Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
rasio 1 banding 1 canva adalah

Ini Loh Ukuran A4, F4, A3, B5, A5 di Canva Biar Hasil Cetakan Kalian Nggak Terpotong!

Posted on February 26, 2026

Pernah nggak sih kalian sudah capek-capek desain di Canva, tapi pas dicetak hasilnya malah kepotong atau pecah? Masalah ini sering banget terjadi karena salah nentuin ukuran kertas di awal. Kami akan bagikan panduan lengkap ukuran A4, F4, A3, B5, hingga A5 di Canva supaya hasil desain kalian tetap presisi dan terlihat profesional.

Memahami ukuran kertas itu penting banget, apalagi kalau kalian berencana buat ngeprint hasil desain tersebut. Banyak orang mereka-reka ukuran cuma pakai perasaan, padahal Canva sudah nyediain fitur custom size yang akurat banget. Secara default, Canva emang seringnya pakai satuan piksel (px), tapi untuk urusan cetak-mencetak, kami sangat menyarankan kalian buat ganti satuannya jadi centimeter (cm) atau milimeter (mm). Ini tujuannya biar kalian nggak pusing pas nyesuain sama settingan di tukang fotokopi atau percetakan.

Ukuran pertama yang paling sering dipakai adalah A4. Ukuran ini kayaknya jadi standar wajib buat dokumen, surat, flyer, sampai CV. Di Canva, ukuran A4 yang standar adalah 21 x 29,7 cm. Kalau kalian ngebuat desain pakai ukuran ini, biasanya mereka (pihak percetakan) nggak bakal nemuin kendala karena emang udah standar internasional. Pastiin kalian nggak ketuker sama ukuran Letter yang ukurannya sedikit lebih lebar tapi lebih pendek.

Lanjut ke ukuran yang sering ngebikin pusing orang Indonesia, yaitu F4 atau Folio. Perlu kalian tahu, di Canva itu nggak ada pilihan template otomatis buat F4. Seringkali orang malah milih ukuran “Legal”, padahal Legal itu jauh lebih panjang dibanding F4. Ukuran F4 yang bener itu adalah 21,5 x 33 cm. Kalau kalian salah masukin ukuran ini, risikonya desain kalian bakal ada bagian yang kepotong pas diprint di kertas yang banyak dijual di warung atau toko alat tulis. Kami selalu nyaranin buat masukin angka ini secara manual di bagian custom size.

Kalau kalian pengen ngebuat poster yang agak gedean, kalian bisa pakai ukuran A3. Ukuran ini sejatinya adalah dua kali lipat dari A4. Detail ukurannya adalah 29,7 x 42 cm. Karena ukurannya yang lumayan lebar, kalian harus mastiin elemen gambar atau foto yang kalian pakai di Canva itu punya resolusi tinggi. Kalau nggak, pas nanti diprint di ukuran A3, gambarnya bakal kelihatan pecah atau burem (pixelated). Nggak mau kan poster keren kalian malah jadi nggak jelas dilihat?

Selanjutnya ada ukuran B5. Ukuran ini biasanya sering dipakai buat ngebuat buku catatan, jurnal, atau buku saku yang nggak terlalu gede tapi nggak kekecilan juga. Ukuran B5 standar internasional adalah 17,6 x 25 cm. Menggunakan ukuran B5 di Canva ngebantu banget kalau kalian lagi ngebangun brand perlengkapan kantor atau stasioneri sendiri. Rasanya lebih pas di tangan dibanding pakai ukuran A5 yang kadang terlalu kecil buat nulis banyak hal.

Terakhir adalah ukuran A5. Ini adalah versi setengahnya dari A4, yaitu 14,8 x 21 cm. Ukuran ini favorit banget buat ngebuat brosur lipat, undangan, atau buku panduan kecil. Karena ukurannya yang ringkas, kalian harus pinter-pinter ngatur tata letak biar teksnya nggak kekecilan dan tetap enak dibaca sama mereka yang dapet brosur kalian.

Berikut adalah langkah-langkah praktis buat ngatur ukuran kertas tersebut di Canva:

  1. Buka Canva dan Pilih Create a Design: Langkah pertama, kalian masuk dulu ke akun Canva, baik itu lewat browser atau aplikasi. Di pojok kanan atas, klik tombol “Create a design” atau “Buat desain”.
  2. Pilih Menu Custom Size: Jangan langsung milih template yang muncul. Kalian harus klik ikon tanda plus (+) yang tulisannya “Custom size” atau “Ukuran khusus” di bagian bawah menu dropdown.
  3. Ubah Satuan ke Centimeter (cm): Ini langkah yang krusial banget. Sebelum masukin angka, ganti dulu satuannya dari “px” jadi “cm”. Kenapa? Karena kalau kalian masukin angka 21 x 29,7 dalam satuan piksel, desain kalian bakal jadi kecil banget dan nggak bakal bisa diprint dengan jelas.
  4. Input Angka Sesuai Kebutuhan: Masukin angka yang sudah kami sebutin tadi. Misalnya buat F4, isi lebarnya 21,5 dan tingginya 33. Buat A4, isi 21 dan 29,7. Pastiin nggak kebalik antara width (lebar) dan height (tinggi) biar orientasinya bener, mau potret atau lanskap.
  5. Klik Create New Design: Setelah angkanya pas, tinggal klik tombol “Create new design”. Sekarang kalian sudah punya kanvas putih yang ukurannya sudah presisi 100% sesuai standar kertas yang kalian mau.
  6. Aktifkan Show Print Bleed: Buat kalian yang mau nyetak sampai ke pinggir kertas, jangan lupa masuk ke menu “File”, lalu pilih “View settings”, dan aktifkan “Show print bleed”. Ini ngebantu kalian supaya desain nggak kepotong pas proses pemotongan kertas di percetakan.

Memahami teknis ukuran kertas ini sepertinya emang terlihat sepele, tapi dampaknya besar banget buat profesionalitas kerjaan kalian. Kalau kalian salah ukuran dari awal, buat ngebenerinnya lagi pas desain sudah jadi itu bakal ribet banget dan ngebikin waktu kalian terbuang sia-sia. Apalagi kalau kalian bukan pengguna Canva Pro, fitur Magic Resize itu nggak bisa dipakai secara cuma-cuma. Jadi, mending bener di awal daripada pusing di akhir.

Kami menyarankan kalian untuk selalu mencatat atau menyimpan daftar ukuran kertas ini di dekat meja kerja. Dengan menggunakan ukuran yang tepat, hasil cetakan bakal terlihat lebih rapi dan simetris. Jangan lupa juga untuk selalu mengecek kembali margin desain agar teks penting nggak terlalu mepet ke pinggir. Semoga panduan teknis ini bermanfaat buat ngebantu proses kreatif kalian sehari-hari di Canva.

Terimakasih sudah membaca sampai habis rekan-rekanita, mari kita simpulkan bahwa ketelitian dalam menentukan ukuran adalah kunci utama desain yang siap cetak.

Terbaru

  • Jangan Sampai Keliru! Begini Cara Cek Total Jam Linear dan Non Linear di EMIS GTK IMP 2026
  • Cuma Nonton Drama Pendek Bisa Cair Uang Tunai? Bongkar Habis Kebenaran Aplikasi FunFlick di Sini!
  • Apa itu Resetter Epson L3210?
  • Ini Loh Ukuran A4, F4, A3, B5, A5 di Canva Biar Hasil Cetakan Kalian Nggak Terpotong!
  • Inilah Cara Transfer Pulsa Telkomsel Paling Update 2026, Lengkap dengan Biaya dan Syarat Terbarunya!
  • Inilah Xolo.io, Solusi Praktis Buat Kalian yang Pengen Bangun Startup Skala Global Tanpa Harus Pindah ke Luar Negeri
  • Inilah Caranya Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax Supaya Nggak Kena Denda
  • Inilah Alasan Kenapa Software House Lokal Susah Dapat Insentif Pajak R&D dan Isu Amortisasi Pegawai yang Bikin Pusing
  • Inilah Alasan Kenapa Developer Game Indonesia Lagi Curhat Soal Pajak: Kasus Toge Productions
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Lampu Lalu Lintas Pakai Warna Merah, Kuning, dan Hijau!
  • Nonton Drama Dapat Duit? Ini Kebenaran Soal FunFlick yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Cara Isi NPWP dan Rekening di EMIS GTK IMP 2026 Biar Tunjangan Lancar
  • Inilah Trik Farming AFK Roblox Fish It 24 Jam Tanpa Bikin HP Panas!
  • Hobi Nonton Drama Jadi Cuan? Ini Cara Ngebanyakin Diamond FreeReels Tanpa Ribet!
  • Panduan Lengkap Ukuran Banner Canva untuk Desain yang Menarik
  • Apakah ViaPaypal.id Penipuan?
  • Beda BRIVA dan Rekening? Ini Penjelasannya!
  • Pahami Perbedaan Kode SIEX, SIPX, dan SISX dengan Mudah!
  • Arti SPT Sebelumnya Tidak Ada dari BPS yang Perlu Kalian Pahami
  • Kode Error 205 di BCA Mobile: Penyebab dan Solusi Lengkap
  • Solusi Cepat Saat Voucher Axis Tidak Bisa Diproses
  • Qris BCA Error? Ini Solusi yang Bisa Kalian Coba
  • Blokir Nomor WA Tanpa Harus Tambah ke Daftar Hitam, Begini Caranya!
  • Isu SKTP Februari 2026 Sudah Terbit Ternyata Cuma Hoaks? Cek Jadwal Resminya Di Sini
  • Apa itu Mihari Novel? Aplikasi Baca Novel Dibayar
  • Cara Mengatasi NIK Belum Ditemukan di DTKS Saat Daftar KIP Kuliah, Jangan Panik Dulu!
  • Inilah 3 Karakteristik Pembagian Masyarakat Menurut Sibrani yang Bikin Kita Paham Struktur Sosial
  • Inilah Cara Mengatasi Status Bansos Atensi YAPI NTPN Tidak Ditemukan Biar Bantuan Tetap Cair!
  • Cara Mudah Unduh Video DS2Play Tanpa Ribet
  • Apa itu Free Float di Dunia Saham? Ini Artinya
  • What is Docker Digest Watching? Understanding the New Standard in Docker 8.2
  • What is LibreOffice Online? A Guide to the Community-Driven Cloud Office Suite
  • Lutris 0.5.21 Adds Steam Sniper Runtime & New Emulators: What’s New?
  • Wine 11.3 Released: New Features and Improvements Explained
  • How to Discover Hidden Risks in Arch AUR Packages with Taur, the New Rust Tool
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme