Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Membaca Optimisme PKB di 2014

Posted on July 30, 2012

Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) optimistis Pemilu 2014 mendatang dapat meraih sukses. Selain ditopang NU, PKB mengaku telah lolos dari ujian konflik internalnya. Apalagi lembaga riset memprediksikan PKB masih bakal survive.

Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar optimistis pada Pemilu 2014 mendatang PKB dapat menjadi pemenang pemilu. Hal ini tidak terlepas dari relasi PKB dan NU yang diklaim kian membaik.

“Hubungan PKB dan PBNU sangat kondusif. Pemilu 2014 PKB menjadi pemenang pemilu menjadi kewajiban utama dengan pola hubungan ini,” ujarnya dalam sambutan Rakornas II PKB di Jakarta, Minggu (5/6/2011).

Untuk memenuhi ambisi ini, Muhaimin menegaskan, tugas baru PKB menambah pangsa baru dengan meraih konstituennya. Dia menyebutkan pihaknya akan mengalokasikan kursi legislatif bagi buruh sebanyak 10%, profesi bidang ekonomi 10%, dan wartawan 10%. “Ini pangsa baru yang harus digarap PKB,” cetusnya.

Jika merujuk perolehan suara dalam tiga pemilu, memang PKB memperoleh suara yang cemderung fluktuatif, untuk tidak menyebut terus jeblok. Dalam Pemilu1999, partai yang mulanya kuat dengan ikon KH Abdurrahman Wahid ini memperoleh 12,66%, Pemilu 2004 turun menjadi 10,57%, dan Pemilu 2009 lalu jeblok menjadi 4,94%.

Turunnya suara PKB tidak terlepas dari konflik internal yang membayangi partai dengan lambang bola dunia ini. Konflik menjadi persoalan yang kerap terjadi sejak berdirinya partai ini pada 23 Juli 1998.

Konlik menuai puncaknya, sesaat menjelang wafatanya KH Abdurrahman Wahid atau saat Pemilu 2009 lalu. Pendiri PKB sekaligus ikon PKB yakni Gus Dur didepak dari kursi Ketua Dewan Syura PKB digantikan dengan KH Aziz Mansyur.

Muhaimin menyebutkan, pihaknya cukup siap menghadapi Pemilu 2014 mendatang. Karena dalam pandangannya, pemilu terberat yang dihadapi oleh PKB telah dilalui pada Pemilu 2009 lalu. “Bagi kami pemilu yang mahaberat ya pemilu 2009 lalu. Insya Allah kami siap di Pemilu 2014,” ujar Imin di sela-sela peringatan hari lahir Pancasila di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (1/6/2011) pekan lalu.

Bagaimana sebenarnya potret pemilih PKB saat ini? Hasil riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 5-25 Mei bulan lalu mengungkapkan jika pemilu dilaksanakan saat survei berlangsung, maka elektabilitas PKB memperoleh 4,5% dengan margin eror 3%.

Riset LSI juga mengungkapkan sebanyak 66% pemilih PKB dalam Pemilu 2009 lalu akan memilih kembali jika pemilu dilaksanakan saat survei berlangsung. “Pemilih PKB memang cenderung loyal. Namun ini tidak berarti jika PKB tidak bisa menambah pemilih baru,” ujar Peneiliti Utama LSI Saiful Mujani saat memaparkan hasil surveinya, akhir bulan lalu.

Langkah PKB dengan memberi kuota kepada beberapa profesi bisa saja menjadi jalan keluar untuk menambah ceruk baru pemilihnya. Hanya saja, apakah kelompok profesi tersebut tertarik untuk bergabung dengan PKB?

Persoalannya, PKB hingga saat ini belum menawarkan deferensiasi dengan partai politik lainnya. “Jualan” isu-isu pluralisme, kebangsaan dan keislaman, meski masih cukup kontekstual, namun isu ini tak seseksi awal reformasi 1998 silam.

Persoalam riil di tengah-tengah masyarakat khususnya segmentasi PKB seperti petani dan buruh nyatanya tidak bisa dijawab oleh PKB secara baik. PKB cukup sadar segmentasi petani dan buruh menjadi segmentasi nyata bagi PKB. Sayang, citra ini justru diambil oleh Gerindra, setidaknya dalam Pemilu 2009 lalu, citra Gerindra peduli dengan petani cukup kuat.

Persoalan lain yang tak kalah penting diselesaikan PKB persoalan konflik internal masih menganga di depan. Keberadaan PKB Indonesia pimpinan puteri Gus Dur, Yenny Wahid jelas tidak bisa dipandang sebelah mata. Meski, harus diakui, magnitud Yenny Wahid tak bisa diidentikkan dengan ayahandanya, Gus Dur.

Posisi PKB dalam koalisi pemerintahan SBY-Boediono nyatanya juga tak memberi dampak apapun baik berdimensi positif maupun negatif. Keterlibatan PKB di koalisi tak membuahkan insentif khusus bagi PKB. Begitu juga, keterlibatan ini tak memberi dampak negatif bagi PKB. Setidaknya survei LSI memberi gambaran tersebut.

Meski, PKB yang identik menjadi partai yang tanpa reserve terhadap koalisi justru akan berpotensi negatif. Apalagi jika melihat tren persepsi publik terhadap pemerintahan SBY yang cenderung mengalami penurunan.

Di saat bersamaan, harapan publik justru tertumpu kepada partai oposisi seperti PDI Perjuangan. Artinya, PKB harus melihat tanda-tanda jaman di pemerintahan ini. Mempertahankan posisi membebek terhadap koalisi jelas bukan tanpa risiko negatif. Sumber: Inilah.com

Terbaru

  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • Ini Maksud Soal Tugas Guru Non-ASN Berakhir 2027!
  • Apa Itu Siscamling? Inilah Cara Mengaktifkan Paket Anti Spam Telkomsel
  • Sah, Nilai TKA Jadi Salah Satu Komponen Seleksi Siswa SPMB Secara Nasional 2026
  • Inilah 3 Lagi Pinjol Ilegal Menurut OJK Tahun 2026
  • Cara Login Proktor Browser OSN Mode Online, Uji Coba OSN Semua Jenjang Terbaru
  • Inilah Link Web Komunikasi OSN 2026 anbk.kemendikdasmen.go.id/osnk ANBK Kemendikdasmen untuk Simulasi
  • Inilah Jadwal Pembagian Deviden BBRI 2026, Siap-siap!
  • Ini Alasan Kenapa Followers IG Berkurang Sendiri Mei 2026?
  • Panduan Download vhd-osnk-2025_fresh versi 29.25.5.0 untuk Uji Coba OSN-K SMA SMP Sederajat 2026
  • Iniloh Syarat dan Komponen Nilai Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Nilai Rapor 2026/2027
  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Write Super Fast GPU Kernels in Python Using CUTLASS and JAX for Your Deep Learning Projects
  • How to set up OpenClaw and build your own local AI assistant plugins with ease
  • How to Create Stunning Cinematic AI Videos Using the New Higgsfield Canvas Node-Based Architecture
  • How to master Google Pomelli for automated on-brand marketing campaigns in minutes
  • Whats New in OpenClaw 5.6 Release?
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme