Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver

Posted on June 9, 2026

USB nggak kebaca atau tiba-tiba error itu nyebelin banget, apalagi pas kalian lagi butuh buru-buru buat transfer data. Kalau langkah reinstall USB Controller udah dicoba tapi masih nggak mempan, kayaknya masalahnya ada di level Root Hub atau chipset. Yuk, simak cara benerinnya di bawah ini.

Kalau kalian sudah mencoba install ulang USB Controller tapi perangkat USB tetap nggak terdeteksi, ada kemungkinan masalahnya terletak pada USB Root Hub. Root Hub ini ibarat “jembatan” yang ngatur komunikasi antara sistem operasi dengan perangkat yang kalian colok ke port USB. Kalau jembatan ini bermasalah atau driver-nya usang, otomatis koneksi bakal terputus atau nggak stabil. Rasanya pasti frustrasi, tapi tenang aja, kami punya solusinya.

Langkah pertama yang bisa kalian coba adalah melakukan update pada USB Root Hub secara otomatis. Cara ini paling simpel karena Windows bakal nyari driver yang paling cocok buat perangkat kalian. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka Device Manager. Kalian bisa klik kanan pada tombol Start atau cari “Device Manager” lewat kolom pencarian Windows.
  2. Cari bagian Universal Serial Bus Controllers, lalu klik tanda panah kecil di sampingnya buat expand atau memperluas daftar driver yang ada.
  3. Klik kanan pada pilihan USB Root Hub, kemudian pilih Update driver.
  4. Pilih opsi Search automatically for drivers. Di tahap ini, Windows bakal mulai nge-scan internet dan database lokal buat nyari versi terbaru. Kalau ketemu, Windows bakal otomatis install driver tersebut ke sistem kalian.
  5. Setelah selesai, coba cek lagi apakah perangkat USB kalian sudah bisa berfungsi normal atau belum.

Nah, kalau cara otomatis tadi nggak berhasil, jangan menyerah dulu. Kadang Windows nggak bisa nemuin driver yang benar-benar pas lewat pencarian otomatis. Solusinya, kalian harus milih driver secara manual dari list yang sudah tersedia di sistem. Gini caranya:

  1. Klik kanan lagi pada USB Root Hub di Device Manager, lalu pilih Update driver.
  2. Kali ini, jangan pilih otomatis, tapi pilih opsi Browse my computer for drivers.
  3. Setelah itu, klik Let me pick from a list of available drivers on my computer.
  4. Kalian bakal lihat daftar driver yang tersedia. Cari dan pilih Generic USB Hub (kalau tersedia di list tersebut). Driver generik ini seringkali lebih stabil dan kompatibel buat berbagai macam perangkat.
  5. Klik Next dan ikuti semua instruksi yang muncul di layar sampai proses instalasi selesai.
  6. Terakhir, jangan lupa buat restart komputer kalian supaya perubahan driver-nya benar-benar teraplikasi dengan sempurna.

Jika setelah update Root Hub masalahnya masih ada, sepertinya masalahnya lebih dalam lagi, yaitu pada chipset driver. Chipset itu komponen penting di motherboard yang ngatur aliran data antar perangkat keras. Kalau driver chipset-nya udah jadul atau korup, itu bisa ngebikin port USB nggak berfungsi sebagaimana mestinya. Solusi paling ampuh adalah download driver terbaru langsung dari website resmi manufaktur motherboard kalian (kayak ASUS, MSI, Gigabyte, atau ASRock).

Proses ini sedikit lebih teknis, tapi jangan khawatir, kami bakal pandu langkah demi langkah:

  1. Buka kembali Device Manager.
  2. Cari driver yang bermasalah. Biasanya, driver yang error bakal ditandai dengan ikon tanda seru kuning (yellow exclamation icon). Kalau kalian lihat itu, berarti di situlah letak masalahnya.
  3. Klik kanan pada driver yang ada tanda serunya tersebut, lalu pilih Uninstall device. Langkah ini penting buat ngehapus driver lama yang mungkin udah rusak biar nggak bentrok sama driver baru.
  4. Sekarang, buka browser dan kunjungi website resmi manufaktur motherboard kalian. Masukkan model motherboard yang kalian pakai di kolom pencarian website mereka.
  5. Cari bagian “Support” atau “Download”, lalu cari driver Chipset yang terbaru. Download file-nya. Kalau file yang terunduh formatnya .zip atau .rar, kalian harus extract dulu file tersebut menggunakan aplikasi kayak WinRAR atau 7-Zip, lalu buka foldernya.
  6. Cari file instalasi (biasanya bernama setup.exe atau install.exe), lalu double-click file tersebut.
  7. Ikuti instruksi instalasi yang muncul di layar sampai selesai. Pastikan kalian memilih versi yang sesuai dengan OS yang kalian pakai (Windows 10 atau Windows 11).
  8. Setelah proses install chipset driver selesai, restart komputer kalian.

Dengan mengupdate chipset driver, rasanya sistem kalian bakal lebih segar karena komunikasi antar hardware jadi lebih optimal. Hal ini nggak cuma benerin USB yang error, tapi juga bisa ningkatin performa PC secara keseluruhan. Update driver secara berkala itu penting banget buat ngehindarin bug yang nggak perlu.

Intinya, kalau USB kalian bermasalah, jangan langsung berasumsi kalau port-nya rusak secara fisik. Cobalah dari yang paling ringan dulu, yaitu update driver Root Hub, baru kemudian bergeser ke update chipset driver dari website manufaktur. Sebagian besar masalah software kayak gini bisa beres cuma dengan beberapa klik saja tanpa harus bawa PC ke tempat servis.

Saran kami, selalu simpan catatan tentang model motherboard kalian supaya kalau ada update di masa depan, kalian nggak bingung nyarinya. Semoga tips ini membantu kalian mengembalikan fungsi USB yang sempat hilang.

Salam rekan-rekanita, terima kasih sudah membaca dan semoga masalah USB kalian cepat teratasi!

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame dicari, ini bedanya Jenny Mod Minecraft Java sama Bedrock biar nggak salah download
  • Lagi rame istilah Blunder Lagi di TikTok sama Instagram, sebenernya apa sih artinya?
  • Info Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026: Lokasi, Jam, dan Tuntutan Terkait Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Sering lewat di TikTok, ini arti istilah Oppa Gajima, Hajima, sampai ajakan makan ramyeon yang sebenarnya
  • Bingung jawab soal orientasi PPPK? Iki rangkuman materi Agenda 1 lan Manajemen ASN nggo referensi warga

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme