Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Kenapa eBay Error dan Mengenal The Hacktivist Group 313 yang Mengklaim Bertanggung Jawab Atas Gangguan Global Tersebut

Posted on April 27, 2026

Kalian mungkin sempat bingung pas nyoba buka eBay tapi malah error terus. Gangguan besar yang melanda marketplace raksasa ini pada April 2026 kemarin emang bikin geger dunia digital. Nggak cuma masalah teknis biasa, ada klaim mengejutkan dari The Hacktivist Group 313 yang katanya ada di balik kekacauan ini.

Kejadian ini bener-bener ngebikin banyak orang panik, terutama para penjual dan pembeli yang lagi ada transaksi aktif. Bayangin aja, salah satu platform belanja paling gede di dunia tiba-tiba nggak bisa diakses sama sekali. Berdasarkan data dari Downdetector, gangguan ini mulai kerasa sejak sore hari tanggal 26 April 2026 waktu Amerika Serikat. Lonjakan laporan itu nggak main-main, grafiknya naik tajam banget antara jam 15:21 sampai 19:30 UTC. Banyak pengguna yang ngeluh kalau mereka nggak bisa login ke akun mereka sendiri, fitur pencarian yang biasanya sat-set malah error, sampai halaman produk yang gagal dimuat terus-menerus.

Masalah ini ternyata nggak selesai dalam sekejap. Sampai tanggal 27 April 2026, efeknya masih berasa di berbagai belahan dunia. Kami melihat banyak laporan kalau proses transaksi dan checkout juga ikut kena imbasnya. Sistemnya sering banget mengalami timeout atau gagal merespons permintaan dari pengguna. Yang lebih nakutin lagi, ada sebagian pengguna yang ngomong kalau mereka nggak bisa akses akun lama yang udah dipake bertahun-tahun. Rasanya wajar kalau muncul kekhawatiran soal keamanan data pribadi mereka di tengah gangguan kayak gini.

Di tengah situasi yang lagi kacau itu, muncul sebuah kelompok yang menamakan diri mereka The Hacktivist Group 313 atau sering disebut Team 313. Mereka terang-terangan mengklaim kalau mereka yang ngebikin layanan eBay jadi lumpuh total. Tapi, siapa sih sebenarnya mereka ini? Mereka bukan sekadar hacker yang nyari untung lewat duit, tapi lebih ke arah komunitas hacktivist yang punya basis ideologi kuat. Kelompok ini kayaknya mulai aktif sekitar tahun 2023 dan sering banget muncul kalau lagi ada isu siber yang sifatnya global.

Mereka ini sering dikaitkan sama jaringan perlawanan digital atau “cyber resistance”. Konon katanya, mereka punya keterkaitan sama kelompok pro-ideologi tertentu di wilayah Timur Tengah. Bedanya mereka sama hacker kriminal biasa itu jelas banget. Kalau hacker kriminal biasanya ngejar ransomware atau nyolong data buat dijual, Team 313 ini lebih fokus ke aksi simbolik. Mereka pengen nunjukin kekuatan digital mereka ke mata dunia. Mereka sering ngebikin situs-situs besar tumbang cuma buat nyampein pesan atau propaganda tertentu lewat kanal media sosial kayak Telegram.

Kalau ngomongin soal teknis, sebenarnya metode yang mereka pakai itu nggak selalu rumit banget, tapi efeknya ngebikin pusing tim IT perusahaan besar. Berikut adalah langkah-langkah atau cara kerja yang biasanya dilakukan oleh kelompok seperti The Hacktivist Group 313 saat melancarkan aksinya:

  1. Koordinasi Melalui Kanal Terenkripsi
    Mereka biasanya ngebangun komunikasi dan rencana serangan lewat aplikasi kayak Telegram. Di sana mereka ngumpulin massa atau anggota buat nentuin target mana yang mau diserang bareng-bareng.
  2. Melakukan Serangan DDoS (Distributed Denial of Service)
    Langkah ini adalah yang paling umum buat ngebikin situs kayak eBay jadi down. Mereka ngebanjiri server target pakai trafik palsu yang jumlahnya jutaan dalam waktu singkat. Akibatnya, server asli nggak kuat nanggung beban dan akhirnya sistem jadi timeout atau mati total.
  3. Eksploitasi Celah Keamanan Web
    Mereka bakal nyari celah sekecil apa pun di sistem keamanan website. Kalau ketemu, mereka bisa masuk ke sistem internal atau sekadar ngebikin fitur tertentu (kayak fitur pencarian atau login) jadi nggak berfungsi alias error.
  4. Aksi Defacement atau Mengubah Tampilan
    Kadang kalau mereka berhasil nembus lebih dalem, mereka bakal ngebikin tampilan depan website berubah. Biasanya diganti sama gambar atau tulisan yang berisi pesan ideologis mereka. Ini tujuannya buat ngebuktikan kalau mereka berhasil “menjajah” wilayah digital target.
  5. Penyebaran Propaganda dan Klaim
    Setelah serangan berhasil dan situsnya mulai error, mereka bakal langsung ngomong ke publik lewat akun-akun media sosial mereka. Hal ini dilakuin buat ngebangun reputasi dan ngebikin publik sadar kalau mereka punya kekuatan buat ngeganggu infrastruktur digital global.

Meskipun cara yang mereka pakai kayak DDoS itu terlihat sederhana buat pakar siber, tapi kalau dilakuin secara masif dan terkoordinasi, perusahaan sekelas eBay pun bisa kewalahan. Dampak dari serangan kayak gini nggak cuma soal teknis, tapi juga ngebikin kepercayaan pengguna jadi turun. Para analis keamanan siber ngelihat kalau Team 313 ini sepertinya bukan organisasi tunggal yang punya struktur kaku, melainkan bagian dari jaringan yang lebih luas. Mereka bisa aja kolaborasi sama kelompok hacktivist lain buat ngebidik target yang lebih gede lagi di masa depan.

Kejadian eBay down ini jadi pengingat buat kita semua kalau platform sebesar apa pun nggak ada yang bener-bener aman 100% dari serangan hacktivist. Kita harus tetap waspada, terutama soal keamanan akun pribadi. Jangan lupa buat selalu rajin ganti password secara berkala dan aktifin autentikasi dua faktor (2FA) biar akun kalian nggak gampang dijebol pas lagi ada serangan kayak gini.

Semoga informasi ini bisa ngebantu kalian buat lebih paham soal apa yang sebenarnya terjadi sama eBay dan siapa itu The Hacktivist Group 313. Tetap waspada di dunia digital ya, rekan-rekanita sekalian. Terimakasih sudah membaca artikel ini sampai selesai, mari kita pantau terus perkembangan berita siber selanjutnya!

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Lagi rame dicari soal kabar Arin Ananto, sebenarnya gimana sih faktanya?
  • Apa itu Agen Perlinsos? Ini Link dan Cara Daftarnya? Digaji atau Tidak?
  • Persiapan Hari Santri 2026: Cari naskah Resolusi Jihad, Ikrar, sama Amanat buat upacara nanti? Cek infonya di sini
  • Lagi rame soal Agen Perlinsos Kemensos, bisa daftar buat bantu tetangga tapi bukan buat cari gaji
  • Siapa sih Reza Auditore? Dari jualan batagor sampai jadi streamer game horor yang viral

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme