Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Fikih Lingkungan (3): Urgensi Energi Terbarukan

Posted on May 26, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Wildan Fatoni Yusuf

Tidak bisa dipungkiri, kehidupan manusia tidak akan pernah bisa lepas dari energi. Segala bidang aktivitas manusia senantiasa bergantung padanya. Hampir seluruh perusahan, perkantoran dan instansi lainnya pasti membutuhkan listrik. Seluruh masyarakat dari kota sampai pelosok desa memposisikan gadget sebagai penunjang vital segala aktivitasnya. Bahkan lembaga pendidikan, termasuk puluhan ribu pesantren salaf, kini juga membutuhkan energi dalam menunjang kegiatan pembelajarannya. Bisa dibayangkan, betapa energi dan teknologi kini seakan telah menjadi kebutuhan pokok yang tak terelakkan.

Yang cukup mendapat perhatian, ialah keadaan sumber energi tersebut. Misalnya dalam pembangkit listrik. Sementara ini, sumber energi fosil masih mendominasi pembangkit listrik di Indonesia, dengan prosentase 85 %.

Sumber energi fosil merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui yang pasti akan habis pada waktunya. Cadangan gas indonesia diperkirakan akan habis pada tahun 2072, sedangkan cadangan batu bara akan habis pada tahun 2162.[1]

Selain itu penggunaan sumber energi fosil yang terjadi dalam waktu yang lama memang menghasilkan manfaat yang begitu besar untuk menunjang segala hajat hidup manusia serta pembangunan nasional. Namun manfaat tersebut sejalan dengan dampak negatif pada lingkungan yang juga amat besar.

Sumber energi fosil sangat tidak ramah lingkungan. Ia menyumbang peningkatan emisi gas rumah kaca yang semakin memperparah pemanasan global. Efek nyata yang ditimbulkan pun sangat terasa, suhu bumi semakin tahun semakin meningkat, hal ini akan menjadi ancaman tersendiri bagi manusia. Selain itu, kondisi iklim dan cuaca dunia juga mengalami perubahan, sehingga membuat bencana alam makin sering terjadi.

Dengan demikian, mencari alternatif sumber energi lain selain fosil menjadi sesuatu yang tidak bisa di tawar lagi. Indonesia sebenarnya merupakan surga dari sumber energi terbarukan (renewable energy). Seperti air, bio energi, panas bumi, angin, matahari, dan laut. Tinggal pengembangan dan eksekusinya saja.

Dalam sudut pandang fikih, penggunaan bahan bakar fosil untuk memenuhi kebutuhan listrik, memang mengandung maslahah. Namun, juga memiliki mafsadah yang berupa pencemaran lingkungan dan masalah – masalah lainnya. Jika menilik kaidah fikih
Baca juga:  Muslim dan Dunia Sains (3): Ibnu Haitsam dan Renaissance di Eropa
وَرَجَّحُوْا دَرْءَ الْمَفَاسِدِ عَلَى # جَلْبِ مَصَالِحٍ كَمَا تَأَصَّلَا

“dan para ulama telah mengunggulkan, bahwa mencegah kerusakan lebih didahulukan dari pada menciptakan kemaslahatan”[2]

maka sudah selayaknya, penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi mulai dikurangi, karena memiliki mafsadah yang besar walaupun juga menghasilkan manfaat. Oleh karena itu, kini waktunya beralih ke energi terbarukan yang terbukti sangat minim pencemaran terhadap lingkungan.

Lalu siapa yang berkewajiban merealisasikan hal ini? Tentunya semua orang punya peran sesuai porsinya masing-masing.

Pemerintah sebagai pelaksana sekaligus representasi rakyat dalam mengelola sumber daya alam, wajib memanfaatkanya dengan baik dan berkelanjutan. Pemenuhan hajat hidup rakyat dalam hal ini juga menjadi tugas utama pemerintah. Maka dari itu, pemerintah harus memperhatikan upaya pengadaan energi terbarukan serta mengurangi penggunaan sumber energi fosil, demi kemaslahatan rakyat di masa mendatang.

Karena tasharuf pemerintah harus senantiasa berorientasi pada kemaslahatan rakyat, maka kebijakannya harus benar –benar mengambil pilihan yang paling maslahat bagi rakyat diantara pilihan-pilihan yang lain.

يَتَصَرَّفُ الوُلَّاةُ وَنَوَابُهُمْ بِمَا ذَكَرْنَا مِنَ التَّصَرُّفَاتِ بِمَا هُوَ الْأَصْلَحُ لِلْمُوَلَى عَلَيْهِ دَرْءًا لِلضَرَرِ وَالْفَسَادِ، وَجَلْبًا لِلنَّفْعِ وَالرَّشَادِ، وَلَا يَقْتَصِرُ أَحَدُهُمْ عَلَى الصَّلَاحِ مَعَ الْقُدْرَةِ عَلَى الْأَصْلَحِ إِلَّا أَنْ يُؤَدِّيَ إِلَى مَشَقَةٍ شَدِيْدَةٍ

 “kebijakan para pemimpin atau penggantinya. Sebagaimana yang sudah dijelaskan tentang jenis-jenis kebijakan, seorang pemimpin harus membuat kebijakan yang ter maslahah (terbaik) bagi rakyatnya. dengan menghindari bahaya dan kerusakan, serta mengambil yang manfaat dan benar. pemerintah tidak boleh menetapkan kebijakan yang baik sementara masih ada yang lebih baik lagi, kecuali ada halangan atau kendala untuk merealisasikannya[3]”

Selain itu, seluruh lapisan masyarakat juga harus berpartisipasi, terutama kalangan pelajar juga santri. Mayoritas kalangan pesantren masih belum Nampak perhatianya pada hal ini. Padahal energi juga merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan pesantren.
Baca juga:  Menimbang Hifdzul Bi’ah dalam Maqosid Al-Syari’ah (2)
Namun yang patut diapresiasi, Nahdlatul ulama sebagai wujud kepanjangan pesantren telah mulai memperhatikan hal ini, riset dan kajian tentang energi terbarukan mulai dibahas. Salah satunya dengan diterbitkannya buku fikihenergiterbarukan. Tidak ketinggalan bahtsul masail yang merupakan ciri khas keilmuan pesantren juga menjadi metodologi buku ini.

Masyarakat tidak boleh hanya mengandalkan pemerintah dalam pembangunan. Kita tidak boleh lupa, bahwa budaya gotong royong merupakan karakter asli masyarakat Indonesia oleh karena itu, selain mengandalkan pengadaan energi dari pemerintah, masyarakat selayaknya juga harus bahu-membahu membangun sendiri sumber energinya,

Beramal dengan membangun sesuatu yang manfaatnya bersifat terus-menerus jika di niati waqaf saat proses pembangunannya, maka bisa menjadi ladang amal jariyah yang pahalanya tentu akan terus mengalir.

Nabi bersabda :

إِذَا مَاتَالإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“ketika sesesorang telah mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal; shodaqoh jariyah (yang pahalanya terus mengalir), ilmu yang dimafaatkan, atau anak sholih yang mendoakannya”HR. Muslim[4]

Maksud shadaqoh jariyah dalam hadits tersebut ialah waqaf[5]. Sementara ini, masih banyak orang yang sering menganggap waqaf hanya tertentu pada tanah atau bangunan. Padahal kenyataanya, Segala jenis benda yang jika dimanfaatkan eksistensi benda tersebut masih tetap ada, maka sah untuk diwaqafkan. Seperti waqaf pohon untuk diambil buahnya, atau qur’an untuk dibaca. Berbeda dengan benda yang ketika dimanfaatkan akan rusak seperti lilin untuk penerangan atau makanan, maka tidak sah untuk diwaqafkan.

Begitu pula pembangkit listrik ramah lingkungan, jika disokong bersama sama dan dimanfaatkan oleh segenap orang, maka akan menjadi amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya. Mungkin gagasan waqaf energi bisa menjadi solusi wujud kemandirian masyarakat dalam hal ini.

Waqaf energi ialah, upaya penggalangan amal untuk membangun pembangkit listrik yang ramah lingkungan seperti PLTS atau PLTA. Untuk membangun PLTS yang mencukupi seluruh kebutuhan listrik masyarakat tentu membutuhkan biaya yang besar. Mungkin obyek gagasan ini, sementara adalah mushola atau masjid.
Baca juga:  Sajian Khusus: Fikih Lingkungan
Manfaat yang dihasilkan pastinya sangat besar, selain dapat mengurangi penggunaan sumber energi fosil serta lebih ramah lingkungan, tentunya juga akan membuat masjid atau mushola menjadi lebih hidup. Apalagi di daerah yang sering mengalami pemadaman listrik. Kegiatan Masjid yang sumber listriknya PLTS atau PLTA, akan tetap bisa berjalan dan tidak membutuhkan genset yang juga mengandalkan solar atau sumber daya fosil lainnya.

Di luar negeri, kini telah banyak negara muslim yang menggalakkan penggunaan energi terbarukan untuk penerangan masjid serta aktifitas keagamaan lainnya, Yordania contohnya. Dilansir almamlakatv.com, hingga september 2019, ada 1.315 masjid di yordania yang sudah menggunakan panel surya untuk memenuhi kebutuhan listriknya.[6]

Yang cukup membanggakan, Masjid Istiqlal kini juga sudah memakai energi terbarukan sebagai sumber pencahayaan. Masjid terbesar di Asia tenggara ini, kini memiliki 506 panel surya yang bisa menghasilkan 150.000 watt. Semoga saja masjid-masjid lain di tanah air segera mencontoh hal ini.

Naskah ini terpilih sebagai pemenang juara 3 dalam kompetisi Esais Muda Pesantren 2020 yang diadakan oleh Alif.id dan Kemenag RI.

Daftar Pustaka

[1] Idris Masud dkk. Fikih Energi Terbarukan, Pandangan Dan Respons Islam  Atas Pembangkit Listrik Tenaga Surya  (Plts), Hal. 88 ( Jakarta: LAKPESDAM PBNU-UGM  2017)

[2] Sayid Abi Bakr bin Abi Al Qasim Al Ahdal, Al Faroid Al Bahiyah fi Nadzm al Qowa’id Al Fiqhiyah, Hal. 6 (CD. Maktabah Syamilah)

[3] ‘izzu Addin ‘Abdulaziz bin ‘Abdissalam, Qowa’id Al-Ahkam fi Mashalih Al-Anam. Juz 2 Hal 75

[4] Muslim bin Al-Hajaj AL-Naisabury, Shahih Muslim No. 4310

[5] Yahya Bin Syaraf Annawawi, sarh sahih muslim, juz 11 hal. 85. Dar ihya turats al-‘araby

[6]https://www.almamlakatv.com/news/27999-%D8%AE%D9%84%D8%A7%D9%8A%D8%A7-%D8%B4%D9%85%D8%B3%D9%8A%D8%A9-%D9%81%D9%8A-%D9%85%D8%B3%D8%A7%D8%AC%D8%AF-%D8%AA%D9%88%D9%81%D8%B1-24-%D9%85%D9%84%D9%8A%D9%88%D9%86-%D8%AF%D9%8A%D9%86%D8%A7%D8%B1-%D8%B3%D9%86%D9%88%D9%8A%D8%A7

diakses 15 januari 2021 M.

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah 9 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Tercepat dan Terbukti Membayar Tanpa Perlu Deposit
  • Inilah Cara Mengaktifkan Fitur Vertical Tab di Google Chrome Biar Tampilan Browser Kalian Makin Lega dan Rapi
  • Inilah Alasan Kenapa elementary OS Adalah Pilihan Paling Pas Buat Pengguna macOS yang Ingin Coba Linux
  • Inilah Alasan Kenapa Windows Server Kalian Restart Terus Setelah Update April 2026
  • Inilah Alasan Layar TV Kalian Sering Kedip Hitam Saat Main Game dan Cara Mengatasinya
  • Inilah Rekomendasi HP Redmi Note RAM 12 GB dan Koneksi 5G Paling Worth It Buat Kalian
  • Inilah Bocoran Event FF Mei 2026 yang Siap Bikin Dompet Kering, Ada Kuda dan MP40 Cobra!
  • Inilah Kejutan Kompensasi Bug FC Mobile 18 April 2026, Ada Kartu Flashback Gratis yang Bikin Skuad Makin Gahar!
  • Inilah Greenwashing: Trik Nakal Perusahaan Biar Terlihat Ramah Lingkungan Padahal Enggak!
  • Inilah Rekomendasi Parfum Segar untuk Cuaca Panas Agar Kalian Tetap Wangi Seharian Tanpa Bikin Pusing
  • Inilah 12 Aplikasi TV Online Terbaik 2026, Nonton Siaran Langsung Jadi Makin Gampang!
  • Inilah Rekomendasi Kipas Angin Dinding Terbaik Buat Ngatasin Cuaca Panas Tanpa Bikin Kantong Jebol
  • Inilah Cara Sewa Mobil yang Aman dan Nyaman Biar Liburan Kalian Makin Seru Tanpa Drama
  • Inilah Cara Daftar Lowongan 30.000 Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Cek Jadwal Lengkapnya Di Sini!
  • Inilah Cara Daftar Lowongan 1.369 Manajer Operasional Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Pegawai BUMN!
  • Inilah Perbedaan Skin Tint, Cushion, dan Foundation Biar Kalian Nggak Salah Pilih Base Makeup Natural
  • Inilah Rekomendasi Sepeda Lipat Dewasa Terbaik 2026 yang Paling Praktis untuk Kebutuhan Commuting dan Olahraga Harian
  • Inilah 5 Rekomendasi Sepeda Lipat Listrik Jarak Tempuh Terjauh Biar Mobilitas Kalian Makin Praktis!
  • Inilah 30 Ucapan Hari Kartini 2026 Paling Bermakna untuk Caption Media Sosial dan Pesan Personal yang Inspiratif
  • Inilah Cara Daftar Manajer Koperasi Merah Putih, Peluang Karir BUMN dengan 30.000 Formasi
  • Inilah 5 Rekomendasi Bedak Two Way Cake Anti Oksidasi Supaya Wajah Nggak Terlihat Kusam dan Gelap
  • Inilah Syarat dan Cara Mengurus Surat Sehat Jasmani Rohani untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih
  • Inilah Alasan Harga Plastik Naik dan 7 Alternatif Kemasan Ramah Lingkungan yang Lebih Hemat buat UMKM
  • Inilah Profil Syekh Ahmad Al Misry dan Rekam Jejaknya yang Sedang Viral di Media Sosial
  • Inilah Alasan HP Nokia Jadul Harganya Masih Selangit dan Banyak Diburu Kolektor di Tahun 2026
  • Inilah HP Samsung A Series Terbaru yang Pakai Layar AMOLED, Mewah Tapi Harganya Terjangkau Banget!
  • Inilah Vivo T5 Pro, HP Midrange dengan Baterai 9.020 mAh yang Siap Comeback ke Indonesia!
  • Inilah Cara Daftar Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026, Ada 30.000 Formasi yang Bisa Kalian Lamar!
  • Inilah Alasan Kenapa Kemkomdigi Ancam Blokir Wikipedia dan Dampak Seriusnya Buat Masa Depan Pendidikan Kita
  • Inilah Cara Cek BLT Desa 2026 Tahap 2, Cair Rp900 Ribu Langsung ke Tangan Kalian!
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Optimize Your Multi-Agent Prompt Engineering Strategies
  • How to Create Professional Video Ads Using AI: A Step-by-Step Guide
  • How to use the new NotebookLM integration with Gemini to power up your research and productivity
  • How to Master LinkedIn Content Strategy and Save Hours with Dynal AI
  • How to Build Your Own Automated Security Scanner Agent Using Claude Code AI
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme