Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Diperlukan Sosok Kiai “Ahlul Aqdi” untuk Muktamar Jombang

Posted on June 22, 2015

Depok, Muktamar ke-33 NU di Jombang, 1-5 Agustus 2015 mendatang akan menerapkan model baru dalam pemilihan Rais Aam atau pemimpin tertinggi NU, yakni dengan sistem ahlul halli wal aqdi. Namun dalam sistem pemilihan “tidak langsung” ini mutlak diperlukan sosok kiai kharismatik yang bisa menjadi “ahlul aqdi” yang disegani semua pihak.

“Sosok ahlul aqdi ini harus dicari. Ia adalah tokoh kharismatik yang bisa menjadi leader dan merangkul semua, dan dengan sendirinya netral. Ia menjadi penggerak kiai, namun lapang dada, tidak ambisius dan tidak emosional,” kata Wakil Sekjen PBNU Abdul Mun’im DZ di rumahnya di kawasan Sawangan Depok, Ahad (21/6).

Sistem “tidak langsung” dalam pemilihan pimpinan NU diterapkan sejak berdirinya organisasi ulama ini pada 1926. Selanjutnya selama sekitar 32 tahun sejak 1952 diterapkan sistem pemilihan langsung untuk memilih pimpinan tertinggi NU, yakni pada saat NU menjadi partai politik. Pada Muktamar tahun 1984 NU “kembali ke khittah” dan kembali menerapkan sistem “tidak langsung” yang disebut ahlul halli wal aqdi, namun berikutnya tidak diterapkan lagi.

Menurut Mun’im, kunci sukses keberhasilan penerapan sistem ahlul halli wal aqdi pada 1984 karena waktu itu ada sosok kiai kharismatik yang disegani semua kelompok kepentingan. “Aqdi itu artinya ikatan. Ahul Aqdi berarti ahli mengikat atau ahli merangkul,” kata penulis buku “Piagam Kebangsaan NU” itu.

Pada Muktamar ke-27 NU di Situbondo tahun 1984, sosok KH As’ad Syamsul Arifin lah yang memerankan fungsi sebagai ahlul aqdi. “Kiai As’ad dibantu oleh kiai sepuh lainnya seperti Kiai Ali Ma’shoem, Kiai Mahrus Aly, dan kiai kharismatik lainnya,” kata Mun’im.

“Semua kiai ahlul aqdi ini tidak ada yang berambisi menjadi Rais Aam. Kiai As’ad kembali ke pesantrennya di Asembagus. Kiai Mahrus Aly memilih menjadi Syuriyah di Jawa Timur saja. Bahkan Kiai Ali’ Ma’shoem sejak awal tidak pernah mau menjadi Rais Aam. Maka mereka semua menjadi panutan,” tambahnya.

Menurut Mun’im, ketegangan yang terjadi saat ini harus diselesakan sebelum muktamar Jombang Agustus 2015 mendatang, jika sistem Ahlul Halli wal Aqdi akan diterapkan kembali. Para ulama sepuh perlu mengadakan pertemuan seperti pada hari-hari menjelang muktamar 1984.

“Kalau kita lihat di beberapa kegiatan pra muktamar baik di Mataram, Makassar, Medan dan Jakarta sudah ada ketegangan. Bila ini dibiarkan potensi tegang bisa lebih besar, maka sebelum muktamar diharapkan sudah selesai,” katanya.

Terkait ahul halli wal waqdi, sebagai catatan, usulan untuk menerapkan kembali sistem ini menyusul adanya suasana persaingan yang hebat di arena muktamar NU Makassar pada 2010 yang melibatkan para kiai. Persaingan terjadi akibat sistem pemilihan langsung.

Usulan penerapan kembali ahlul halli wal aqdi untuk pemilihan pucuk pimpinan NU dibahas secara serius pada Rapat Pleno PBNU, September 2013 di Wonosobo. Waktu itu beberapa unsur pimpinan NU bahkan tidak sepakat termasuk Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Rapat akhirnya menyepakati penerapan ahlul halli, namun hanya untuk pemilihan Rais Aam (Syuriyah), sementara untuk Ketua Umum (Tanfidziyah) tetap dipilih secara langsung.

Penerapan ahlul halli wal aqdi dibahas kembali secara lebih rinci dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama NU di Jakarta, November 2014. Munas yang diselenggarakan di kantor PBNU Jakarta Pusat itu dihadiri para pimpinan syuriyah PBNU, antara lain Pejabat Rais Aam KH Musthofa Bisri, Rais Syuriyah KH Hasyim Muzadi, dan Katib Aam KH Malik Madani.

Dalam draft ahlul halli wal aqdi yang telah dirumuskan untuk Muktamar ke-33 NU di Jombang, setiap PWNU dan PCNU akan mengusulkan 9 (sembilan) nama kiai sebagai calon anggota ahlul halli wal aqdi. Semua nama yang terkumpul dari 34 PWNU, lebih dari 500 PCNU plus PCINU akan ditabulasi dan diambil 9 nama yang teratas. Selanjutnya 9 anggota ahlul halli wal aqdi akan memilih Rais Am dan Wakil Rais Aam, setelah itu mereka memilih beberapa calon ketua umum untuk dipilih langsung oleh Muktamirin. (A. Khoirul Anam)

Foto: KH Hasyim Muzadi, Habib Luthfi bin Ali, KH Mustofa Bisri, dan KH Malik Madani di sela Munas Alim Ulama NU di kantor PBNU, Jakarta Pusat, November 2014.

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Trik Supaya Koneksi Indosat Makin Kencang, Tutorial Setting APN Terbaru 2026!
  • Inilah 7 HP Xiaomi NFC Termurah 2025, Dompet Aman Aktivitas Tetap Lancar!
  • Inilah 5 Rekomendasi HP Samsung dengan Fitur NFC Termurah dan Terbaik untuk Kebutuhan Harian Kalian
  • Inilah Rekomendasi HP Vivo Harga 2 Jutaan dengan Fitur Stabilizer Kamera Terbaik untuk Konten Kreator
  • Inilah 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Bikin Konten Jadi Makin Estetik!
  • Inilah Alasan Kenapa Lenovo Yoga Tab Bakal Jadi Tablet AI Paling Gahar di Tahun 2026
  • Inilah Bocoran Tecno Pova 8 dan Spark 50 Pro, HP dengan Baterai Monster Sampai 7.750mAh!
  • Inilah Alasan Kenapa Poco X8 Pro Series Ludes Terjual 30 Ribu Unit dalam Sehari, Performanya Benar-Benar Naik Kelas!
  • Inilah Rekomendasi HP Samsung dengan Kamera Terbaik 2025, Hasil Foto Dijamin Kayak Profesional!
  • Inilah Kemudahan Belanja Elektronik Lewat Kolaborasi Strategis Indodana Finance dan Sharp Indonesia
  • Inilah Rekomendasi Smartwatch Mirip Apple Watch Termurah 2026 yang Bikin Gaya Makin Maksimal
  • Inilah Cara Cek Lokasi UTBK 2026 Agar Tidak Salah Alamat dan Terlambat
  • Inilah Realme Narzo 100 Lite 5G, Smartphone Baterai 7000mAh yang Siap Meluncur dengan Spesifikasi Gahar dan Layar Super Smooth
  • Inilah Alasan Kenapa Aplikasi MOVA Berbahaya dan Bukan Cara Cepat Kaya yang Aman
  • Inilah Huawei Watch GT Runner 2, Smartwatch Keren yang Siap Bikin Lari Kalian Makin Kencang dan Presisi!
  • Inilah Panduan Lengkap Mengunduh dan Mencetak Kartu Peserta UTBK 2026 Biar Nggak Salah Langkah
  • Apa itu Satgas PKH? Tim Khusus yang Bakal Sikat Penguasaan Hutan Ilegal di Indonesia
  • Inilah REDMI Pad 2 SE, Tablet Murah dengan Layar 2K yang Siap Bikin Nyaman Mata Kalian
  • Apa itu msgstore.db.crypt14 di WhatsApp? Jangan Asal Hapus Kalau Nggak Mau Chat Hilang!
  • Inilah Fakta di Balik Kasus Siswi 15 Tahun di Langkat yang Viral Jadi Tersangka Usai Bela Ayahnya
  • Inilah 7 HP Redmi Kamera Terbaik 2026 dengan Resolusi 200 MP, Kualitas Flagship Harga Tetap Irit!
  • Inilah Bahaya dan Cara Kerja Unlock FF Beta Server Account Apk Mobilitado yang Lagi Viral
  • Inilah 5 Laptop Lenovo Paling Awet dan Tangguh Buat Investasi Jangka Panjang Kalian
  • Inilah Kronologi Tragis Mahasiswa PNP Padang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos 11 April 2026
  • Inilah Kenapa Akun WhatsApp Kalian Sedang Ditinjau dan Cara Mengatasinya Biar Normal Lagi
  • Inilah Kronologi Gadis Lampung Nekat Menyamar Jadi Pria Demi Lamar Kekasih di Sinjai yang Berujung Urusan Polisi
  • Inilah Kronologi Kecelakaan Beruntun Jalur Purworejo-Magelang 11 April 2026: Berawal Dari Rem Mendadak Karena Kucing Melintas
  • Inilah Kabar Mengejutkan OTT KPK Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Begini Kronologi dan Profil Lengkapnya
  • Inilah Mod HUD Minecraft 2026 yang Bikin Tampilan Game Kalian Makin Keren dan Informatif
  • Inilah Panduan Lengkap UM-PTKIN 2026: Jadwal, Cara Daftar, dan Tips Strategis Memilih Jurusan di UIN IAIN STAIN
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Use VoxCPM2: The Complete Tutorial for Professional Voice Cloning and AI Speech Generation
  • Complete tutorial for Creao AI: How to build smart AI agents that automate your daily tasks
  • How to Streamline Your Digital Workflow with TeraBox AI: A Complete Tutorial for Beginners
  • How to Run Google Gemma 4 Locally: A Beginner’s Guide to Tiny but Mighty AI Models
  • A Beginner Tutorial on Cloning Website Source Code Using ChatGPT and AI Logic Reconstruction
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme