Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mengenal Kitab Pesantren (75): Alfiyah Ibnu Malik dan Keunikan Bahar Ar-Rajaz

Posted on April 28, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Alwi Jamalulel Ubab

Saya adalah salah satu alumnus Ponpest Khas Kempek, Cirebon. Tujuh tahun biasanya waktu normal untuk santri yang ingin menamatkan mondok di Kempek.

Dalam jenjang pendidikan selama 7 tahun yang dilalui di Ponpest Khas Kempek tersebut, puncak tertinggi kajian kitab seorang santri ditandai dengan menghafal sekaligus mengkaji nadzam Khulasoh Alfiyah Ibnu Malik.

Nadzam yang berisi 1002 bait, adikarya seorang maestro Nahwu asal Andalusia,Spanyol, Syekh Abi Abdillah Muhammad Jamaluddin bin Malik. yang lebih dikenal dengan sebutan Ibnu Malik.

Alfiyah Ibnu Malik memiliki banyak penyarah (sebutan bagi kiai syarih, yang menjelaskan dan memerinci penjelasan suatu kitab), kitab syarah yang dikaji di pondok Khas ialah kitab “Dahlan Alfiyah” karangan Syekh Ahmad Zaini Dahlan.

Untuk menjaga hafalan, santri pondok pesantren biasanya melakukan sebuah kegiatan yang juga bisa dikatakan “ritual”.

Ritual itu biasa disebut dengan “lalaran”, kegiatan murajaah, mengulang hafalan baik secara individual atau komunal, kami juga melakukannya.

Dan saya masih ingat betul, merupakan sebuah tradisi adu gengsi ketika melakukan lalaran komunal untuk saling menunjuk satu sama lain, jika ada yang kurang gereget dalam mendengdangkan dan melafalkan bait demi bait nadzam, karena akan dikira belum hafal.

“Al-Ikhtisos”, yang juga bisa diartikan dengan “istimewa” adalah Nama yang disematkan untuk angkatan alfiyah saya angkatan 44 (2019),  kata yang diambil dari penggalan salah satu bait alfiyah ke 620, bait Nadzam yang masih  bagian dari penjelasan mengenai munada.
Baca juga:  Bagaimana Nabi Ibrahim Memaknai Sakit?
الْاِخْتِصَاصُ كَنِدَاءٍ دُوْنَ يَا * كَاَيُّهَا الْفَتَى بِاِثْرِ ارْجُوْنِيَا

“Ikhtisas itu seperti halnya nida’ tanpa ya’ seperti lafadz: ayyuha al-fata (wahai pemuda) setelah lafadz urjuni (berilah harapan kepada kami).

Alfiyah Ibnu Malik ialah Nadzam yang menjadi standarisasi,rujukan dasar kaidah-kaidah Nahwu oleh kebanyakan pesantren.

Nadzam yang mencakup keumuman pembahasan Nahwu-sharaf secara komprehensif ini sangat recomended bagi mereka yang benar-benar ingin memperdalam mengenai gramatika Arab.

Saya  masih ingat betul ucapan Kiai saya, Kiai Musthofa Aqiel saat di Kempek dulu: “Salah siji syarate dadi Kiai iku kudu khatam Alfiyah”, salah satu syarat untuk menjadi kiai itu harus mengkhatamkan Alfiyah. Nadzam Alfiyah Ibnu Malik sendiri ialah Nadzam yang ber-bahar ar-Rajaz, salah satu wazan syiir yang digunakan sebagai rujukan bait Nadzam.

Mengenai bahar ar-Rajaz, Ada yang unik mengenai bahar ini. Bahar  yang terdiri dari komposisi taf’ilah (potongan syair) rima مستفعلن (mustaf’ilun) enam kali ini sering  digunakan untuk menadzamkan bait-bait Nadzam yang bersifat akademik-agamis.

Meliputi  berbagai fan ilmu pengetahuan dari berbagai macam bidang, seperti  Nadzam Alfiyah al-Zubad dalam bidang fikih, karya Imam Ahmad bin Ruslan.

Ilmu lughat, bahasa, seperti Nadzam jauhar al-Maknun dalam bidang balaghah karya Syekh Abdurrahman al-Akhdhari. Dan  masih banyak yang lainnya dari bait nadzam akademik-agamis yang menggunakan bahar ar-Rajaz sebagai dasar rujukan wazan syiir.
Baca juga:  Mampukah Doa Melawan Virus?
Kemudian saya mencari tahu apa alasan bahar yang memiliki empat arudh (bagian-syatar awal syiir) dan lima darb (bagian-syatar kedua syiir) ini sering digunakan sebagai standarisasi bait nadzam akademik-agamis ulama.

Dan dari beberapa kitab arudh yang saya baca, saya menemukan satu keterangan menarik mengenai hal ini, tepatnya dalam kitab Al-Mu’jam al-Mufassal fi ilm al-Arudh wa al-Qafiyah wa funun al-Syi’ri karya Dr, Imel Badi’ Ya’kub.

Dijelaskan  bahwa “ar-Rajaz ashalu-l-buhur al-syi’riyyah”, bahar ar-Rajaz merupakan wazan bahar syiir yang paling mudah.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa bahar ar-Rajaz ialah bahar yang paling banyak mengalami perubahan pada bagian-bagiannya, juga paling banyak mengalami percabangan dalam arudh serta darbnya, (saya tidak bisa menjelaskannya disini karena terlalu rumit).

Oleh  karena itu bahar ini juga disebut dengan himar al-syi’ri (himarnya syiir) atau himar al-Syuara’ (himarnya para penyair). Seakan-akan bahar ini diseumpamakan dengan hewan himar yang ditunggangi, terlebih untuk beralih pembahasan dengan apik, pembelajaran (as-syi’ir at-Ta’lim), atau untuk menadzamkan cabang ilmu-ilmu yang berbeda-beda.

Dengan rangkaian taf’ilah/bagian wazan syiir  yang sama, membentuk susunan ideal syiir ringkas yang cocok digunakan untuk menadzamkan syiir-syiir yang berisi keilmuan, mudah untuk di tela’ah dan di hafal oleh pelajar.

فِى اَبْحُرِ الْاَرْجَازِ بَحْرٌ يَسْهُلُ ^ مُسْتَفْعِلُنْ مُسْتَفْعِلُنْ مُسْتَفْعِلُ

“Bahar ar-Rajaz ialah bahar yang mudah dengan komposisi tafilah مستفعلن “

Qasidah yang dinadzamkan menggunakan bahar ar-Rajaz disebut dengan “arjuzah”. Bahar  ar-Rajaz sendiri masyhur mulai dari akhir masa pemerintahan dinasti umayyah dan permulaan dinasti abbasiyah.
Baca juga:  Mengenal Fikih Lingkungan
Darinya  muncul beberapa tokoh masyhur diantaranya  Al-Ajjaj (L 646 M), anaknya Ru’bah bin Al-Ajjaj (684-762 M) dan Abu an-Najm al-Ajalli (L 130 H).

Penamaan bahar ini dengan nama ar-Rajaz sendiri diperselisihkan.

Pertama, karena bahar  ini bersifat idhtirab, (molak-malik;bergejolak,bergetar) inkonsisten. Dengan  wazan awalnya yang banyak mengalami, perubahan  terjadi pada tafilah-tafilah (bagian wazan syiirnya), tidak tetap pada satu kondisi, karena itu disamakan dengan keadaan idhtirab an-Naqah ‘inda qiyamiha, bergetarnya kaki unta saat hendak bangun.

 Kedua, Imam Ibnu Duraid mengatakan “penamaan bahar ini dengan nama ar-Rajaz karena antar bagian dari wazan syiir bahar ini sangat berdekatan dan hurufnya yang sedikit.

Ketiga, karena yang masyhur dari bahar ini ialah bait al-Masytur ( bait yang salah satu syatar/ sisi Nadzamnya dibuang) yang memiliki tiga bagian/tafilah syiir, disamakan dengan ar-Rajiz min-al-ibil, yakni unta yang salah satu kakinya diikat, sehingga ia berdiri dengan tiga kaki.

 

Ref. Dr.Muhammad Ali al-Hasyimi. Al-Arudh al-Wadih wa ilm al-Qafiyah.1991.( :Damaskus Daar al-Qalam)

        Dr. Imel Badi’ Ya’kub. Al-Mu’jam al-Mufassal fi ilm al-Arudh wa al-Qafiyah wa funun al-Syi’ri.1991. (Libanon:Daar Al-Kutub Al-Ilmiyah)

 

 

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Caranya Mengatasi Kode Verifikasi PayPal yang Nggak Pernah Nyampe di HP
  • Inilah Cara Cek Pencairan KJP Plus Januari 2026 Biar Nggak Bingung Lagi
  • Inilah Cara Cek Dana PIP yang Cair Senin 19 Januari 2026 Lewat HP!
  • Ingin Kuliah Gratis di 2026? Ini Cara Daftar KIP Kuliah via HP dan Syarat Lengkapnya!
  • Inilah Cara Cek Status KIS Bansos Aktif Secara Instan Lewat Smartphone Kamu!
  • Inilah Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT Januari 2026 yang Paling Gampang!
  • Ini Trik Ampuh Mengatasi Kode Verifikasi PayPal yang Nggak Kunjung Masuk!
  • Sering Gagal Transaksi? Ini Cara Mengatasi Kode FP2769 di BRImo yang Bikin Pusing!
  • Layar Oppo Muncul Error Hubungan Baterai? Gini Cara Beresinnya Sampai Tuntas!
  • Cara Munculin Menu Hadiah Melolo di iPhone
  • Inilah Cara Main Melolo Drama Biar Gak Boros Kuota dan Saldo Cair Terus!
  • Ini Trik Rahasia Cara Memunculkan Potongan Harga TikTok Shop yang Nggak Muncul di Akun Kalian!
  • Threads Ternyata Sudah Lebih Rame dari X di Android
  • Bocoran Terbaru Pixel 10a: Tanggal Rilis Lebih Awal dan Harganya Nggak Jadi Naik?
  • Inilah Cara Main Aplikasi Layla Biar Dapat Teman dan Cuan Sekaligus!
  • Apa itu Apple Creator Studio?
  • Inilah Alasan Kenapa Tidak Bisa Melihat Status WA Padahal Tidak Diprivasi dan Trik Mengatasinya!
  • Lupa Email Akun Higgs Domino? Ini Cara Mengatasinya
  • Apa itu WhatsApp Aero? Aman atau Tidak + Cara Downloadnya
  • Inilah Kenapa Paket JNE Muncul Status Nobody At Home dan Cara Mengatasinya Biar Nggak Panik!
  • Gagal Aktivasi BSI Mobile? Inilah Arti Pesan Error 53 Saving Account Not Registered dan Solusinya
  • Cara Cuan dari Hobi Baca Novel/Komik Online
  • Hp Vivo Kalian Muncul Notif Data Spasial Sistem Rusak? Begini Trik Mengatasinya Sampai Tuntas!
  • Cara Buat Link Ujian Mencintai Diam-Diam Google Form, Tes Seberapa Besar Perasaan Kalian ke Crush!
  • Ini Penjelasan Mengenai Cara Mengubah Dosa Menjadi Diamond Game FF ML dan Saldo Shopeepay yang Sedang Viral
  • Trik Supaya Bisa Dapat Potongan Harga Rp100 di TikTok Tanpa Harus Reset HP!
  • Cara Input Bantuan IFP dan Laptop di Dapodik 2026.B, Aset Sekolah Aman
  • Cara Cairkan Rp170.000 dari Clear Blast, Terbukti Membayar ke DANA Tanpa Ribet!
  • Inilah Fakta Video Viral Arohi Mim 3 Menit 24 Detik yang Bikin Geger Netizen!
  • Inilah Sebenarnya Video Botol Aqua Viral yang Bikin Netizen TikTok Heboh dan Penasaran!
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Grain DataLoader Python Library Explained for Beginners
  • Controlling Ansible with AI: The New MCP Server Explained for Beginners
  • Cara Membuat AI Agent Super Cerdas dengan DeepAgents dan LangGraph
  • Perbedaan GPU vs TPU, Mana yang Terbaik
  • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
  • Begini Teknik KV Caching dan Hemat Memori GPU saat Menjalankan LLM
  • Apa itu State Space Models (SSM) dalam AI?
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
  • Apa itu Parrot OS 7? Ini Review dan Update Terbesarnya
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme