Persaingan pasar smartphone kelas entri di Indonesia sepertinya bakal makin panas pada kuartal kedua 2026 nanti. Kami memantau setidaknya ada lima perangkat baru yang sudah mengantongi sertifikasi resmi dan siap menggebrak pasar. Menariknya, ponsel-ponsel ini nggak cuma murah, tapi juga membawa spesifikasi baterai yang bener-bener di luar nalar.
Memasuki periode April hingga Juni, kami melihat tren unik di mana para produsen mulai ngejar durasi penggunaan yang lebih lama tanpa mengorbankan desain. Mereka sepertinya paham banget kalau pengguna di Indonesia butuh perangkat yang tahan diajak kerja seharian tanpa harus nempel ke stopkontak terus-menerus. Berikut adalah rincian teknis dari lima HP murah yang bakal segera hadir di tanah air:
1. Realme C100i
Ponsel pertama yang menarik perhatian kami adalah Realme C100i. Berdasarkan data yang tertera di Postel Komdigi dan NBTC dengan nomor model RMX5377, perangkat ini bakal memposisikan diri sebagai jagoan baru di kelas 4G. Penggunaan chipset Unisoc T615 rasanya adalah strategi Realme buat ngejaga harga tetap kompetitif tapi performa tetap stabil buat penggunaan harian kayak media sosial atau aplikasi chatting.
Dari sisi teknis, layar LCD seluas 6,8 inci pada ponsel ini tergolong sangat luas di kelasnya. Resolusinya memang masih 720 x 1570 piksel, tapi tingkat kecerahannya yang mencapai 900 nits bakal ngebantu banget saat kalian harus ngecek HP di bawah terik matahari. Keunggulan utamanya tentu ada di baterai 7.000 mAh. Kapasitas segede ini sepertinya bakal ngebikin kalian lupa kapan terakhir kali nge-charge. Nggak cuma soal daya, durabilitasnya pun nggak main-main karena sudah mengantongi sertifikasi standar militer MIL-STD-810H dan rating IP64 buat perlindungan debu serta percikan air.
2. Realme C100x
Nggak jauh beda dari saudaranya, Realme C100x (RMX5366) juga sudah muncul di laman sertifikasi. Meskipun bocoran spesifikasi detailnya masih cukup tertutup, kami menemukan info menarik dari laman sertifikasi 3C yang menyebutkan kapasitas baterainya sedikit lebih besar, yakni rated capacity di angka 7.285 mAh. Secara komersial, kemungkinan besar Realme bakal ngasih label 7.500 mAh buat perangkat satu ini.
Teknologi baterai yang dibawa C100 series ini diklaim punya siklus hidup yang panjang. Mereka sesumbar kalau baterainya bisa mempertahankan kapasitas asli hingga 80 persen bahkan setelah melewati 1.600 kali siklus pengisian daya. Ini penting banget buat kalian yang pengen pakai HP dalam jangka waktu lama, misalnya sampai 3 atau 4 tahun ke depan, tanpa perlu ngerasa performa baterainya drop drastis.
3. iQOO Z11 Lite 5G
Pindah ke kubu iQOO, ada nomor model I2510 yang sudah terdaftar sebagai iQOO Z11 Lite 5G. Sepertinya iQOO pengen ngasih opsi buat kalian yang butuh konektivitas ngebut tapi budget terbatas. Kalau ngebandingin sama pendahulunya, Z10 Lite yang pakai Snapdragon 685, versi terbaru ini disinyalir bakal beralih ke chipset Dimensity dari MediaTek, kemungkinan seri 6000 atau 7000 yang sudah mendukung 5G secara native.
Kami juga punya harapan besar kalau iQOO tetap mempertahankan fitur ketahanan air dan debu IP68 atau IP69 yang sempat jadi pembicaraan di seri sebelumnya. Mengingat tren seri Z11 lainnya yang mengemas baterai antara 7.000 hingga 9.000 mAh, versi Lite ini sepertinya nggak bakal jauh dari angka 6.000 atau 7.000 mAh juga. Penggunaan panel AMOLED pun diprediksi masih akan bertahan demi ngasih visual yang lebih manjain mata penggunanya.
4. Tecno Spark 50 Pro 4G
Tecno juga nggak mau ketinggalan ngegas di pasar Indonesia. Melalui nomor model K05 yang terdeteksi di P3DN Kemenperin dan TÜV Rheinland, Tecno Spark 50 Pro 4G dipastikan bakal segera hadir. Ada peningkatan yang cukup signifikan dari sisi daya, di mana baterainya sekarang naik jadi 5.800 mAh, bandingin sama seri Spark 40 Pro yang “cuma” 5.200 mAh.
Walaupun baterainya jumbo, Tecno sepertinya tetap ngebangun ponsel ini dengan profil yang nggak terlalu tebal. Secara teknis, kami berharap mereka tetap mempertahankan layar AMOLED dengan refresh rate tinggi 144 Hz kayak generasi sebelumnya. Kombinasi baterai besar dan layar smooth ini rasanya bakal ngebuat Tecno Spark 50 Pro jadi pilihan menarik buat para gamer kasual yang nggak mau kantongnya jebol.
5. Tecno “Mystery Jumbo” (Seri Pova?)
Terakhir, ada satu perangkat Tecno misterius yang paling bikin heboh di laman sertifikasi karena mengemas baterai sebesar 7.800 mAh. Meskipun nama resminya belum dikonfirmasi secara gamblang, banyak spekulasi yang ngomong kalau ini adalah bagian dari keluarga Pova terbaru. Kapasitas 7.800 mAh ini adalah salah satu yang terbesar yang pernah masuk secara resmi ke pasar smartphone mainstream di Indonesia.
Ngebayangin kapasitas sebesar itu, Tecno kemungkinan besar bakal nyertain fitur fast charging yang mumpuni supaya kalian nggak perlu nunggu seharian cuma buat nge-charge dari 0 sampai 100 persen. HP ini sepertinya emang didesain buat mereka yang kerjanya di lapangan atau para driver ojek online yang butuh navigasi GPS menyala terus-menerus tanpa henti.
Melihat gempuran HP murah dengan baterai raksasa ini, kami menyarankan kalian buat mulai nabung dari sekarang kalau memang butuh upgrade perangkat di pertengahan tahun 2026. Fokus pada kebutuhan harian kalian; kalau kalian lebih sering di luar ruangan, seri Realme atau Tecno dengan baterai di atas 7.000 mAh bakal jadi pilihan paling masuk akal. Namun, kalau kalian butuh kecepatan internet masa depan, iQOO Z11 Lite 5G adalah opsi yang nggak boleh dilewatkan. Intinya, pasar smartphone Indonesia bakal makin seru dengan pilihan yang makin beragam dan spesifikasi yang makin nggak masuk akal harganya.
Demikian informasi yang bisa kami sampaikan buat rekan-rekanita sekalian. Semoga bocoran ini ngebantu kalian buat nentuin pilihan gadget impian nantinya. Terimakasih sudah membaca sampai habis, ya!