02 Desember 2015 sekitar pukul 23.00 WIB, sosok yang sangat luwes itu menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

Mas Slamet, begitu beliau akrab dipanggil. Awalnya, nama Slamet Effendy Yusuf saya kenal sebagai salah satu tokoh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dari Kota Pelajar, Yogyakarta. Beliau sangat dikenal dikalangan aktivis PMII. Semasa mahasiswa, Mas Slamet mengawali proses menjadi aktivis di Rayon PMII Syariah (sekarang Ashram Bangsa), IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Bahkan Mas Slamet sering disebut sebagai Ketua Rayon pertama PMII Syariah, meski beliau sendiri menampiknya. Beliau membenarkan bahwa sebelum dirinya menjadi ketua Rayon PMII Syariah masih ada ketua Rayon sebelumnya, namun hingga kini belum ada data pasti siapa ketua Rayon PMII Syariah sebelum Mas Slamet mengembannya.

Di PMII, Mas Slamet dikenal sebagai deklarator Independensi PMII atau dikenal dengan Deklarasi Murnajati pada tahun 1971. Selanjutnya (1972), Mas Slamet terpilih sebagai ketua Cabang PMII Daerah Istimewa Yogyakarta. Dokumen sejarah menyebutkan PMII Yogyakarta adalah motor penggerak Independensi PMII. Saat itu, Mas Slamet menjadi juru bicara dalam memperjuangkan PMII agar terlepas secara struktur dari partai NU. Semangat berorganisasi yang dijalankan juga mengantarkan Mas Slamet terpilih sebagai Ketua Dewan Mahasiswa IAIN Sunan Kalijaga, Yogyarkarta (1973-1975).

Setelah lulus dari bangku kuliah, semangat Mas Slamet untuk melakukan perubahan semakin berkobar. Nama Mas Slamet muncul sebagai motor penggerak agar NU kembali ke Khittah 1926. Bersama tokoh-tokoh muda NU, Mas Slamet mendorong NU untuk fokus mengurusi hal-hal keagamaan, pendidikan, dakwah, sosial dan perekonomian sebagaimana hakekat NU didirikan oleh para Kiai.

Persiapan perumusan naskah khittah itu sebenarnya ditugaskan kepada Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Karena saat itu Gus Dur sibuk, perunusan naskah khittah akhirnya dilimpahkan kepada Mas Slamet. Bahkan pada Muktamar 1985 di Purwokerto, Gus Dur mengakui dengan jujur peran Mas Slamet dalam perumusan naskah khittah NU. Bahwa masih banyak yang mengira kalau naskah khittah NU itu Gus Dur yang menyiapkannya, padahal bukan. Saat itu Gus Dur mengatakan bahwa yang menyiapkan naskah khittah NU adalah orang Purwokerto, yang dimaksud Gus Dur adalah Slamet Effendy Yusuf. Keterlibatannya dalam persiapan naskah khittah menjadikan Mas Slamet selalu dijadikan Sekretaris Komisi Khittah pada muktamar selanjutnya (setelah Muktamar NU 1984 saat khittah NU diputuskan).

Pada tataran nasional, Mas Slamet merupakan salah satu aktor perubahan Undang-Undang 1945, kala itu beliau aktif sebagai Wakil Panitia Ad-Hoc I Badan Pekerja MPR (1999). Gagasan-gagasan segar beliau tertuang dalam melakukan perubahan ini. Menurut pandangannya, penerapan UUD 1945 yang terjadi pada dua rezim melahirkan model kepemimpinan yang sama. Artinya, baik Demokrasi Terpimpin maupun Demokrasi Pancasila, keduanya sama-sama bersifat diktatorial, otoriter dan koruptif. Hal itu dibuktikan dengan Ir. Soekarno menjadi Presiden seumur hidup dan Jend. Soeharto sebagai presiden yang selalu terpilih secara terus menerus hingga rentan waktu 30 tahun lebih.

Dari kejadian ini akhirnya Indonesia merasakan ada batasan yang jelas bagi jabatan Presiden, hubungan antar lembaga akhirnya didasarkan pada chek and balance, dan rakyatpun mendapatkan hak demokratiknya tanpa harus terkooptasi oleh superbody MPR dan lain sebaginya. Alasan-alasan itu kemudian menjadikan Mas Slamet turut bergumul dalam melakukan persiapan perubahan Undang-Undang Dasar 1945.

Kini, Mas Slamet pulang kehadirat-Nya. Diusianya yang ke 67 tahun (1948-2015) pria kelahiran Purwokerto tersebut menghembuskan nafas terakhirnya. Bahkan, Mas Slamet adalah tokoh sepuh yang pada Munas Kom-Bes NU 2014 dan Muktamar NU 2015 mendorong PMII untuk kembali secara struktural kepada NU. Sayang sekali, perubahan yang hendak dilakukan itu tidak sempat kita tanyakan. Sebagai aktor sejarah deklarasi independensi PMII, saya sebagai kader PMII menyesal tidak menggali kenapa beliau diujung usianya menginginkan PMII menjadi Banom NU kembali. Ada apa sebenarnya? Wallahualam.

Kami yakin, perjuangan jenengan tidak akan sia-sia. Kami yakin, amal ibadah jenengan akan dibalas dengan kebaikan-Nya. Kami yakin, Tuhan telah menyediakan tempat yang layak untuk jenengan di sisi-Nya.  Terkahir, doakan kami di sana, semoga kami selalu menjadi orang yang seperti jenengan, mendedikasikan hidup untuk kemaslahatan umat. Membawa nama baik PMII, mengharumkan nama baik NU dan selalu cinta Tanah Air. Kami semua adalah saksi akan kiprah jenengan di PMII, NU dan Bangsa

Selamat jalan sahabat, namamu akan selalu tercatat dalam sejarah PMII. Perjuangaanmu akan selalu kami lanjutkan.

Selamat jalan senior, semoga keluwesan dan kesederhanaanmu selalu menjadi pelajaran bagi kader PMII, kader NU dan seluruh generasi Indonesia.

Selamat jalan guru, terima kasih atas kisah, kasih, pengalaman dan segudang ilmu yang telah engkau berikan kepada kami semua.

Selamat jalan Mas Slamet, selamat jalan sang aktor perubahan. Allaahummaghfirlahu warhamhu waafihii wafu anhu.

Abdul Rahman Wahid, adalah kader Rayon PMII Ashram Bangsa, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • Inilah Cara Mendapatkan Rotten Seed di Fisch Roblox, Lokasi Rahasia di Toxic Grove Buat Unlock Toxic Lotus!
  • Inilah Cara Zakat Crypto Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Berdasarkan Aturan Resmi Pemerintah!
  • Inilah Perbandingan Airwallex vs Payoneer 2026: Jangan Sampai Profit Kalian Ludes Gara-Gara Biaya Admin!
  • Inilah Roadmap 7 Tahap Bangun Bisnis Digital dari Nol Biar Nggak Cuma Putar-Putar di Tempat!
  • Why Does the VirtualBox System Service Terminate Unexpectedly? Here is the Full Definition
  • Why is Your Laptop Touchpad Overheating? Here are the Causes and Fixes
  • How to Disable All AI Features in Chrome Using Windows 11 Registry
  • How to Avoid Problematic Windows Updates: A Guide to System Stability
  • What is Microsoft Visual C++ Redistributable and How to Fix Common Errors?
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme