Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mengulik yang Tak Banyak Dilirik

Posted on May 8, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Moh. Rofqil Bazikh

Sebagaimana esais yang sebenar-benarnya esais, saya percaya bahwa esai adalah ladang akrobat. Di sana tidak pernah terdapat sebuah pakem dan aturan yang mengikat penulisnya. Seorang penulis esai memang dikhususkan untuk bergaya sedemikian rupa. Maksudnya, memperlihatkan gaya-gaya tulisan yang memang dinilai  molek. Itu adalah salah satu hal yang menurut saya cukup menyulitkan di ranah esai. Selain tema-tema garapan yang memang harus menarik, persoalan bagaimana tema itu dibungkus juga menjadi kesukaran lain.

Tidak seperti tulisan ilmiah dan riset yang kecenderungannya pada tema-tema besar dan fantastis. Esai kadangkala hanya memerhatikan hal-hal yang kadang sepele tapi cukup menggelitik untuk dibahas. Itulah salah satu dari sekian banyak kesan yang saya ambil terhadapan buku ini. Penulisnya, yang notabene seorang akademisi, mampu membungkus gagasan-gagasannya dengan sederhana—kalau tidak disederhanakan. Perhatiannya terhadap dunia sekeliling memberi gambaran siapa dirinya. Seorang akademisi-esais yang memerhatikan hal yang jarang mendapat perhatian.

Namun, di saat yang bersamaan bukan berarti esai yang receh adalah nirkualitas. Sama sekali tidak. Sungguh, penulis memang memulainya dari hal-hal sederhana yang justru mengantarkan pada sebuah penjabaran luar biasa. Salah satu esainya dimulai dari pertanyaan-pertanyaannya di masa kanak. Ia mengakui bahwa sejarah memang berulang di lain kesempatan. Pertanyaan-pertanyaan di masa kanaknya juga mendera kepala salah seorang anaknya.
Baca juga:  Mengenal Kitab Pesantren (82): Al-‘Arbain fi Ushul ad-Din, 40 Butir Intisari ‘Ulumul Qur’an Karya Imam Al-GhazaliMengapa kita ada?
Salah satu pertanyaan dari bibir anaknya terlontar. Meskipun mengakui bahwa ia tidak akan menjelaskan hal njelimet kepada anaknya. Akirnya, ia juga menjelaskan hal-hal yang cukup berbobot kepada para pembaca. Semua bermula dari pertanyaan tentang eksistensi manusia hingga berlanjut kepada penjelasan tentang ruang dan waktu. Baginya, waktu tidak lebih dari siasat seorang manusia untuk menandai gerak materi. Waktu tersebut kemudian dirumuskan selalu maju ke depan dan disandarkan pada gerak materi, seumpama dari lahir hingga dewasa (hlm.90).

Kadang-kadang esainya penuh kontradiktif yang menyenangkan. Di satu sisi ia menolak tentang rasionalisasi cinta, tetapi di saat yang bersamaan cinta dijabarkan dari tesmak sains. Lagi-lagi hal tersebut menggugah, seminim-minimnya ia menolak membahas cinta dan romantisasi yang dangkal. Dikutipnya Agnes Pawlowski dan dinyatakan bahwa rasa cinta yang meletup di awal pada akhirnya juga punya batas. Tidak cukup sampai di situ, ia tambah kutipan dari Dr. Fred Nour. Salah seorang neurologis di Mission Viejo, California dan penulis buku True Love: How to Use Science to Understand Love.

Bagi Nour, cinta hanya soal zat kimia monoamine. Itulah yang membuat seorang Juliet meratap penuh sedih sampai akhirnya bunuh diri. Barangkali itu juga yang merasuki seseorang di belahan dunia lain yang putus cinta lantas mengakhiri hidupnya. Patut diingat, ungkapan dan perasaan tak dapat berpisah dari sang kekasih hanya bisa bertahan dua sampai tiga tahun. Puncaknya, itu pelan-pelan memudar dan cinta hanyalah hal yang biasa saja—meski jua tak membuat seseorang kapok jatuh cinta lagi dan lagi.
Baca juga:  Mengenal Kitab Pesantren (40): Memahami Seluk Beluk Ramadhan dengan Kitab Kanz al-Ghufran
Sebagaimana yang telah saya akui di muka, esai memang ladang akrobat. Siapapun bebas mengarahkan esainya ke arah mana saja ia kehendaki. Walau beberapa esainya terkesan sangat personal, tetapi masih cukup untuk menggelitik kepala kita bersama. Cuplikan kasih sayang salah seorang anaknya kepada beberapa ekor kucing sekaligus mempertegas cinta tidak butuh alasan logis. Ungkapan ‘sedalam mencintai, sedalam itu bakal terlukai’ tergambar jelas pada ratapan anaknya tatkala si kucing sampai ajal. Kehilangan yang dicintai merupakan salah satu alasan mencurahkan air mata sederas hujan, tulisnya.

Penulis telah melirik hal yang tak banyak diulik. Kalaupun banyak yang mengulik tema sejenis, setidaknya ia telah memaparkan dari sisi berbeda. Itulah sisi-sisi uniknya. Terlihat sangat sederhana, namun di beberapa bagian juga sanggup membuat pembaca mengerutkan dahi. Ia mengajarkan kepada pembaca eksplorasi dan improvisasi, mulai dari aspek tema hingga bentuk. Dalam hal yang paling minim, ia hendak berkata kepada pembaca “esai itu sederhana dan tidak selalu harus memusingkan kepala”.

Pandemi—salah satu tragedi terbesar abad ini—juga tidak luput menjadi perhatian. Ia mencoba merefleksikan pandemi dengan catatan yang sedemikian personal. Pandangan-pandangannya terkait fenomena yang melingkupi pandemi juga turut serta menghiasi di tiap sisi esai yang dibangun. Misalnya, ia mencoba membaca fenomena awan berupa siluet orang sujud yang ditafsirkan oleh banyak orang bahwa hal tersebut adalah teguran dari Tuhan. Lebih tepatnya diinterpretasikan sebagai himbauan Tuhan agar manusia mendirikan salat untuk menjegal pandemik.
Baca juga:  Masalah Kemerdekaan Pangan, dari Era Soekarno hingga Joko Widodo
Disanggahnya itu dan ia coba lihat dari sisi lain. Mula-mula, penulis mengimajinasikan bagaimana David Hume(seorang penganut mazhab empirisme) akan menertawakan hal tersebut jika seandainya bangkit dari kuburnya. Bahwa penafsiran semacam itu tidak lahir dari rasio, melainkan sebuah hasil abstraksi dari yang dilihat dan dirasakan oleh indra. Akhirnya, ia sampai kepada kesimpulan bahwa lelaku(usaha tafsir manusia atas fenomena awan sujud) hanya salah satu langkah untuk menenangkan diri di tengah kecamuk pandemi.  Sampai di sini jelas, betapa mencengangkan tulisan-tulisan remeh yang sejujurnya tidak bisa diremehkan.

Judul Buku    : Sebagai Laki-laki Saya Sangat Tersinggung

Penulis            : A.Z. Hamdi

Penerbit          : Gading Publishing

Tahun             : Februari, 2022

ISBN               : 978-623-98836-4-5

 

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Cara Terbaru Login dan Ubah Password Akun PTK di EMIS GTK IMP 2026
  • Inilah Batas Maksimal Zakat untuk Pengurang Pajak, Ternyata Begini Aturannya!
  • Inilah Cara Mengenali Aplikasi Bodong Penghasil Uang Agar Kalian Nggak Jadi Korban Penipuan Digital
  • Apa itu Error Kode LADK3 saat Buka Rekening Brimo? Dan Solusinya!
  • BOHONG??? Inilah Rincian Anggaran Makan Bergizi Gratis, Ternyata Uang Bahan Makanannya Nggak Sampai Rp15.000!
  • Inilah Tugas Proktor Ujian TKA SD/SMP 2026, Baca Dulu Ada Yang Beda!
  • Tips Pajak Coretax: Inilah Cara Memastikan Lembaga Amil Zakat yang Sah Agar Pajak Kalian Berkurang!
  • Kenapa FreeFire Advance Server Tidak Bisa Diunduh? Ini Penjelasannya!
  • Inilah Realita Biaya Hidup Mahasiswa di Bogor: Ternyata Nggak Semahal yang Kalian Kira!
  • Inilah Cara Blokir Email Spam di Gmail Biar Penyimpanan Nggak Gampang Penuh
  • Inilah Cara Aktivasi Keaktifan PTK di EMIS GTK IMP 2026 Biar Tunjangan Cair Lancar!
  • Inilah Cara Menilai Sumbangan yang Disetarakan dengan Uang Supaya Pajak Kalian Berkurang
  • Apa itu Pin di iMessage?
  • SKTP Nggak Muncul di Info GTK padahal Sudah Terbit? Ini Trik Rahasia Biar Data Langsung Update!
  • Ini Trik Nuyul Cari Cuan di Game Puzzle Farm 2026 Biar Koin Melimpah Tanpa Undang Teman
  • Inilah Ukuran Kertas Thermal 58mm ISO Di Word, Berapa dan Panduan Lengkap Memilihnya
  • Bukan Cuma Zakat! Ternyata Sumbangan Jenis Ini Bisa Ngurangin Pajak Kalian! Simak Penjelasannya
  • Inilah Caranya Mengajar Bahasa Indonesia di Amerika Serikat Lewat Beasiswa Fulbright FLTA 2026
  • Inilah 6 Rekomendasi HP yang Awet dan Tahan Lama Biar Kalian Nggak Gonta-ganti Terus!
  • Apa itu Proses BOP dan Psikotes BRI Life?
  • Ini Cara Input Tugas Tambahan Guru di EMIS GTK IMP 2026 Biar Jam Mengajar Aman!
  • APK Juice Pack Frenzy Penipuan? Benarkah Membayar atau Cuma Tipuan Iklan? Ini Faktanya!
  • Apakah Apk ReelAct Penipu? Mau Tarik 100 Dolar dari Reel Act? Cek Dulu Faktanya Biar Nggak Rugi Waktu!
  • Inilah Rekomendasi Game Turn Base Android dan PC Terbaik Buat Kalian yang Suka Strategi!
  • Inilah Cara Membuat Sertifikat di Canva dan Ukuran Standar yang Wajib Kalian Tahu
  • Inilah Aturan Zakat yang Bisa Jadi Pengurang Pajak Bruto Kalian, Sudah Tahu Belum?
  • Inilah Data Pendaftar KIP Kuliah 2026 Jalur SNBP dan Bocoran Kriteria yang Lolos!
  • Inilah Game Silent Hill: Townfall, Teror Psikologis Baru yang Bakal Bikin Kalian Gemetar di Tahun 2026!
  • Inilah Trailer Mortal Kombat 2, Johnny Cage Resmi Gabung dan Siap Hadapi Shao Kahn!
  • Inilah Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S26 yang Baru Meluncur, Ternyata Harganya Naik Segini!
  •  How to Fix ‘docs.google.com Refused to Connect’ Error in Windows 10/11
  • Aerynos Feb 2026 Update: Faster Desktops and Moss Performance Boost
  • Pangolin 1.16 Adds SSH Auth Daemon: What You Need to Know
  •  How to Fix Windows Audio Endpoint Builder Service Not Starting Errors
  • What’s New in elementary OS 8.1.1 with Linux Kernel 6.17?
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme