Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PineTab2: Tablet Linux Kembali Hadir, Cocok untuk Pengguna yang Ingin Berpetualang!

Posted on June 17, 2024

Kabar gembira bagi para pengguna Linux yang menginginkan perangkat mobile! PineTab2, tablet Linux yang ditenagai oleh sistem operasi DanctNix Arch Linux, kini kembali tersedia setelah sebelumnya sempat habis terjual saat masa pre-order.

PineTab2 mengusung spesifikasi yang cukup mumpuni untuk aktivitas komputasi sehari-hari. Jantung pacunya dipercayakan pada Rockchip RK3566 System-on-Chip (SoC) berkecepatan 1.8 GHz yang dilengkapi dengan empat inti Cortex-A55 64-bit ARM. Grafisnya didukung oleh MALI-G52 GPU. Saat ini, PineTab2 hadir dalam satu konfigurasi dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB.

Layar Jernih dan Fleksibilitas Penggunaan

PineTab2 dibekali layar sentuh kapasitif IPS HD 10.1 inci yang mampu menampilkan 16,7 juta warna dengan resolusi 1280×800 piksel. Aspek rasio 16:10 pada layar ini cocok untuk berbagai aktivitas, mulai dari membaca dokumen hingga menikmati konten multimedia.

Untuk mendukung produktivitas, PineTab2 dilengkapi dengan beberapa port, seperti USB 3.0, USB Type-C (yang berfungsi ganda sebagai port pengisian daya dan debug), dan output video HD.

Desain Kokoh dan Bobot Ringan

PineTab2 terbuat dari kombinasi logam dan plastik. Bodinya berukuran 242mm x 161mm x 9mm dengan berat 520 gram. Jika dipasangkan dengan keyboard detachable (dapat dilepas pasang) yang berfungsi sebagai pelindung dan penyangga, bobot totalnya menjadi 990 gram.

Kamera dan Konektivitas

PineTab2 memiliki kamera utama 5MP dengan lampu flash LED dan kamera depan 2MP. Dilengkapi juga dengan speaker stereo dan mendukung input audio melalui jack 3.5mm.

Untuk urusan nirkabel, PineTab2 menawarkan Wi-Fi 802.11 a/b/g/n dengan kemampuan dual-band dan Bluetooth 5.0. Namun perlu dicatat bahwa Pine64, selaku produsen PineTab2, menyatakan bahwa perangkat lunak PineTab2 masih dalam tahap pengembangan awal. Pengguna mungkin mengalami ketidakstabilan pada fungsi-fungsi tertentu seperti Wi-Fi dan Bluetooth.

Oleh karena itu, PineTab2 lebih cocok untuk pengguna yang nyaman menghadapi potensi ketidakstabilan perangkat lunak sebagai bagian dari fase adopsi awal.

Baterai Tahan Lama dan Sistem Operasi Fleksibel

PineTab2 dibekali baterai Li-Po 6000mAh yang dapat dilepas dan mendukung pengisian cepat 15W (5V 3A). Kapasitas baterai ini menjamin penggunaan perangkat dalam waktu yang lama, sesuai dengan kebutuhan komputasi mobile.

PineTab2 hadir dengan sistem operasi DanctNix Arch Linux bawaan. Namun, perangkat ini juga kompatibel dengan berbagai distribusi Linux lainnya, baik yang saat ini sudah tersedia maupun yang sedang dalam pengembangan. Informasi lebih detail mengenai spesifikasi teknis PineTab2 bisa ditemukan di halaman Wiki PineTab2 [link to PineTab2 Wiki page].

Harga dan Ketersediaan

PineTab2 pertama kali tersedia untuk pre-order pada 13 April 2023. Kabar baiknya, perangkat ini kini kembali tersedia seperti yang diumumkan Pine64 melalui akun Twitter mereka.

PineTab2 dibanderol dengan harga €395.00 (sekitar Rp. 6.2 juta). Paket pembeliannya termasuk tablet PineTab2 versi 2, keyboard detachable dengan lampu latar (berfungsi ganda sebagai cover dan stand), dan kabel pengisian daya USB-A ke USB-C. Selain itu, PineTab2 juga dilengkapi dengan garansi 2 tahun, sebagaimana yang tercantum di halaman produk Pine64.

PineTab2: Ideal untuk Pengguna Linux yang Ingin Bereksperimen

PineTab2 menjadi pilihan menarik bagi pengguna Linux yang menginginkan pengalaman komputasi mobile dengan sistem operasi open-source. Meskipun perangkat lunak masih dalam pengembangan awal, PineTab2 menawarkan fleksibilitas dan spesifikasi yang mumpuni untuk penggunaan sehari-hari.

Bagi pengguna yang menyukai tantangan dan ingin berpetualang dengan perangkat Linux terbaru, PineTab2 patut untuk dipertimbangkan.

Beli disini ya

Terbaru

  • Kenapa Amerika Melarang Produk Robot Vacuum Cleaner & Produk Robot Lain?
  • Rayap sebagai Tanda Ada Masalah Kelembapan di Bangunan
  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Lagi Rame Pesan Error Backend Returned Non-JSON Response di Web LPDP, Ini Cara Ngatasinnya Biar Gak Gagal Daftar
  • Info Link Download Logo dan Desain Spanduk HUT RI ke-81 Tahun 2026, Biar Gak Salah Pakai Aset Resmi
  • Lagi rame Privacy Extension WhatsApp Web error, kok malah gak bisa buram? Ini cara benerinnya biar chat gak diintip orang
  • Hati-hati pemain Free Fire, lagi rame link FF Mod Kipas Beta Testing V3 yang katanya bisa damage, aslinya aman mboten?
  • Sering muncul di ujian atau pelatihan digital, ini bedanya jenis-jenis AI biar nggak salah jawab

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme