Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

NanoPi R3S, Board RK3566 dengan dual gigabit Ethernet router

Posted on August 30, 2024

NanoPi R3S adalah Single Board Computer (SBC) dan router berbiaya rendah yang ditenagai oleh prosesor Rockchip RK3566. Dibangun dengan desain kompak dan hemat biaya, perangkat ini menawarkan berbagai fitur menarik untuk beragam kebutuhan, dari aplikasi IoT hingga solusi NAS sederhana.

Spesifikasi NanoPi R3S:

NanoPi R3S hadir dengan spesifikasi yang mengesankan untuk kelasnya:

  • Prosesor: Rockchip RK3566 Quad-core Cortex-A55 @ 2.0 GHz
  • GPU: Arm Mali-G52 MP2
  • NPU: 0.8 TOPS AI accelerator
  • VPU:
    • Dekoder video 4Kp60 H.265/H.264/VP9
    • Encoder video 1080p60 H.264/H.265
  • Memori: 2GB LPDDR4X
  • Penyimpanan:
    • Opsional 32GB eMMC flash
    • Slot kartu microSD
  • Antarmuka Layar: Konektor MIPI DSI 30-pin (Dokumentasi dan kompatibilitas layar belum tersedia)
  • Jaringan: 2x port gigabit Ethernet RJ45
    • WAN via Realtek RTL8111H PCIe to GbE controller (hingga 934 Mbps Tx & 936 Mbps Rx)
    • LAN via Realtek RTL8211E (hingga 934 Mbps Tx & 941 Mbps Rx)
  • USB:
    • 1x port USB 3.2 Gen 1 Type-A
    • 1x port USB-C untuk daya dan data
  • Debugging: Header UART 3-pin (baudrate 1.5 Mbps)
  • Lainnya:
    • Tombol Mask untuk pembaruan eMMC flash
    • Tombol pengguna
    • Konektor 2-pin untuk RTC
    • 3x LED pengguna untuk SYS, LAN, WAN
  • Daya: 5V via port USB Type-C
  • Dimensi: PCB: 57 x 57 mm; enclosure: 61.5 x 61.5 x 25 mm
  • Berat: 30 gram (tanpa casing), 144 gram (dengan casing metal)
  • Rentang Suhu: 0 hingga 80°C

Desain Kompak dan Hemat Biaya:

NanoPi R3S memiliki desain yang kompak dan mirip dengan NanoPi R5C, yang merupakan SBC dan router dual 2.5GbE. Perbedaan utama terletak pada fitur tambahan yang ditawarkan R5C seperti socket M.2 untuk WiFi & Bluetooth, port USB 3.0 tambahan, dan output video HDMI. R3S hadir sebagai alternatif yang lebih hemat biaya dengan fitur dual GbE, satu port USB 3.0, dan tidak memiliki M.2 socket.

Kinerja dan Pendinginan yang Optimal:

NanoPi R3S dibangun dengan prosesor Rockchip RK3566, yang menawarkan peningkatan kinerja signifikan dibandingkan pendahulunya, NanoPi R2S yang berbasis RK3328. Dengan desain yang efisien, R3S mampu menghasilkan panas yang lebih rendah dibandingkan R2S, terutama saat digunakan dalam casing metal.

Opsi Sistem Operasi yang Luas:

FriendlyELEC menyediakan berbagai pilihan sistem operasi untuk NanoPi R3S, termasuk:

  • Ubuntu Noble 24.04 Core
  • Debian 12 Core
  • OpenMediaVault 6.1
  • FriendlyWrt (fork dari OpenWrt 21.02 atau 23.05)

Semua sistem operasi tersebut berbasis Linux 6.1.x dan u-boot v2017.09. Anda dapat mem-flash OS ke eMMC melalui kartu microSD atau kabel USB-C menggunakan utilitas eFlasher, atau langsung boot dari kartu microSD. Dokumentasi dan gambar OS tersedia di wiki.

Perbandingan dengan NanoPi R2S:

NanoPi R3S dapat dilihat sebagai upgrade dari NanoPi R2S, yang menawarkan peningkatan kinerja, fitur tambahan seperti port USB 3.0 Type-A dan MIPI DSI, serta temperatur operasi yang lebih rendah.

Harga yang Terjangkau:

NanoPi R3S tersedia dengan harga mulai dari $30 tanpa eMMC flash, atau $35 dengan eMMC 32GB. Casing metal dapat dibeli terpisah dengan harga $5, sehingga total biaya untuk kit lengkap dengan eMMC 32GB dan casing metal adalah sekitar $40 plus biaya pengiriman.

Kesimpulan:

NanoPi R3S adalah pilihan yang sangat menarik bagi mereka yang mencari SBC dan router kompak, hemat biaya, dan bertenaga. Dengan dukungan sistem operasi yang luas dan kemampuan untuk menjalankan berbagai aplikasi, NanoPi R3S menawarkan fleksibilitas dan nilai yang luar biasa.

Terbaru

  • Kenapa Amerika Melarang Produk Robot Vacuum Cleaner & Produk Robot Lain?
  • Rayap sebagai Tanda Ada Masalah Kelembapan di Bangunan
  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Lagi Rame Pesan Error Backend Returned Non-JSON Response di Web LPDP, Ini Cara Ngatasinnya Biar Gak Gagal Daftar
  • Info Link Download Logo dan Desain Spanduk HUT RI ke-81 Tahun 2026, Biar Gak Salah Pakai Aset Resmi
  • Lagi rame Privacy Extension WhatsApp Web error, kok malah gak bisa buram? Ini cara benerinnya biar chat gak diintip orang
  • Hati-hati pemain Free Fire, lagi rame link FF Mod Kipas Beta Testing V3 yang katanya bisa damage, aslinya aman mboten?
  • Sering muncul di ujian atau pelatihan digital, ini bedanya jenis-jenis AI biar nggak salah jawab

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme